<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chief Talk Okezone: Cerita Ketua LPS Dipanggil Jokowi ke Istana hingga Gajinya Turun</title><description>Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pengalaman yang luas di bidang ekonomi dan perbankan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun"/><item><title>Chief Talk Okezone: Cerita Ketua LPS Dipanggil Jokowi ke Istana hingga Gajinya Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun</guid><pubDate>Jum'at 23 Februari 2024 12:10 WIB</pubDate><dc:creator>Mieke Dearni Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun-8AQ3sdhtZr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua LPS Purbaya Yudhi Sadewa pada acara Chief Talk Okezone (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/320/2974312/chief-talk-okezone-cerita-ketua-lps-dipanggil-jokowi-ke-istana-hingga-gajinya-turun-8AQ3sdhtZr.jpg</image><title>Ketua LPS Purbaya Yudhi Sadewa pada acara Chief Talk Okezone (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pengalaman yang luas di bidang ekonomi dan perbankan. Purbaya Sadewa juga dikenal sebagai seorang ekonom yang berkomitmen untuk mengembangkan sektor perbankan di Indonesia.
Salah satu pengalaman yang diingat oleh Purbaya adalah saat dia dipanggil ke Istana oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Saat itu, Purbaya Yudhi menjadi deputi dari Menko Marves Luhut di kantor Staf Presiden. Meskipun dia merasa senang dan bangga dipanggil ke Istana, dia juga merasa terkejut karena gajinya turun.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Cerita Ketua LPS saat Dunia Krisis dan 16 Bank Bangkrut

Selain itu, Purbaya juga menjelaskan dirinya memiliki gaya kepemimpinan yang tegak dan terbuka.
Dia selalu tegak dalam menjalankan perintah atasan dan terbuka terhadap masukan dari bawahan. Jika masukan tersebut bagus, dia akan menggunakannya. Namun, jika masukan tersebut jelek, dia akan membuangnya.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Ketua LPS Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia

&quot;Saya menganggap penting untuk menjadi satu tim dengan orang-orang di bawah saya. Dan akan selalu berusaha dekat dengan tim dan menghargai mereka. Selain itu, sebagai pemimpin harus menerima masukan dari berbagai sisi,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, dalam program Chief Talk Okezone dikutip, Jumat (23/2/2024).Purbaya juga berusaha memberikan kontribusi yang maksimal dalam LPS. Dia ingin anak buahnya di LPS menjadi yang terbaik dan berusaha untuk mendekatkan diri dengan mereka.
&quot;Saya tidak ingin orang-orang LPS menjadi bodoh, saya ingin mereka menjadi pintar dan mampu mengungguli orang-orang di luar LPS sebanyak mungkin,&amp;rdquo; pungkas purbaya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pengalaman yang luas di bidang ekonomi dan perbankan. Purbaya Sadewa juga dikenal sebagai seorang ekonom yang berkomitmen untuk mengembangkan sektor perbankan di Indonesia.
Salah satu pengalaman yang diingat oleh Purbaya adalah saat dia dipanggil ke Istana oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Saat itu, Purbaya Yudhi menjadi deputi dari Menko Marves Luhut di kantor Staf Presiden. Meskipun dia merasa senang dan bangga dipanggil ke Istana, dia juga merasa terkejut karena gajinya turun.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Cerita Ketua LPS saat Dunia Krisis dan 16 Bank Bangkrut

Selain itu, Purbaya juga menjelaskan dirinya memiliki gaya kepemimpinan yang tegak dan terbuka.
Dia selalu tegak dalam menjalankan perintah atasan dan terbuka terhadap masukan dari bawahan. Jika masukan tersebut bagus, dia akan menggunakannya. Namun, jika masukan tersebut jelek, dia akan membuangnya.

BACA JUGA:
Chief Talk Okezone: Ketua LPS Ungkap Kondisi Ekonomi Indonesia

&quot;Saya menganggap penting untuk menjadi satu tim dengan orang-orang di bawah saya. Dan akan selalu berusaha dekat dengan tim dan menghargai mereka. Selain itu, sebagai pemimpin harus menerima masukan dari berbagai sisi,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, dalam program Chief Talk Okezone dikutip, Jumat (23/2/2024).Purbaya juga berusaha memberikan kontribusi yang maksimal dalam LPS. Dia ingin anak buahnya di LPS menjadi yang terbaik dan berusaha untuk mendekatkan diri dengan mereka.
&quot;Saya tidak ingin orang-orang LPS menjadi bodoh, saya ingin mereka menjadi pintar dan mampu mengungguli orang-orang di luar LPS sebanyak mungkin,&amp;rdquo; pungkas purbaya.</content:encoded></item></channel></rss>
