<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Asnawi Mangkualam Main di Korea Kecil, Tak Cukup untuk Lunasi Cicilan</title><description>Ternyata Gaji Asnawi Mangkualam saat main di Korea Tak Cukup untuk Lunasi Cicilan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan"/><item><title>Gaji Asnawi Mangkualam Main di Korea Kecil, Tak Cukup untuk Lunasi Cicilan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/16/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan</guid><pubDate>Jum'at 16 Februari 2024 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan-YxhOYRmdnq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Segini gaji Asnawi Mangkualam (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/15/320/2970845/gaji-asnawi-mangkualam-main-di-korea-kecil-tak-cukup-untuk-lunasi-cicilan-YxhOYRmdnq.jpeg</image><title>Segini gaji Asnawi Mangkualam (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi83LzE3NTcxNC81L3g4cjJ3dmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ternyata Gaji Asnawi Mangkualam saat main di Korea Tak Cukup untuk Lunasi Cicilan. Hal itu dia ungkapkan dalam sebuah podcast bersama dengan Mamat Alkatiri dan Riphan Pradipta.
Perlu diketahui, Asnawi merupakan Kapten Timnas Indonesia yang sempat menjajal karir di negeri ginseng, Korea Selatan. Asnawi memutuskan untuk meninggalkan klub lamanya, PSM Makassar untuk bergabung dengan klub K League 2, Ansan Greeners.

BACA JUGA:
Dapat Suara Terbanyak, Komeng Bakal Dapat Gaji dan Tunjangan Segini jika Jadi Anggota DPD


Meski gaji yang diterima lebih kecil dibanding saat bermain di Indonesia, tetapi Asnawai Mangkualam tetap mencari tantangan baru di luar negeri.
Asnawi juga mengaku bahwa sempat berdebat dengan keluarganya sebelum pergi ke Korea Selatan karena masalah gaji.

BACA JUGA:
Daftar Gaji serta Tunjangan Anggota Bawaslu 2024


&quot;Keluarga sebenarnya nggak setuju mereka aku ke sana (Korea Selatan). Soalnya kan gajinya kecil, habis itu sudah banyak cicilan&amp;rdquo; kata Asnawi dalam podcast di youtube Sport77 Official, dikutip Jumat (16/2/2024).
Selain itu Asnawi yang identik dengan nomor 14 tersebut sukses mencatatkan 42 penampilan dengan torehan dua gol dan tiga assist. Setelah itu, dirinya kemudian berlabuh ke klub K League 2 lainnya, Jeonnam Dragons.
Semusim lebih membela Jeonnam Dragons, Asnawi mencatatkan total 27 penampilan dengan torehan tiga buah assist. Namun, besaran gaji bermain di luar negeri khususnya Korea Selatan tidak sebesar seperti yang dibayangkan.
Lebih lanjut, Asnawi juga mengungkapkan bahwa perbandingan gaji di  Korea dan Indonesia juga sangat jauh. Jika di Indonesia bisa mendapat  gaji hingga 100, maka di Korea Selatan hanya mendapat sekitar 20 atau 30  saja.
&quot;Kalau di Indonesia 100, di Korea sekitar 30 atau 20,&amp;rdquo; ujarnya.
Asnawi juga menambahkan bahwa meski gaji yang didapat tidak sesuai  harapannya namun, dirinya bersyukur bisa mencicipi karier di Korea.  Karena, ada jauh lebih banyak ilmu yang tidak ia dapat di Liga 1 namun  ia dapat di sana.
Sementara itu, di awal tahun 2024 ini, Asnawi telah memilih untuk  meninggalkan Korea Selatan dan memilih Thailand sebagai pelabuhan  berikutnya. Asnawi telah menandatangani kontrak yang berdurasi 1,5 tahun  dengan klub kasta teratas Thai League, Port FC.
Berdasarkan informasi yang beredar, gaji para pemain Thai League kono  lebih besar dibanding dengan Liga 1 Indonesia maupun K League 2.
Baca Selengkapnya: Ternyata Gaji Asnawi Mangkualam saat Main di Korea Lebih Kecil Dibandingkan di Klub Liga 1 Indonesia</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi83LzE3NTcxNC81L3g4cjJ3dmI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ternyata Gaji Asnawi Mangkualam saat main di Korea Tak Cukup untuk Lunasi Cicilan. Hal itu dia ungkapkan dalam sebuah podcast bersama dengan Mamat Alkatiri dan Riphan Pradipta.
Perlu diketahui, Asnawi merupakan Kapten Timnas Indonesia yang sempat menjajal karir di negeri ginseng, Korea Selatan. Asnawi memutuskan untuk meninggalkan klub lamanya, PSM Makassar untuk bergabung dengan klub K League 2, Ansan Greeners.

BACA JUGA:
Dapat Suara Terbanyak, Komeng Bakal Dapat Gaji dan Tunjangan Segini jika Jadi Anggota DPD


Meski gaji yang diterima lebih kecil dibanding saat bermain di Indonesia, tetapi Asnawai Mangkualam tetap mencari tantangan baru di luar negeri.
Asnawi juga mengaku bahwa sempat berdebat dengan keluarganya sebelum pergi ke Korea Selatan karena masalah gaji.

BACA JUGA:
Daftar Gaji serta Tunjangan Anggota Bawaslu 2024


&quot;Keluarga sebenarnya nggak setuju mereka aku ke sana (Korea Selatan). Soalnya kan gajinya kecil, habis itu sudah banyak cicilan&amp;rdquo; kata Asnawi dalam podcast di youtube Sport77 Official, dikutip Jumat (16/2/2024).
Selain itu Asnawi yang identik dengan nomor 14 tersebut sukses mencatatkan 42 penampilan dengan torehan dua gol dan tiga assist. Setelah itu, dirinya kemudian berlabuh ke klub K League 2 lainnya, Jeonnam Dragons.
Semusim lebih membela Jeonnam Dragons, Asnawi mencatatkan total 27 penampilan dengan torehan tiga buah assist. Namun, besaran gaji bermain di luar negeri khususnya Korea Selatan tidak sebesar seperti yang dibayangkan.
Lebih lanjut, Asnawi juga mengungkapkan bahwa perbandingan gaji di  Korea dan Indonesia juga sangat jauh. Jika di Indonesia bisa mendapat  gaji hingga 100, maka di Korea Selatan hanya mendapat sekitar 20 atau 30  saja.
&quot;Kalau di Indonesia 100, di Korea sekitar 30 atau 20,&amp;rdquo; ujarnya.
Asnawi juga menambahkan bahwa meski gaji yang didapat tidak sesuai  harapannya namun, dirinya bersyukur bisa mencicipi karier di Korea.  Karena, ada jauh lebih banyak ilmu yang tidak ia dapat di Liga 1 namun  ia dapat di sana.
Sementara itu, di awal tahun 2024 ini, Asnawi telah memilih untuk  meninggalkan Korea Selatan dan memilih Thailand sebagai pelabuhan  berikutnya. Asnawi telah menandatangani kontrak yang berdurasi 1,5 tahun  dengan klub kasta teratas Thai League, Port FC.
Berdasarkan informasi yang beredar, gaji para pemain Thai League kono  lebih besar dibanding dengan Liga 1 Indonesia maupun K League 2.
Baca Selengkapnya: Ternyata Gaji Asnawi Mangkualam saat Main di Korea Lebih Kecil Dibandingkan di Klub Liga 1 Indonesia</content:encoded></item></channel></rss>
