<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sisa 8 Bulan Pemerintahan Jokowi, Wapres Ingin Percepat Penurunan Kemiskinan Ekstrem 0%</title><description>Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong percepatan penurunan kemiskinan ekstrem 0%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0"/><item><title>Sisa 8 Bulan Pemerintahan Jokowi, Wapres Ingin Percepat Penurunan Kemiskinan Ekstrem 0%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0-aoJEFARsjj.png" expression="full" type="image/jpeg">Wapres soal Target Penurunan Kemiskinan Ekstrem (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2973930/sisa-8-bulan-pemerintahan-jokowi-wapres-ingin-percepat-penurunan-kemiskinan-ekstrem-0-aoJEFARsjj.png</image><title>Wapres soal Target Penurunan Kemiskinan Ekstrem (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong percepatan penurunan kemiskinan ekstrem 0% menjelang berakhirnya era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hanya tinggal 8 bulan lagi.

BACA JUGA:Luhut Buktikan Hilirisasi Nikel Mampu Tekan Kemiskinan&amp;nbsp;


Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan ekstrem sebesar 1,7% per September 2023.

&amp;ldquo;Untuk kemiskinan ekstrem, kita harus mengupayakan target mencapai 0%, nol bulat. Ini apakah kita bisa 0 bulat atau nol koma ini nanti saya minta laporan dari Pak Menkop,&amp;rdquo; ujar Wapres mengawali rapat tingkat menteri di Istana Wapres, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:Pimpin Rapat Bahas Kemiskinan, Wapres Panggil Sri Mulyani hingga Risma&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Saya kira saya ini nanti mendapatkan gambaran rencana kita dan kemungkinan-kemungkinan capaian karena waktu kita hanya tinggal tujuh atau 8 bulan ya, jadi waktunya tidak panjang lagi,&amp;rdquo; sambungnya.

Wapres mengatakan selama lima tahun terakhir pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem.

&amp;ldquo;Dan sejak lima tahun terakhir, kita pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya penanggulangan kemiskinan,&quot; katanya.

Penanggulangan kemiskinan ekstrem antara lain perluasan bantuan sosial, inovasi program peningkatan pendapatan melalui kebijakan pasar tenaga kerja, mobilisasi perlindungan sosial pada masa pandemi Covid-19 hingga sampai mampu mempertahankan kemiskinan di bawah 10%.



Wapres mengatakan saat ini masih ada tantangan seperti ketepatan sasaran program bantuan, ketepatan jumlah dan waktu penyalurannya, serta memastikan komplementaritas program bagi keluarga dalam kelompok 25% terbawa dari tingkat kesejahteraan.





&amp;ldquo;Saya kira itu beberapa hal yang masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai target kemiskinan di 2024 itu,&amp;rdquo; ujarnya.



</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong percepatan penurunan kemiskinan ekstrem 0% menjelang berakhirnya era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hanya tinggal 8 bulan lagi.

BACA JUGA:Luhut Buktikan Hilirisasi Nikel Mampu Tekan Kemiskinan&amp;nbsp;


Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan ekstrem sebesar 1,7% per September 2023.

&amp;ldquo;Untuk kemiskinan ekstrem, kita harus mengupayakan target mencapai 0%, nol bulat. Ini apakah kita bisa 0 bulat atau nol koma ini nanti saya minta laporan dari Pak Menkop,&amp;rdquo; ujar Wapres mengawali rapat tingkat menteri di Istana Wapres, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:Pimpin Rapat Bahas Kemiskinan, Wapres Panggil Sri Mulyani hingga Risma&amp;nbsp;


&amp;ldquo;Saya kira saya ini nanti mendapatkan gambaran rencana kita dan kemungkinan-kemungkinan capaian karena waktu kita hanya tinggal tujuh atau 8 bulan ya, jadi waktunya tidak panjang lagi,&amp;rdquo; sambungnya.

Wapres mengatakan selama lima tahun terakhir pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem.

&amp;ldquo;Dan sejak lima tahun terakhir, kita pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya penanggulangan kemiskinan,&quot; katanya.

Penanggulangan kemiskinan ekstrem antara lain perluasan bantuan sosial, inovasi program peningkatan pendapatan melalui kebijakan pasar tenaga kerja, mobilisasi perlindungan sosial pada masa pandemi Covid-19 hingga sampai mampu mempertahankan kemiskinan di bawah 10%.



Wapres mengatakan saat ini masih ada tantangan seperti ketepatan sasaran program bantuan, ketepatan jumlah dan waktu penyalurannya, serta memastikan komplementaritas program bagi keluarga dalam kelompok 25% terbawa dari tingkat kesejahteraan.





&amp;ldquo;Saya kira itu beberapa hal yang masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mencapai target kemiskinan di 2024 itu,&amp;rdquo; ujarnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
