<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik! Perbaikan Jalan di RI Pakai Busa, Bisa Hemat Anggaran 70%</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengembangkan teknik mortar busa  perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70"/><item><title>Unik! Perbaikan Jalan di RI Pakai Busa, Bisa Hemat Anggaran 70%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/17/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/16/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70-safUkvdATb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teknik perbaikan jalan menggunakan mortar busa (Foto: Instagram PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/16/470/2971121/unik-perbaikan-jalan-di-ri-pakai-busa-bisa-hemat-anggaran-70-safUkvdATb.jpg</image><title>Teknik perbaikan jalan menggunakan mortar busa (Foto: Instagram PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI4MS81L3g4c292cjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengembangkan teknik mortar busa  perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.

BACA JUGA:
Menteri Basuki Titipkan Proyek Infrastruktur Ini ke Presiden Terpilih


Mortar busa adalah optimalisasi penggunaan busa (foam) dengan pasir, semen dan air (mortar) yang berkekuatan tinggi sehingga bisa sempurna menjadi dasar atau perkerasan jalan pada tanah lunak.
&quot;Kementerian PUPR telah mengembangkan teknologi mortar busa sebagai solusi konstruksi infrastruktur di tanah lunak&quot; tulis lama Instagram resmi Kementerian PUPR, dikutip Sabtu (17/2/2024).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Minta Peran IIF Jadi Solusi Pembiayaan Infrastruktur di RI


Mortar busa memiliki berat yang ringan, untuk lapis dasar yaitu 0,8 ton/m&amp;sup3; dan untuk lapis sub-base yaitu 0,6 ton/m&amp;sup3;. Material ini mampu menjaga stabilitas pada tanah timbunan.
Mortar busa memiliki keunggulan mampu menghemat dana hingga 60% -  70%. Selain itu juga mampu menghemat waktu pengerjaan hingga 50%.
Salah satu infrastruktur yang menggunakan teknik mortar busa adalah Jalan Layang Antapani yang berada di Bandung, Jawa Barat.
Jalan Layang Antapani adalah pilot projects teknologi Corrugated  Mortar Busa Pusjatan (CMP) yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR dan  menjadi yang pertama ada di Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI4MS81L3g4c292cjI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengembangkan teknik mortar busa  perbaikan infrastruktur jalan yang rusak.

BACA JUGA:
Menteri Basuki Titipkan Proyek Infrastruktur Ini ke Presiden Terpilih


Mortar busa adalah optimalisasi penggunaan busa (foam) dengan pasir, semen dan air (mortar) yang berkekuatan tinggi sehingga bisa sempurna menjadi dasar atau perkerasan jalan pada tanah lunak.
&quot;Kementerian PUPR telah mengembangkan teknologi mortar busa sebagai solusi konstruksi infrastruktur di tanah lunak&quot; tulis lama Instagram resmi Kementerian PUPR, dikutip Sabtu (17/2/2024).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Minta Peran IIF Jadi Solusi Pembiayaan Infrastruktur di RI


Mortar busa memiliki berat yang ringan, untuk lapis dasar yaitu 0,8 ton/m&amp;sup3; dan untuk lapis sub-base yaitu 0,6 ton/m&amp;sup3;. Material ini mampu menjaga stabilitas pada tanah timbunan.
Mortar busa memiliki keunggulan mampu menghemat dana hingga 60% -  70%. Selain itu juga mampu menghemat waktu pengerjaan hingga 50%.
Salah satu infrastruktur yang menggunakan teknik mortar busa adalah Jalan Layang Antapani yang berada di Bandung, Jawa Barat.
Jalan Layang Antapani adalah pilot projects teknologi Corrugated  Mortar Busa Pusjatan (CMP) yang dikembangkan oleh Kementerian PUPR dan  menjadi yang pertama ada di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
