<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Bukan karena Bansos</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah kelangkaan beras tidak ada hubungan dengan bantuan sosial (bansos) beras 10 kg</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos"/><item><title>Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Bukan karena Bansos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos</guid><pubDate>Jum'at 16 Februari 2024 03:13 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos-FhdxZfVMY9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Bukan karena Bansos. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970698/jokowi-tegaskan-kelangkaan-beras-bukan-karena-bansos-FhdxZfVMY9.jpg</image><title>Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras Bukan karena Bansos. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah kelangkaan beras tidak ada hubungan dengan bantuan sosial (bansos) beras 10 kg, melainkan karena suplai yang belum masuk.
Presiden membantah kelangkaan beras terjadi karena adanya bansos beras 10 kg yang merupakan bantuan pangan pemerintah untuk masyarakat.
Dengan tegas Jokowi mengatakan bahwa pemberian bansos beras 10 kg dapat mengendalikan harga beras agar tidak naik.

BACA JUGA:
RI Impor Beras 443 Ribu Ton di Januari 2024, Terbanyak dari Thailand

&quot;Enggak ada hubungannya, tidak ada hubungan sama sekali dengan bantuan pangan beras. Tidak ada hubungannya sama sekali,&quot; kata Jokowi usai meninjau Pasar Induk Beras Cipinang, dikutip Jumat (16/2/2024).
Jokowi juga menjelaskan bahwa bansos membantu mengendalikan suplai beras. Suplai tersebut mencegah harga beras kembali naik.
&quot;Karena justru ini yang bisa mengendalikan karena suplainya lewat bantuan sosial ke masyarakat. Sehingga justru itu menahan harga agar tidak naik, kalau ndak justru melompat. Ini rumus suplai dan demand. Suplainya diberikan dan terdistribusi dengan baik otomatis harga terkendali,&quot; tegas Jokowi kembali.

BACA JUGA:
Bantah Beras Langka Gara-Gara Bansos, Jokowi: Tak Ada Hubungannya!

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan bahwa permasalahan terkait adanya kelangkaan dan kenaikan harga beras dikarenakan suplai dari hasil panen belum masuk. Pendistribusian juga terganggu akibat banjir.
&quot;Ya suplai, suplai itu karena memang panennya belum masuk. Yang dari produksi dipanen belum masuk pasar. Distribusinya juga terganggu banjir di Demak, di Gerobokan itu mempengaruhi tapi sudah saya kira sudah diselesaikan lewat pengiriman dari Bulog juga ke daerah, Bulog ke pasar induk Cipinang,&quot; katanya.Jokowi menginstruksikan untuk segera menyalurkan sesuai dengan permintaan pasar dan daerah kepada menteri dan kepala lembaga yang berurusan dengan beras.
&quot;Sudah, pokoknya pasar minta berapapun beri. Daerah minta berapa pun beri. Baik yang (program) SPHP maupun yang komersial beri. Barangnya ada,&quot; ujar Jokowi.
Baca selengkapnya: Bantah Beras Langka Gara-Gara Bansos, Jokowi: Tak Ada Hubungannya!</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah kelangkaan beras tidak ada hubungan dengan bantuan sosial (bansos) beras 10 kg, melainkan karena suplai yang belum masuk.
Presiden membantah kelangkaan beras terjadi karena adanya bansos beras 10 kg yang merupakan bantuan pangan pemerintah untuk masyarakat.
Dengan tegas Jokowi mengatakan bahwa pemberian bansos beras 10 kg dapat mengendalikan harga beras agar tidak naik.

BACA JUGA:
RI Impor Beras 443 Ribu Ton di Januari 2024, Terbanyak dari Thailand

&quot;Enggak ada hubungannya, tidak ada hubungan sama sekali dengan bantuan pangan beras. Tidak ada hubungannya sama sekali,&quot; kata Jokowi usai meninjau Pasar Induk Beras Cipinang, dikutip Jumat (16/2/2024).
Jokowi juga menjelaskan bahwa bansos membantu mengendalikan suplai beras. Suplai tersebut mencegah harga beras kembali naik.
&quot;Karena justru ini yang bisa mengendalikan karena suplainya lewat bantuan sosial ke masyarakat. Sehingga justru itu menahan harga agar tidak naik, kalau ndak justru melompat. Ini rumus suplai dan demand. Suplainya diberikan dan terdistribusi dengan baik otomatis harga terkendali,&quot; tegas Jokowi kembali.

BACA JUGA:
Bantah Beras Langka Gara-Gara Bansos, Jokowi: Tak Ada Hubungannya!

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan bahwa permasalahan terkait adanya kelangkaan dan kenaikan harga beras dikarenakan suplai dari hasil panen belum masuk. Pendistribusian juga terganggu akibat banjir.
&quot;Ya suplai, suplai itu karena memang panennya belum masuk. Yang dari produksi dipanen belum masuk pasar. Distribusinya juga terganggu banjir di Demak, di Gerobokan itu mempengaruhi tapi sudah saya kira sudah diselesaikan lewat pengiriman dari Bulog juga ke daerah, Bulog ke pasar induk Cipinang,&quot; katanya.Jokowi menginstruksikan untuk segera menyalurkan sesuai dengan permintaan pasar dan daerah kepada menteri dan kepala lembaga yang berurusan dengan beras.
&quot;Sudah, pokoknya pasar minta berapapun beri. Daerah minta berapa pun beri. Baik yang (program) SPHP maupun yang komersial beri. Barangnya ada,&quot; ujar Jokowi.
Baca selengkapnya: Bantah Beras Langka Gara-Gara Bansos, Jokowi: Tak Ada Hubungannya!</content:encoded></item></channel></rss>
