<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turun Tajam, BEI Pantau Saham Grahaprima Suksesmandiri (GTRA)</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra"/><item><title>Turun Tajam, BEI Pantau Saham Grahaprima Suksesmandiri (GTRA)</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 09:33 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra-vhkoBCnfMx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BEI pantau saham GTRA (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/12/278/2968914/turun-tajam-bei-pantau-saham-grahaprima-suksesmandiri-gtra-vhkoBCnfMx.jpeg</image><title>BEI pantau saham GTRA (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA). Saham GTRA masuk dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Adapun GTRA, emiten yang bergerak dalam bidang angkutan bermotor untuk barang umum ini turun 18,54% dalam sepekan terakhir perdagangan. Pada penutupan Rabu (7/2/2024), saham GTRA koreksi ke level Rp145 per saham.

BACA JUGA:
157 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke 7.268


&quot;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham GTRA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A.
Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

BACA JUGA:
Rekomendasi Saham Hari Ini saat IHSG Menguat


Informasi terakhir mengenai GTRA adalah informasi tanggal 19 Januari 2024 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penjelasan atas volatilitas transaksi.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham GTRA tersebut, perlu  kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola  transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau pergerakan saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA). Saham GTRA masuk dalam radar pantauan akibat terjadi penurunan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Adapun GTRA, emiten yang bergerak dalam bidang angkutan bermotor untuk barang umum ini turun 18,54% dalam sepekan terakhir perdagangan. Pada penutupan Rabu (7/2/2024), saham GTRA koreksi ke level Rp145 per saham.

BACA JUGA:
157 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke 7.268


&quot;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham GTRA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&quot; tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A.
Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

BACA JUGA:
Rekomendasi Saham Hari Ini saat IHSG Menguat


Informasi terakhir mengenai GTRA adalah informasi tanggal 19 Januari 2024 yang dipublikasikan melalui website BEI tentang penjelasan atas volatilitas transaksi.
&quot;Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham GTRA tersebut, perlu  kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola  transaksi saham ini,&quot; tulis direksi bursa.
Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban  Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja  Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali  rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut  belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai  kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan  pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
