<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkut Batu Bara, KAI Beli 54 Lokomotif Produksi AS</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) membeli 54 lokomotif produksi AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as"/><item><title>Angkut Batu Bara, KAI Beli 54 Lokomotif Produksi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as</guid><pubDate>Kamis 15 Februari 2024 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as-LYB1EUyzpF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI beli 54 lokomotif produksi AS (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970699/angkut-batu-bara-kai-beli-54-lokomotif-produksi-as-LYB1EUyzpF.jpg</image><title>KAI beli 54 lokomotif produksi AS (Foto: Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2NS81L3g4c2oydzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membeli 54 lokomotif produksi AS. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Kerja Sama pengadaan lokomotif antara KAI dengan Progress Rail (Anak Perusahaan Caterpillar) yang berasal dari Amerika Serikat.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan kesepakatan ini merupakan salah satu langkah strategis KAI dalam rencana pengembangan angkutan barang di Sumatera Selatan. Pengadaan sarana sejumlah 54 lokomotif baru ini, merupakan kelanjutan dari pembelian 91 lokomotif sebelumnya yang telah KAI terima sejak tahun 2011.

BACA JUGA:
Pengumuman! Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2024 Sudah Bisa Dibeli Mulai 15 Februari 


&quot;Penandatanganan kontrak ini adalah sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan transportasi kereta api untuk masyarakat melalui layanan KAI,&quot; ujar Didiek dalam keterangan resminya, Kamis (15/2/2024).

BACA JUGA:
Long Weekend, 964.105 Tiket Kereta Api Ludes Terjual


Lebih jauh dijelaskan, Lokomotif ini dilengkapi dengan teknologi terbaru dan fitur-fitur yang ramah lingkungan. Sehingga mampu untuk mencapai standar yang tinggi dalam mendukung keberlangsungan lingkungan.
Lokomotif yang akan didatangkan tersebut berjenis GT38AC atau yang dikenal di Indonesia sebagai CC 205. Kemampuan menarik kereta atau gerbong yang besar dari jenis lokomotif ini telah memberikan dampak yang signifikan dalam hal efisiensi dan emisi karbon yang dikeluarkan.
Lokomotif jenis ini dirancang khusus untuk lingkungan Asia Tenggara  dan telah terbukti beroperasi secara baik dengan menggunakan bahan bakar  biodiesel (B35) yang ramah lingkungan. Fitur-fitur lokomotif ini di  antaranya memiliki mesin 710 delapan silinder, motor traksi AC yang kuat  dan tahan lama, serta rancangan kabin dan bodi lokomotif yang mendukung  visibilitas masinis.
Ke-54 lokomotif tersebut akan datang secara bertahap mulai April 2025  hingga April 2026. Pengadaan lokomotif tersebut akan mendukung target  85 juta ton angkutan batu bara di Sumatera Bagian Selatan di tahun 2026,  dimana pada 2023 telah tercapai sebanyak 51 juta ton. Pembelian  lokomotif ini juga dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan energi  domestik dan memenuhi permintaan energi di dunia internasional yang  terus meningkat.
&quot;KAI terus membangun kolaborasi dengan perusahaan di dalam ataupun  luar negeri sebagai komitmen Perusahaan untuk mengurangi emisi karbon,  mitigasi polusi, serta tujuan untuk merawat warisan alam Indonesia bagi  generasi mendatang,&quot; kata Didiek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMS8xLzE3NzE2NS81L3g4c2oydzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membeli 54 lokomotif produksi AS. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kontrak Kerja Sama pengadaan lokomotif antara KAI dengan Progress Rail (Anak Perusahaan Caterpillar) yang berasal dari Amerika Serikat.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan kesepakatan ini merupakan salah satu langkah strategis KAI dalam rencana pengembangan angkutan barang di Sumatera Selatan. Pengadaan sarana sejumlah 54 lokomotif baru ini, merupakan kelanjutan dari pembelian 91 lokomotif sebelumnya yang telah KAI terima sejak tahun 2011.

BACA JUGA:
Pengumuman! Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2024 Sudah Bisa Dibeli Mulai 15 Februari 


&quot;Penandatanganan kontrak ini adalah sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan transportasi kereta api untuk masyarakat melalui layanan KAI,&quot; ujar Didiek dalam keterangan resminya, Kamis (15/2/2024).

BACA JUGA:
Long Weekend, 964.105 Tiket Kereta Api Ludes Terjual


Lebih jauh dijelaskan, Lokomotif ini dilengkapi dengan teknologi terbaru dan fitur-fitur yang ramah lingkungan. Sehingga mampu untuk mencapai standar yang tinggi dalam mendukung keberlangsungan lingkungan.
Lokomotif yang akan didatangkan tersebut berjenis GT38AC atau yang dikenal di Indonesia sebagai CC 205. Kemampuan menarik kereta atau gerbong yang besar dari jenis lokomotif ini telah memberikan dampak yang signifikan dalam hal efisiensi dan emisi karbon yang dikeluarkan.
Lokomotif jenis ini dirancang khusus untuk lingkungan Asia Tenggara  dan telah terbukti beroperasi secara baik dengan menggunakan bahan bakar  biodiesel (B35) yang ramah lingkungan. Fitur-fitur lokomotif ini di  antaranya memiliki mesin 710 delapan silinder, motor traksi AC yang kuat  dan tahan lama, serta rancangan kabin dan bodi lokomotif yang mendukung  visibilitas masinis.
Ke-54 lokomotif tersebut akan datang secara bertahap mulai April 2025  hingga April 2026. Pengadaan lokomotif tersebut akan mendukung target  85 juta ton angkutan batu bara di Sumatera Bagian Selatan di tahun 2026,  dimana pada 2023 telah tercapai sebanyak 51 juta ton. Pembelian  lokomotif ini juga dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan energi  domestik dan memenuhi permintaan energi di dunia internasional yang  terus meningkat.
&quot;KAI terus membangun kolaborasi dengan perusahaan di dalam ataupun  luar negeri sebagai komitmen Perusahaan untuk mengurangi emisi karbon,  mitigasi polusi, serta tujuan untuk merawat warisan alam Indonesia bagi  generasi mendatang,&quot; kata Didiek.</content:encoded></item></channel></rss>
