<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Tembus Rp16,5 Triliun hingga 12 Februari</title><description>Sri Mulyani Indrawati mencatat realisasi anggaran pemilihan umum (pemilu) sampai dengan 12 Februari 2024 sebesa rRp16,5 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari"/><item><title>Realisasi Anggaran Pemilu 2024 Tembus Rp16,5 Triliun hingga 12 Februari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari-avkd8n6abW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Realisasi Anggaran Pemilu 2024. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974029/realisasi-anggaran-pemilu-2024-tembus-rp16-5-triliun-hingga-12-februari-avkd8n6abW.jpg</image><title>Realisasi Anggaran Pemilu 2024. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat realisasi anggaran pemilihan umum (pemilu) sampai dengan 12 Februari 2024 sebesa rRp16,5 triliun.
Adapun anggaran pemilu yang baru diselesaikan untuk Pemilihan Presiden hingga calon legislatif telah terealisasi Rp16,5 triliun atau 43,2% dari total pagu anggaran Rp38,3 triliun.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau kita lihat sejak 2022 hingga 2024 total alokasi anggaran pemilu mencapai Rp71,3 triliun, tentu yang tahun 2024 ini baru Rp16,5 triliun yang terbelanjakan dari Rp38,3 triliun,&quot; kata Sri Mulyani dalam APBNKITA Edisi Februari 2024, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:
Jadi Instrumen Negara, Sri Mulyani: APBN Harus Dikelola Secara Akuntabel

Sri Mulyani merinci, untuk KPU dan Bawaslu membelanjakan Rp16,2 triliun untuk berbagai pelaksanaan pemilu dari Pembentukan Badan Adhoc, penyelenggaraan pemilu, pemungutan dan penghitungan suara, pengelolaan dan pengadaan laporan, pengawasan masa kampanye, pemutakhiran data, perencanaan program dan anggaran, serta penetapan pengawasan hasil pemilu.Ada 14 lembaga lain diluar KPU dan Bawaslu yang membelanjakan Rp300 miliar dari mulai pengamanan seperti APH kepolisian dan juga penanganan pelanggaran kode etik diseminasi informasi dan pembentukan pos pemilu serta perumusan kebijakan serta pengelolaan konten.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat realisasi anggaran pemilihan umum (pemilu) sampai dengan 12 Februari 2024 sebesa rRp16,5 triliun.
Adapun anggaran pemilu yang baru diselesaikan untuk Pemilihan Presiden hingga calon legislatif telah terealisasi Rp16,5 triliun atau 43,2% dari total pagu anggaran Rp38,3 triliun.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kalau kita lihat sejak 2022 hingga 2024 total alokasi anggaran pemilu mencapai Rp71,3 triliun, tentu yang tahun 2024 ini baru Rp16,5 triliun yang terbelanjakan dari Rp38,3 triliun,&quot; kata Sri Mulyani dalam APBNKITA Edisi Februari 2024, Kamis (22/2/2024).

BACA JUGA:
Jadi Instrumen Negara, Sri Mulyani: APBN Harus Dikelola Secara Akuntabel

Sri Mulyani merinci, untuk KPU dan Bawaslu membelanjakan Rp16,2 triliun untuk berbagai pelaksanaan pemilu dari Pembentukan Badan Adhoc, penyelenggaraan pemilu, pemungutan dan penghitungan suara, pengelolaan dan pengadaan laporan, pengawasan masa kampanye, pemutakhiran data, perencanaan program dan anggaran, serta penetapan pengawasan hasil pemilu.Ada 14 lembaga lain diluar KPU dan Bawaslu yang membelanjakan Rp300 miliar dari mulai pengamanan seperti APH kepolisian dan juga penanganan pelanggaran kode etik diseminasi informasi dan pembentukan pos pemilu serta perumusan kebijakan serta pengelolaan konten.</content:encoded></item></channel></rss>
