<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Sudah Belanja Rp94,6 Triliun pada Januari 2024, Ini Rinciannya</title><description>Kementerian Keuangan mencatat ini realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp94,6 triliun pada Januari 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya"/><item><title>Jokowi Sudah Belanja Rp94,6 Triliun pada Januari 2024, Ini Rinciannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya-E4uWESGPGs.png" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi Belanja Pemerintah Pusat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974025/jokowi-sudah-belanja-rp94-6-triliun-pada-januari-2024-ini-rinciannya-E4uWESGPGs.png</image><title>Realisasi Belanja Pemerintah Pusat. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat ini realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp94,6 triliun pada Januari 2024. Artinya sudah 3,9% dari pagu sudah dibelanjakan di 2024.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, belanja dari kementerian/lembaga mencapai Rp44,8 triliun atau 4,1% dari pagu.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terutama sangat didukung atau dikontribusikan oleh belanja yang berurusan dengan pemilu,&quot; kata Menkeu dalam APBNKITA Edisi Februari 2024, Kamis (22/2/2024).
Belanja non kementerian/lembaga mencapai Rp51,6 triliun atau 3,8% dari pagu, terutama untuk pembayaran pensiun.

BACA JUGA:
Lifting Migas dari Kepulauan Riau Diharapkan Lampaui Target APBN 2024

Kalau kita lihat BPP bulan Januari 2024 ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 dan 2022 meskipun relatif hampir sama dengan situasi tahun 2021.&quot;Tentu ini menggambarkan tren belanja dari bulan Januari dan karena ini adalah tahun pemilu memang dipengaruhi oleh akselerasi belanja yang berhubungan dengan pemilu,&quot; jelasnya.
Dalam APBN 2024, Sri Mulyani merencanakan belanja negara senilai Rp3.325,1 triliun yang terdiri dari belanja K/L sebesar Rp1.090,8 triliun, belanja non-K/L sebesar Rp1.376,7 triliun, serta Transfer ke Daerah (TKD) sejumlah Rp857,6 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat ini realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) mencapai Rp94,6 triliun pada Januari 2024. Artinya sudah 3,9% dari pagu sudah dibelanjakan di 2024.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, belanja dari kementerian/lembaga mencapai Rp44,8 triliun atau 4,1% dari pagu.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Terutama sangat didukung atau dikontribusikan oleh belanja yang berurusan dengan pemilu,&quot; kata Menkeu dalam APBNKITA Edisi Februari 2024, Kamis (22/2/2024).
Belanja non kementerian/lembaga mencapai Rp51,6 triliun atau 3,8% dari pagu, terutama untuk pembayaran pensiun.

BACA JUGA:
Lifting Migas dari Kepulauan Riau Diharapkan Lampaui Target APBN 2024

Kalau kita lihat BPP bulan Januari 2024 ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 dan 2022 meskipun relatif hampir sama dengan situasi tahun 2021.&quot;Tentu ini menggambarkan tren belanja dari bulan Januari dan karena ini adalah tahun pemilu memang dipengaruhi oleh akselerasi belanja yang berhubungan dengan pemilu,&quot; jelasnya.
Dalam APBN 2024, Sri Mulyani merencanakan belanja negara senilai Rp3.325,1 triliun yang terdiri dari belanja K/L sebesar Rp1.090,8 triliun, belanja non-K/L sebesar Rp1.376,7 triliun, serta Transfer ke Daerah (TKD) sejumlah Rp857,6 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
