<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Catat Uang Beredar Rp8.721,9 Triliun di Januari 2024</title><description>BI mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tercatat sebesar Rp8.721,9 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024"/><item><title>BI Catat Uang Beredar Rp8.721,9 Triliun di Januari 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024</guid><pubDate>Jum'at 23 Februari 2024 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024-t1X3iNOdvS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Beredar di Indonesia (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/23/320/2974348/bi-catat-uang-beredar-rp8-721-9-triliun-di-januari-2024-t1X3iNOdvS.jpg</image><title>Uang Beredar di Indonesia (Foto: BI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tercatat sebesar Rp8.721,9 triliun atau tumbuh 5,4% secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang 3,5% (yoy).
&quot;Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tumbuh lebih tinggi,&quot; kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip Antara, Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6%

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 4,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,1 persen (yoy).
Erwin menuturkan perkembangan M2 pada Januari 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

BACA JUGA:
Kepala Bapanas Singgung Biaya Makan Siang Gratis Rp500 Triliun, Lebih Besar dari Bangun IKN

Penyaluran kredit pada Januari 2024 tumbuh sebesar 11,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,3 persen (yoy).Aktiva luar negeri bersih meningkat sebesar 4,8% (yoy), setelah tumbuh sebesar 3,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat naik sebesar 1,9% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 6,5% (yoy) pada Desember 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tercatat sebesar Rp8.721,9 triliun atau tumbuh 5,4% secara year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang 3,5% (yoy).
&quot;Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tumbuh lebih tinggi,&quot; kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip Antara, Jumat (23/2/2024).

BACA JUGA:
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 6%

Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 4,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,1 persen (yoy).
Erwin menuturkan perkembangan M2 pada Januari 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

BACA JUGA:
Kepala Bapanas Singgung Biaya Makan Siang Gratis Rp500 Triliun, Lebih Besar dari Bangun IKN

Penyaluran kredit pada Januari 2024 tumbuh sebesar 11,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,3 persen (yoy).Aktiva luar negeri bersih meningkat sebesar 4,8% (yoy), setelah tumbuh sebesar 3,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, tagihan bersih kepada pemerintah pusat naik sebesar 1,9% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 6,5% (yoy) pada Desember 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
