<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Ungkap Dampak Resesi Jepang dan Inggris ke Ekonomi RI</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun ini beberapa lembaga memang menyampaikan kinerja dari perekonomi negara-negara maju.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri"/><item><title>Sri Mulyani Ungkap Dampak Resesi Jepang dan Inggris ke Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri</guid><pubDate>Selasa 20 Februari 2024 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri-5qNO2gZam2.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani soal Ekonomi Global (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/20/320/2972747/sri-mulyani-ungkap-dampak-resesi-jepang-dan-inggris-ke-ekonomi-ri-5qNO2gZam2.jfif</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani soal Ekonomi Global (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun ini beberapa lembaga memang menyampaikan kinerja dari perekonomi negara-negara maju akan cukup tertekan karena kenaikan suku bunga di berbagai negara itu cukup tinggi dalam waktu yang sangat singkat.
Di mana global dihadapi dengan terjadinya tren resesi yang masif di beberapa negara seperti Jepang dan Inggris.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kantongi Pajak Digital Rp551,7 Miliar pada Januari 2024

&quot;Jadi pasti mempengaruhi kinerja perekonomian mereka itu yang menyebabkan kenapa proyeksi dan outlook ekonomi bagi banyak negara terutama G7 dalam hal itu itu akan cenderung melemah,&quot; ungkap Sri Mulyani usai menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024 di Jakarta, Selasa (20/2/024).
Menurut Menkeu, ini menjadi tantangan untuk lingkungan global karena resesi juga diakibatkan oleh perang di Ukraina dengan Rusia sehingga mempengaruhi ekonomi global.

BACA JUGA:
Sinkronisasi Anggaran Pemerintahan Selanjutnya, Sri Mulyani: Itu Presiden Lah

&quot;Tapi negara-negara maju seperti yg tadi disebutkan yg mengalami resesi ya memang  mereka sudah cukup lemah, entah karena perang di Ukraina yg mempengaruhi terutama Eropa tapi juga Jepang dan Eropa secara general juga akan terpengaruh oleh kebijakan ekonomi terutama suku bunga naik,&quot; jelas Sri Mulyani.Menkeu Sri Mulyani juga akan menghadiri pertemuan para menteri luar negeri kelompok 20 (G20) di Rio de Janeiro pekan depan. Dari situ, Sri Mulyani bakal menerima update soal kondisi ekonomi global saat ini.
&quot;Ini menjadi tantangan untuk lingkungan global kita semuanya. Jadi nanti kita lihat minggu depan saya menghadiri G20 di Brasil pasti nanti ada update mengenai kondisi perekonomian global,&quot; kata dia.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun ini beberapa lembaga memang menyampaikan kinerja dari perekonomi negara-negara maju akan cukup tertekan karena kenaikan suku bunga di berbagai negara itu cukup tinggi dalam waktu yang sangat singkat.
Di mana global dihadapi dengan terjadinya tren resesi yang masif di beberapa negara seperti Jepang dan Inggris.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Kantongi Pajak Digital Rp551,7 Miliar pada Januari 2024

&quot;Jadi pasti mempengaruhi kinerja perekonomian mereka itu yang menyebabkan kenapa proyeksi dan outlook ekonomi bagi banyak negara terutama G7 dalam hal itu itu akan cenderung melemah,&quot; ungkap Sri Mulyani usai menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024 di Jakarta, Selasa (20/2/024).
Menurut Menkeu, ini menjadi tantangan untuk lingkungan global karena resesi juga diakibatkan oleh perang di Ukraina dengan Rusia sehingga mempengaruhi ekonomi global.

BACA JUGA:
Sinkronisasi Anggaran Pemerintahan Selanjutnya, Sri Mulyani: Itu Presiden Lah

&quot;Tapi negara-negara maju seperti yg tadi disebutkan yg mengalami resesi ya memang  mereka sudah cukup lemah, entah karena perang di Ukraina yg mempengaruhi terutama Eropa tapi juga Jepang dan Eropa secara general juga akan terpengaruh oleh kebijakan ekonomi terutama suku bunga naik,&quot; jelas Sri Mulyani.Menkeu Sri Mulyani juga akan menghadiri pertemuan para menteri luar negeri kelompok 20 (G20) di Rio de Janeiro pekan depan. Dari situ, Sri Mulyani bakal menerima update soal kondisi ekonomi global saat ini.
&quot;Ini menjadi tantangan untuk lingkungan global kita semuanya. Jadi nanti kita lihat minggu depan saya menghadiri G20 di Brasil pasti nanti ada update mengenai kondisi perekonomian global,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
