<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Lahan Sempit? Coba Budidaya Hidroponik, Begini Caranya</title><description>Budidaya hidroponik merupakan metode pertanian tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya"/><item><title>Punya Lahan Sempit? Coba Budidaya Hidroponik, Begini Caranya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya-ZwiThIwtvZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teknik menanam hidroponik di lahan yang sempit (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/470/2969525/punya-lahan-sempit-coba-budidaya-hidroponik-begini-caranya-ZwiThIwtvZ.jpg</image><title>Teknik menanam hidroponik di lahan yang sempit (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNi80LzE3MjIzMC81L3g4b3V0aTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Budidaya hidroponik merupakan metode pertanian tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Dalam sistem ini, tanaman diberi nutrisi melalui air yang diperkaya dengan unsur hara esensial.
Budidaya hidroponik menjadi solusi efektif untuk memanfaatkan lahan sempit. Dengan metode ini, tanaman dapat tumbuh tanpa memerlukan tanah secara langsung. Hal ini telah terbukti lebih efisien dan lebih cepat dalam menghasilkan dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.

BACA JUGA:
5 Cara Sukses Menanam dengan Teknologi Hidroponik


Melansir pada laman instagram Kementerian Pertanian, Sabtu (17/2/2024), terdapat beberapa kriteria media tanam yang dibutuhkan dalam sistem budidaya hidroponik.
Memiliki kemampuan menyimpan kandungan air sehingga tanaman tetap dapat memperoleh nutrisi dari kandungan air yang tersimpan dalam media tersebut dan memiliki struktur gembur, subur, dan menyerap air dengan baik. Selain itu, harus mengandung rendah garam dan tidak mudah berubah bentuk serta tidak mudah kering saat suhu berubah. Bebas dari hama dan patogen dan mengandung kapur atau kalsium.

BACA JUGA:
8 Manfaat Hidroponik untuk Manusia dan Lingkungan, Lebih Cepat Panen Salah Satunya


Berikut ini terdapat beberapa tips budidaya hidroponik yang harus diperhatikan sebelum memulai.
&amp;bull;	Pastikan untuk menggunakan larutan nutrisi yang sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam.
&amp;bull;	Monitor pH air secara teratur dan pastikan sistem hidroponik tetap bersih untuk menghindari perkembangan penyakit.
&amp;bull;	Pilih varietas tanaman yang telah terbukti cocok untuk sistem hidroponik dan sesuai dengan lingkungan lokal.
&amp;bull;	Berikan pencahayaan yang memadai. Jika perlu, gunakan lampu untuk memastikan tanaman  mendapatkan cahaya yang cukup.
Sebagai informasi, Petani Milenial Hidroponik, Satrya Giandra  memberikan saran serta mengajak kepada semua masyarakat khususnya para  kalangan muda untuk mencoba geluti berkebun tanaman hidroponik, karena  selain memberikan manfaat untuk menghasilkan sayur sendiri, dengan  menekuni bidang ini juga bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.
&amp;ldquo;Jangan pernah putus asa. Karena mencoba itu pasti ada gagalnya, dan  lakukan cek dan kontrol. Jangan awal-awal aja, terus cek media air,  kebutuhan matahari, sama meminimalisir hama,&amp;rdquo; dikutip dari akun  Kementan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xNi80LzE3MjIzMC81L3g4b3V0aTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Budidaya hidroponik merupakan metode pertanian tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Dalam sistem ini, tanaman diberi nutrisi melalui air yang diperkaya dengan unsur hara esensial.
Budidaya hidroponik menjadi solusi efektif untuk memanfaatkan lahan sempit. Dengan metode ini, tanaman dapat tumbuh tanpa memerlukan tanah secara langsung. Hal ini telah terbukti lebih efisien dan lebih cepat dalam menghasilkan dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.

BACA JUGA:
5 Cara Sukses Menanam dengan Teknologi Hidroponik


Melansir pada laman instagram Kementerian Pertanian, Sabtu (17/2/2024), terdapat beberapa kriteria media tanam yang dibutuhkan dalam sistem budidaya hidroponik.
Memiliki kemampuan menyimpan kandungan air sehingga tanaman tetap dapat memperoleh nutrisi dari kandungan air yang tersimpan dalam media tersebut dan memiliki struktur gembur, subur, dan menyerap air dengan baik. Selain itu, harus mengandung rendah garam dan tidak mudah berubah bentuk serta tidak mudah kering saat suhu berubah. Bebas dari hama dan patogen dan mengandung kapur atau kalsium.

BACA JUGA:
8 Manfaat Hidroponik untuk Manusia dan Lingkungan, Lebih Cepat Panen Salah Satunya


Berikut ini terdapat beberapa tips budidaya hidroponik yang harus diperhatikan sebelum memulai.
&amp;bull;	Pastikan untuk menggunakan larutan nutrisi yang sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam.
&amp;bull;	Monitor pH air secara teratur dan pastikan sistem hidroponik tetap bersih untuk menghindari perkembangan penyakit.
&amp;bull;	Pilih varietas tanaman yang telah terbukti cocok untuk sistem hidroponik dan sesuai dengan lingkungan lokal.
&amp;bull;	Berikan pencahayaan yang memadai. Jika perlu, gunakan lampu untuk memastikan tanaman  mendapatkan cahaya yang cukup.
Sebagai informasi, Petani Milenial Hidroponik, Satrya Giandra  memberikan saran serta mengajak kepada semua masyarakat khususnya para  kalangan muda untuk mencoba geluti berkebun tanaman hidroponik, karena  selain memberikan manfaat untuk menghasilkan sayur sendiri, dengan  menekuni bidang ini juga bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.
&amp;ldquo;Jangan pernah putus asa. Karena mencoba itu pasti ada gagalnya, dan  lakukan cek dan kontrol. Jangan awal-awal aja, terus cek media air,  kebutuhan matahari, sama meminimalisir hama,&amp;rdquo; dikutip dari akun  Kementan.</content:encoded></item></channel></rss>
