<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembagian Sertifikat Tanah Dikebut Jelang Pemilu 2024</title><description>Kementerian ATR atau BPN mempercepat pemberian sertifikat tanah ke masyarakat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024"/><item><title>Pembagian Sertifikat Tanah Dikebut Jelang Pemilu 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024</guid><pubDate>Selasa 13 Februari 2024 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024-xzSXUCKQkk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembagian sertifikat tanah dikebut (Foto: Kementerian ATR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/470/2969477/pembagian-sertifikat-tanah-dikebut-jelang-pemilu-2024-xzSXUCKQkk.jpg</image><title>Pembagian sertifikat tanah dikebut (Foto: Kementerian ATR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNC8xLzE3NjQ3NS81L3g4cnFoaWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian ATR atau BPN mempercepat pemberian sertifikat tanah ke masyarakat. Baik melalui program PTSL (Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), maupun program redistribusi tanah.
Misalnya, sepanjang Bulan Februari 2024 ini atau menjelang penyelenggaraan pesta demokrasi alias pemilu 2024, Kementerian ATR/BPN setidaknya sudah memberikan total 3.700. Rinciannya, 500 sertifikat tanah di Bogor, 3.000 sertifikat di Bandung, dan 200 sertifikat hasil redistribusi tanah di Kediri.
Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat ini merupakan percepatan untuk merealisasikan program PTSL. Harapannya hingga akhir tahun 2024 mendatang sudah ada 120 juta bidang tanah yang memiliki sertifikat, dari target RPJMN 126 juta bidang.

BACA JUGA:
Proses Pembuatan Sertifikat Tanah Lewat Notaris


&quot;Pertama tanah Bapak/Ibu sudah aman terhadap permasalahan dicaploknya oleh mafia tanah, karena apa, karena sudah memiliki sertifikat dan sudah tercatat di kantor pusat secara elektronik. Jadi hari ini tanah Bapak/Ibu sudah dilindungi secara hukum hak atas tanahnya,&quot; ujar Hadi Tjahjanto dalam keterangan resminya, Selasa (13/2/2024).
Selanjutnya, pada bulan Januari 2024 lalu pemberian sertifikat tanah juga diberikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dua Provinsi yang paling banyak mendapatkan sertifikat tanah misalnya di Kabupaten Grobogan, sebanyak 3.000 sertifikat, dan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah sebanyak 3.000 sertifikat.

BACA JUGA:
Pegadaian Dukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta


Mengawali tahun 2024, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mendampingi Presiden Jokowi juga memberikan 2.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di Cilacap Jawa Tengah. Sehingga total pemberian sertifikat tanah di Jawa Tengah sendiri, hanya di Bulan Januari sebanyak 9.000 sertifikat.
Dalam mengejar target program PTSL, Menteri Hadi juga merombak jajaran kepala kantor pertanahan di beberapa kota dan Direktur di Lingkup Kementerian ATR/BPN.
Pada Rabu 7 Februari lalu, Menteri Hadi setidaknya telah mengganti 7  Kepala Kantor Wilayah Provinsi, terdiri dari Kepala Kantor Wilayah BPN  Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar; Kepala Kantor Wilayah BPN  Provinsi Sumatera Selatan, Asnawati; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi  Riau, Nurhadi Putra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau,  Sri Pranoto; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Alen  Saputra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul  Azis; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Utara, Stanley.
Pada kesempatan yang sama juga dilantik tiga pejabat untuk mengisi  posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di tingkat pusat. Diantaranya  Direktur Landreform pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Rudi  Rubijaya; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah pada Direktorat Jenderal  Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Ana Anida; dan Direktur  Penatagunaan Tanah pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Wartomo.
&quot;Saya minta kepada seluruh jajaran untuk lebih spartan lagi dalam  mencapai target Kementerian di antaranya saya harap di tahun 2024 ini  kita harus mewujudkan 100 Kota/Kabupaten Lengkap di seluruh Indonesia.  Realisasi penyelesaian program PTSL harus benar-benar dijaga kualitas  dan kuantitas supaya tidak ada yang namanya residu,&quot; tutup Menteri Hadi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNC8xLzE3NjQ3NS81L3g4cnFoaWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian ATR atau BPN mempercepat pemberian sertifikat tanah ke masyarakat. Baik melalui program PTSL (Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), maupun program redistribusi tanah.
Misalnya, sepanjang Bulan Februari 2024 ini atau menjelang penyelenggaraan pesta demokrasi alias pemilu 2024, Kementerian ATR/BPN setidaknya sudah memberikan total 3.700. Rinciannya, 500 sertifikat tanah di Bogor, 3.000 sertifikat di Bandung, dan 200 sertifikat hasil redistribusi tanah di Kediri.
Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat ini merupakan percepatan untuk merealisasikan program PTSL. Harapannya hingga akhir tahun 2024 mendatang sudah ada 120 juta bidang tanah yang memiliki sertifikat, dari target RPJMN 126 juta bidang.

BACA JUGA:
Proses Pembuatan Sertifikat Tanah Lewat Notaris


&quot;Pertama tanah Bapak/Ibu sudah aman terhadap permasalahan dicaploknya oleh mafia tanah, karena apa, karena sudah memiliki sertifikat dan sudah tercatat di kantor pusat secara elektronik. Jadi hari ini tanah Bapak/Ibu sudah dilindungi secara hukum hak atas tanahnya,&quot; ujar Hadi Tjahjanto dalam keterangan resminya, Selasa (13/2/2024).
Selanjutnya, pada bulan Januari 2024 lalu pemberian sertifikat tanah juga diberikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dua Provinsi yang paling banyak mendapatkan sertifikat tanah misalnya di Kabupaten Grobogan, sebanyak 3.000 sertifikat, dan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah sebanyak 3.000 sertifikat.

BACA JUGA:
Pegadaian Dukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta


Mengawali tahun 2024, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mendampingi Presiden Jokowi juga memberikan 2.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di Cilacap Jawa Tengah. Sehingga total pemberian sertifikat tanah di Jawa Tengah sendiri, hanya di Bulan Januari sebanyak 9.000 sertifikat.
Dalam mengejar target program PTSL, Menteri Hadi juga merombak jajaran kepala kantor pertanahan di beberapa kota dan Direktur di Lingkup Kementerian ATR/BPN.
Pada Rabu 7 Februari lalu, Menteri Hadi setidaknya telah mengganti 7  Kepala Kantor Wilayah Provinsi, terdiri dari Kepala Kantor Wilayah BPN  Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar; Kepala Kantor Wilayah BPN  Provinsi Sumatera Selatan, Asnawati; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi  Riau, Nurhadi Putra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kepulauan Riau,  Sri Pranoto; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Alen  Saputra; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul  Azis; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Utara, Stanley.
Pada kesempatan yang sama juga dilantik tiga pejabat untuk mengisi  posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di tingkat pusat. Diantaranya  Direktur Landreform pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Rudi  Rubijaya; Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah pada Direktorat Jenderal  Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Ana Anida; dan Direktur  Penatagunaan Tanah pada Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Wartomo.
&quot;Saya minta kepada seluruh jajaran untuk lebih spartan lagi dalam  mencapai target Kementerian di antaranya saya harap di tahun 2024 ini  kita harus mewujudkan 100 Kota/Kabupaten Lengkap di seluruh Indonesia.  Realisasi penyelesaian program PTSL harus benar-benar dijaga kualitas  dan kuantitas supaya tidak ada yang namanya residu,&quot; tutup Menteri Hadi.</content:encoded></item></channel></rss>
