<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkatkan Daya Saing, Ini Cara BUMN Dukung Pariwisata RI   </title><description>InJourney melakukan penataan portfolio group dengan membentuk Subholding yang menggabungkan sembilan perusahaan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri"/><item><title>Tingkatkan Daya Saing, Ini Cara BUMN Dukung Pariwisata RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri</guid><pubDate>Kamis 22 Februari 2024 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri-Ee3wjFSYhd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara BUMN Dukung Pariwisata Indonesia. (Foto: Okezone.com/Indonesia Travel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/22/320/2974133/tingkatkan-daya-saing-ini-cara-bumn-dukung-pariwisata-ri-Ee3wjFSYhd.jpg</image><title>Cara BUMN Dukung Pariwisata Indonesia. (Foto: Okezone.com/Indonesia Travel)</title></images><description>JAKARTA - Holding BUMN industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, PT Aviasi Pariwisata atau InJourney melakukan penataan portfolio group dengan membentuk Subholding yang menggabungkan sembilan perusahaan.
PT Integrasi Aviasi Solusi atau dikenal dengan nama InJourney Aviation Services (IAS) menjadi salah satu subholding InJourney yang bergerak dalam memberikan layanan aviasi support untuk mendukung bandara serta maskapai penerbangan.

BACA JUGA:
IFW 2024 Promosikan Pariwisata DKI Jakarta lewat Wastra Betawi&amp;nbsp;

IAS terbentuk dari konsolidasi sembilan anak usaha di bawah PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memiliki 4 portfolio bisnis dengan 12 layanan bisnis. Empat portfolio bisnis IAS yaitu ground handling &amp;amp; cargo terminal, logistics, hospitality dan operation support.
Direktur Utama InJourney Aviation Services, Dendi T Danianto optimistis ke depan InJourney Aviation Service akan menjadi  kekuatan sentral dalam memberikan layanan aviasi dan kargo yang mendukung bandara dan maskapai penerbangan di Indonesia.

BACA JUGA:
Arsitektur Hijau Potensial Jadi Magnet Pariwisata, Wamenparekraf: Bisa Jadi Story Telling Kuat

&quot;Melalui konsolidasi dan fokus pada lini bisnis, kami yakin InJourney Aviation Service akan dapat meningkatkan e&amp;#64257;siensi, efekti&amp;#64257;tas, serta kualitas layanan aviasi support sehingga berdaya saing global, baik dari sisi profesionalisme maupun profitabilitas,&amp;rdquo; kata Dendi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (22/2/2024).
Pihaknya optimis InJourney Aviation Services akan dapat menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekosistem pariwisata Indonesia dan pemimpin industri aviasi support. Hal ini karena InJourney Aviation Service memiliki potensi yang besar mulai dari pasar yang dilayani, teknologi yang akan dikembangkan, inovasi layanan yang akan mengubah industri, serta komitmen dari para stakeholder yaitu mulai dari BUMN holding, karyawan hingga para partner.IAS resmi dibentuk pada 4 Januari 2024 merupakan konsolidasi Sembilan anak usaha di bawah AP 1, AP II dan Garuda yang akan fokus pada seluruh kegiatan yang berkaitan dengan layanan bandara dan kargo.
Melalui keempat portofolio bisnis tersebut, IAS akan memberikan pelayanan profesional serta menghasilkan produk yang kompetitif untuk pasar Indonesia dan regional, serta mendukung mempercepat pertumbuhan industri pariwisata.</description><content:encoded>JAKARTA - Holding BUMN industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, PT Aviasi Pariwisata atau InJourney melakukan penataan portfolio group dengan membentuk Subholding yang menggabungkan sembilan perusahaan.
PT Integrasi Aviasi Solusi atau dikenal dengan nama InJourney Aviation Services (IAS) menjadi salah satu subholding InJourney yang bergerak dalam memberikan layanan aviasi support untuk mendukung bandara serta maskapai penerbangan.

BACA JUGA:
IFW 2024 Promosikan Pariwisata DKI Jakarta lewat Wastra Betawi&amp;nbsp;

IAS terbentuk dari konsolidasi sembilan anak usaha di bawah PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memiliki 4 portfolio bisnis dengan 12 layanan bisnis. Empat portfolio bisnis IAS yaitu ground handling &amp;amp; cargo terminal, logistics, hospitality dan operation support.
Direktur Utama InJourney Aviation Services, Dendi T Danianto optimistis ke depan InJourney Aviation Service akan menjadi  kekuatan sentral dalam memberikan layanan aviasi dan kargo yang mendukung bandara dan maskapai penerbangan di Indonesia.

BACA JUGA:
Arsitektur Hijau Potensial Jadi Magnet Pariwisata, Wamenparekraf: Bisa Jadi Story Telling Kuat

&quot;Melalui konsolidasi dan fokus pada lini bisnis, kami yakin InJourney Aviation Service akan dapat meningkatkan e&amp;#64257;siensi, efekti&amp;#64257;tas, serta kualitas layanan aviasi support sehingga berdaya saing global, baik dari sisi profesionalisme maupun profitabilitas,&amp;rdquo; kata Dendi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (22/2/2024).
Pihaknya optimis InJourney Aviation Services akan dapat menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekosistem pariwisata Indonesia dan pemimpin industri aviasi support. Hal ini karena InJourney Aviation Service memiliki potensi yang besar mulai dari pasar yang dilayani, teknologi yang akan dikembangkan, inovasi layanan yang akan mengubah industri, serta komitmen dari para stakeholder yaitu mulai dari BUMN holding, karyawan hingga para partner.IAS resmi dibentuk pada 4 Januari 2024 merupakan konsolidasi Sembilan anak usaha di bawah AP 1, AP II dan Garuda yang akan fokus pada seluruh kegiatan yang berkaitan dengan layanan bandara dan kargo.
Melalui keempat portofolio bisnis tersebut, IAS akan memberikan pelayanan profesional serta menghasilkan produk yang kompetitif untuk pasar Indonesia dan regional, serta mendukung mempercepat pertumbuhan industri pariwisata.</content:encoded></item></channel></rss>
