<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham BUMI Masuk Indeks MSCI</title><description>BUMI masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Small Cap dalam review per Februari 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci"/><item><title>Saham BUMI Masuk Indeks MSCI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci-ia7cdDMg3c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham BUMI Masuk Indeks MSCI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/278/2974761/saham-bumi-masuk-indeks-msci-ia7cdDMg3c.jpg</image><title>Saham BUMI Masuk Indeks MSCI (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Small Cap dalam review per Februari 2024.
Indeks MSCI merupakan salah satu indeks acuan yang dipertimbangkan oleh investor asing yang akan berinvestasi di pasar saham Indonesia.

BACA JUGA:
10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan

Terdapat dua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang masuk ke dalam indeks MSCI, yaitu emiten batubara Group Bakrie BUMI dan emiten minimarket PT Midi Utama Indonesia (MIDI).
Sementara emiten batu bara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tidak dapat bertahan dan keluar dari indeks tersebut.

BACA JUGA:
Divestasi Saham Vale ke MIND ID Diteken Senin Besok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan data BEI, per Selasa 13 Februari 2024, saham emiten BUMI naik 4,65% ke Rp90 per saham. Nilai transaksi tercatat  Rp39,75 miliar dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 441,20 juta saham.Director and Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengungkapkan, saham Bumi secara signifikan masih undervalued atau dinilai terlalu rendah di pasar.
&quot;Saham BUMI mampu masuk ke dalam 5 indeks internasional The Financial Times Stock Exchange (FTSE) &amp;amp; MSCI Indonesia, dan semoga bisa juga dianggap layak untuk dimasukkan ke dalam LQ45 oleh BEI segera,&quot; katanya dalam keterbukaan informasi, Sabtu (24/2/2024).
Sementara itu, Dileep juga mengatakan produksi batu bara BUMI pada 2023 berkisar antara 75 metrik ton-80 metrik ton (MT). Sementara prediksi 2024 akan mengalami kenaikan sebesar 4%-5%  dibanding 2023.
Tahun 2024 diperkirakan akan menjadi tahun yang jauh lebih superior dibanding 2023.
Dia menambahkan, kunci kinerjanya adalah mengoptimalkan volume yang selaras dengan permintaan pasar, mencapai modal kerja, dan meningkatkan efisiensi secara menyeluruh.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan kami dapat segera mengumumkan kerja sama bisnis dalam proyek hilirisasi batubara untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham di masa depan,&quot; katanya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masuk ke dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Small Cap dalam review per Februari 2024.
Indeks MSCI merupakan salah satu indeks acuan yang dipertimbangkan oleh investor asing yang akan berinvestasi di pasar saham Indonesia.

BACA JUGA:
10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan

Terdapat dua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang masuk ke dalam indeks MSCI, yaitu emiten batubara Group Bakrie BUMI dan emiten minimarket PT Midi Utama Indonesia (MIDI).
Sementara emiten batu bara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tidak dapat bertahan dan keluar dari indeks tersebut.

BACA JUGA:
Divestasi Saham Vale ke MIND ID Diteken Senin Besok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan data BEI, per Selasa 13 Februari 2024, saham emiten BUMI naik 4,65% ke Rp90 per saham. Nilai transaksi tercatat  Rp39,75 miliar dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 441,20 juta saham.Director and Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengungkapkan, saham Bumi secara signifikan masih undervalued atau dinilai terlalu rendah di pasar.
&quot;Saham BUMI mampu masuk ke dalam 5 indeks internasional The Financial Times Stock Exchange (FTSE) &amp;amp; MSCI Indonesia, dan semoga bisa juga dianggap layak untuk dimasukkan ke dalam LQ45 oleh BEI segera,&quot; katanya dalam keterbukaan informasi, Sabtu (24/2/2024).
Sementara itu, Dileep juga mengatakan produksi batu bara BUMI pada 2023 berkisar antara 75 metrik ton-80 metrik ton (MT). Sementara prediksi 2024 akan mengalami kenaikan sebesar 4%-5%  dibanding 2023.
Tahun 2024 diperkirakan akan menjadi tahun yang jauh lebih superior dibanding 2023.
Dia menambahkan, kunci kinerjanya adalah mengoptimalkan volume yang selaras dengan permintaan pasar, mencapai modal kerja, dan meningkatkan efisiensi secara menyeluruh.
&amp;ldquo;Mudah-mudahan kami dapat segera mengumumkan kerja sama bisnis dalam proyek hilirisasi batubara untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham di masa depan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
