<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vertical Garden, Solusi Berkebun di Lahan Sempit Perkotaan</title><description>Vertical garden metode berkebun yang sangat cocok untuk digunakan di perkotaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan"/><item><title>Vertical Garden, Solusi Berkebun di Lahan Sempit Perkotaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/16/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan-0fyI9cEnwa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konsep vertical garden </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/16/470/2971092/vertical-garden-solusi-berkebun-di-lahan-sempit-perkotaan-0fyI9cEnwa.jpg</image><title>Konsep vertical garden </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMi80LzE3NzE3NS81L3g4c2s3NjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Vertical garden metode berkebun yang sangat cocok untuk digunakan di perkotaan. Saat ini tanah kosong semakin sedikit sehingga hampir-hampir tidak ada lahan untuk berkebun. Metode vertical garden menjadi salah satu solusi yang hadir.
Vertical garden disebut juga dengan greenwall adalah suatu metode bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang sempit. Metode ini memanfaatkan ruang vertikal di rumah seperti pagar, dinding, dan tralis.

BACA JUGA:
Daftar 4 Tanaman Hias yang Wajib Jadi Koleksi Para Pencinta Tanaman di 2024


&amp;ldquo;Kata siapa tinggal di Ibukota bikin kita gak bisa menyalurkan hobi berkebun? Kenalan sama Vertical Garden yuk, salah satu solusi berkebun dengan memanfaatkan lahan yang sempit,&amp;rdquo; tulis instagram Kementerian Pertanian, dikutip Sabtu (17/2/2024).
Metode ini memiliki banyak sekali keuntungan yaitu:
-Dapat merawat banyak tanaman
-Bisa dilakukan di lahan terbatas

BACA JUGA:
Air Purifier Vs Tanaman Hias, Mana yang Lebih Efektif Bersihkan Udara?


-Menjadi sarana ruang hijau
-Menjadi penangkal sinar matahari
-Mengurangi polusi udara
-Meningkatkan suplai oksigen
-Meredam polusi udara
-Sirkulasi udara lebih baik
-Hasil buah dan sayur lebih baik
Bagaimana cara membuat vertical garden? Berikut caranya
1.	Pilih dinding yang akan dibuat sebagai tempat menaruh tanaman.
2.	Buatlah bingkai sebagai lapisan pertama dengan menggunakan pipa PVC, siku, dan sambungan pipa empat arah.
3.	Pasanglah terpal plastik sebagai lapisan kedua.
4.	Tempelkan lapisan kain ke bingkai sebagai lapisan terakhir dengan menggunakan dua lapis kain agar air bisa tertahan.
5.	Buatlah sistem irigasi agar seluruh permukaan kain menjadi lembap  dengan menggunakan katup standar dan dripper irigasi dengan pengaturan  waktu agar kamu bisa menyesuaikan dengan cuaca.
6.	Tambahkanlah injektor pupuk dan pasang sistem irigasi yang mengarah pada sumber air di rumah.
7.	Pilihlah tanaman yang akan ditanam dan susun dengan memberikan  jarak secukupnya agar tidak terlihat penuh dan memberikan kesan estetik.  Adapun jenis tanaman yang bisa digunakan adalah; tanaman perdu, sirih  gading, rumput-rumputan, paku tanduk rusa, suplir, kadaka, phytonia dan  bromelia.
Dengan vertical garden, akan bisa membuat rumah menjadi asri dan tampak indah.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMi80LzE3NzE3NS81L3g4c2s3NjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Vertical garden metode berkebun yang sangat cocok untuk digunakan di perkotaan. Saat ini tanah kosong semakin sedikit sehingga hampir-hampir tidak ada lahan untuk berkebun. Metode vertical garden menjadi salah satu solusi yang hadir.
Vertical garden disebut juga dengan greenwall adalah suatu metode bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang sempit. Metode ini memanfaatkan ruang vertikal di rumah seperti pagar, dinding, dan tralis.

BACA JUGA:
Daftar 4 Tanaman Hias yang Wajib Jadi Koleksi Para Pencinta Tanaman di 2024


&amp;ldquo;Kata siapa tinggal di Ibukota bikin kita gak bisa menyalurkan hobi berkebun? Kenalan sama Vertical Garden yuk, salah satu solusi berkebun dengan memanfaatkan lahan yang sempit,&amp;rdquo; tulis instagram Kementerian Pertanian, dikutip Sabtu (17/2/2024).
Metode ini memiliki banyak sekali keuntungan yaitu:
-Dapat merawat banyak tanaman
-Bisa dilakukan di lahan terbatas

BACA JUGA:
Air Purifier Vs Tanaman Hias, Mana yang Lebih Efektif Bersihkan Udara?


-Menjadi sarana ruang hijau
-Menjadi penangkal sinar matahari
-Mengurangi polusi udara
-Meningkatkan suplai oksigen
-Meredam polusi udara
-Sirkulasi udara lebih baik
-Hasil buah dan sayur lebih baik
Bagaimana cara membuat vertical garden? Berikut caranya
1.	Pilih dinding yang akan dibuat sebagai tempat menaruh tanaman.
2.	Buatlah bingkai sebagai lapisan pertama dengan menggunakan pipa PVC, siku, dan sambungan pipa empat arah.
3.	Pasanglah terpal plastik sebagai lapisan kedua.
4.	Tempelkan lapisan kain ke bingkai sebagai lapisan terakhir dengan menggunakan dua lapis kain agar air bisa tertahan.
5.	Buatlah sistem irigasi agar seluruh permukaan kain menjadi lembap  dengan menggunakan katup standar dan dripper irigasi dengan pengaturan  waktu agar kamu bisa menyesuaikan dengan cuaca.
6.	Tambahkanlah injektor pupuk dan pasang sistem irigasi yang mengarah pada sumber air di rumah.
7.	Pilihlah tanaman yang akan ditanam dan susun dengan memberikan  jarak secukupnya agar tidak terlihat penuh dan memberikan kesan estetik.  Adapun jenis tanaman yang bisa digunakan adalah; tanaman perdu, sirih  gading, rumput-rumputan, paku tanduk rusa, suplir, kadaka, phytonia dan  bromelia.
Dengan vertical garden, akan bisa membuat rumah menjadi asri dan tampak indah.



</content:encoded></item></channel></rss>
