<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasokan Batu Bara PLN ke Pembangkit Listrik Tak Pernah di Bawah 20 Hari   </title><description>PLN EPI melaporkan ketersediaan batu bara untuk pasokan energi primer ke pembangkit selama 2023 tidak pernah berada di bawah 20 hari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari"/><item><title>Pasokan Batu Bara PLN ke Pembangkit Listrik Tak Pernah di Bawah 20 Hari   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari</guid><pubDate>Selasa 20 Februari 2024 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari-TKJgLO6QTH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasokan Batu Bara ke Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone.com/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/20/320/2972957/pasokan-batu-bara-pln-ke-pembangkit-listrik-tak-pernah-di-bawah-20-hari-TKJgLO6QTH.jpg</image><title>Pasokan Batu Bara ke Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone.com/Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melaporkan ketersediaan batu bara untuk pasokan energi primer ke pembangkit selama 2023 tidak pernah berada di bawah 20 hari operasi (HOP).
&quot;Sepanjang 2023 (HOP) tidak pernah di bawah 20 hari untuk batubara. Sedangkan untuk gas pasokan gas sampai hari ini sesuai kebutuhan sistem di sistem P2B (pasukan pusat pengatur beban) maupun P3B (penyaluran dan pusat pengatur beban) dalam kondisi yang sangat aman,&quot; jelas Sekertaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia Mamit Setiawan, dalam Press Briefieng Corporate Exposure PT PLN Energi Primer Indonesia, di The Neighbourhood, Cipaku, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2024).

BACA JUGA:
Gantikan Batu Bara, Serbuk Limbah Aren Diuji Coba di PLTU Indramayu

Mamit merincikan, stok pasokan listrik untuk pembangkit di setiap regional juga dalam kondisi aman sesuai dengan kebutuhan operasi sistem (P2B). Misalnya, pasokan untuk wilayah Jamali (Jawa-Madura-Bali) juga tercatat sebesar 600 MegaWatt day-to-day.
&quot;(Semua) pasokan aman dan paling tidak ini semua dalam kondisi aman dan terkendali,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Listrik Tanpa Kedip saat Pemilu 2024, Pasokan Batu Bara Cs ke Pembangkit Aman

Mamit menambahkan, untuk HOP ketersediaan  bahan bakar minyak (BBM) juga masih di angka 9 sampai 18 hari untuk wilayah Jamali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.Sementara untuk biomassa, Mamit mengatakan PLN EPI telah memasok sebanyak 1 juta ton biomass yang bisa berdampak terhadap pengurangan 1,05 juta ton Co2 ekuivalen.
&quot;Kami adalah penyedia energi primer yang terintegrasi BBM, batubara, maupun biomassa yang selama ini ada kegiatan alhamdulilah tidak ada fail. Pasokan energi primer selama kegiatan-kegiatan bahkan pemilu, kita ada check point. Syukur alhamdulilah sampai hari ini semuanya lancar,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melaporkan ketersediaan batu bara untuk pasokan energi primer ke pembangkit selama 2023 tidak pernah berada di bawah 20 hari operasi (HOP).
&quot;Sepanjang 2023 (HOP) tidak pernah di bawah 20 hari untuk batubara. Sedangkan untuk gas pasokan gas sampai hari ini sesuai kebutuhan sistem di sistem P2B (pasukan pusat pengatur beban) maupun P3B (penyaluran dan pusat pengatur beban) dalam kondisi yang sangat aman,&quot; jelas Sekertaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia Mamit Setiawan, dalam Press Briefieng Corporate Exposure PT PLN Energi Primer Indonesia, di The Neighbourhood, Cipaku, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2024).

BACA JUGA:
Gantikan Batu Bara, Serbuk Limbah Aren Diuji Coba di PLTU Indramayu

Mamit merincikan, stok pasokan listrik untuk pembangkit di setiap regional juga dalam kondisi aman sesuai dengan kebutuhan operasi sistem (P2B). Misalnya, pasokan untuk wilayah Jamali (Jawa-Madura-Bali) juga tercatat sebesar 600 MegaWatt day-to-day.
&quot;(Semua) pasokan aman dan paling tidak ini semua dalam kondisi aman dan terkendali,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Listrik Tanpa Kedip saat Pemilu 2024, Pasokan Batu Bara Cs ke Pembangkit Aman

Mamit menambahkan, untuk HOP ketersediaan  bahan bakar minyak (BBM) juga masih di angka 9 sampai 18 hari untuk wilayah Jamali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.Sementara untuk biomassa, Mamit mengatakan PLN EPI telah memasok sebanyak 1 juta ton biomass yang bisa berdampak terhadap pengurangan 1,05 juta ton Co2 ekuivalen.
&quot;Kami adalah penyedia energi primer yang terintegrasi BBM, batubara, maupun biomassa yang selama ini ada kegiatan alhamdulilah tidak ada fail. Pasokan energi primer selama kegiatan-kegiatan bahkan pemilu, kita ada check point. Syukur alhamdulilah sampai hari ini semuanya lancar,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
