<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulai Besok, Bansos Beras 10 Kg Cair Lagi Usai Pemilu 2024</title><description>Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras akan dilanjutkan lagi pada 15 Februari 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/14/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/14/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024"/><item><title>Mulai Besok, Bansos Beras 10 Kg Cair Lagi Usai Pemilu 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/14/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/14/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 06:56 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024-Wu3kZZigXg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos beras cair. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/320/2969635/mulai-besok-bansos-beras-10-kg-cair-lagi-usai-pemilu-2024-Wu3kZZigXg.jpg</image><title>Bansos beras cair. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNi81L3g4cng3N3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras akan dilanjutkan lagi pada 15 Februari 2024, setelah pemungutan suara Pemilihan Umum (pemilu) 2024.
Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog itu pada 8-14 Februari 2024 untuk menghormati penyelenggaraan pemilu.

BACA JUGA:
Harga Beras Mahal, Pedagang Induk Cipinang Ungkap Fakta Mengejutkan

Penghentian bantuan pangan jelang masa tenang dan pencoblosan suara Pemilu 2024 juga sekaligus menegaskan bahwa tidak ada politisasi bantuan pangan.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 1,189 juta ton. Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan 2 juta ton beras dari impor, yang baru terealisasi 500 ribu ton.

BACA JUGA:
Beras di Minimarket Langka, Bulog Langsung Guyur 4 Ribu Ton

Bayu menyebut persiapan panjang perlu dilakukan untuk mengamankan stok beras nasional, terutama ketika menghadapi paceklik yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Oktober.Di samping itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memperkirakan produksi beras nasional sesuai Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) pada panen raya Maret mendatang bisa melebihi 34 juta ton.
&amp;ldquo;Artinya, bulan Maret kita harapkan harga beras bisa turun sedikit,&amp;rdquo; ujarnya.
Selama masa panen tersebut, kata dia, Bapanas dan Kementerian Pertanian akan berkoordinasi mempersiapkan penyerapan yang optimal guna mencegah jatuhnya harga di tingkat petani.
Bayu juga mengatakan persiapan panjang perlu dilakukan untuk mengamankan stok beras nasional, terutama ketika menghadapi paceklik yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Oktober.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras 10 Kg Dicairkan Lagi 15 Februari 2024</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMC8xLzE3NjcxNi81L3g4cng3N3Y=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras akan dilanjutkan lagi pada 15 Februari 2024, setelah pemungutan suara Pemilihan Umum (pemilu) 2024.
Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog itu pada 8-14 Februari 2024 untuk menghormati penyelenggaraan pemilu.

BACA JUGA:
Harga Beras Mahal, Pedagang Induk Cipinang Ungkap Fakta Mengejutkan

Penghentian bantuan pangan jelang masa tenang dan pencoblosan suara Pemilu 2024 juga sekaligus menegaskan bahwa tidak ada politisasi bantuan pangan.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 1,189 juta ton. Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan 2 juta ton beras dari impor, yang baru terealisasi 500 ribu ton.

BACA JUGA:
Beras di Minimarket Langka, Bulog Langsung Guyur 4 Ribu Ton

Bayu menyebut persiapan panjang perlu dilakukan untuk mengamankan stok beras nasional, terutama ketika menghadapi paceklik yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Oktober.Di samping itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memperkirakan produksi beras nasional sesuai Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) pada panen raya Maret mendatang bisa melebihi 34 juta ton.
&amp;ldquo;Artinya, bulan Maret kita harapkan harga beras bisa turun sedikit,&amp;rdquo; ujarnya.
Selama masa panen tersebut, kata dia, Bapanas dan Kementerian Pertanian akan berkoordinasi mempersiapkan penyerapan yang optimal guna mencegah jatuhnya harga di tingkat petani.
Bayu juga mengatakan persiapan panjang perlu dilakukan untuk mengamankan stok beras nasional, terutama ketika menghadapi paceklik yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Oktober.
Baca Selengkapnya: Bansos Beras 10 Kg Dicairkan Lagi 15 Februari 2024</content:encoded></item></channel></rss>
