<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Muslim Bidik Pasar Industri Halal di Korsel</title><description>Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) membidik pasar industri halal di Korea Selatan (Korsel).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel"/><item><title>Pengusaha Muslim Bidik Pasar Industri Halal di Korsel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel</guid><pubDate>Sabtu 24 Februari 2024 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Mieke Dearni Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel-otSAnBVND3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha Muslim Bidik Pasar di Korsel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/24/320/2974856/pengusaha-muslim-bidik-pasar-industri-halal-di-korsel-otSAnBVND3.jpg</image><title>Pengusaha Muslim Bidik Pasar di Korsel (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) membidik pasar industri halal di Korea Selatan (Korsel). Hal ini seiring dengan adanya Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Ipemi di  Korsel.
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil menyebut, penting membangun Halal Value Chain. Terlebih, Indonesia merupakan negara dengan jumlah Muslim terbesar di Indonesia.

BACA JUGA:
Rupiah Melemah, Sri Mulyani: Masih Lebih Baik Dibanding Malaysia dan Korea

&quot;Indonesia memiliki pasar yang sangat besar bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan mekanisme rantai pasok global bagi Islamic Industry. Penting bagi Ipemi mengakomodir kepentingan para pelaku usaha halal dengan menciptakan ekosistem bisnis halal terintegrasi,&quot; kata Ingrid, Sabtu (24/2/2024).
Kata dia, terbentuknya PPLN Ipemi Korsel dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Khususnya mendatangkan investor Negeri Gingseng untuk mendukung industri halal nasional.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Harapan Ingrid, Ipemi Korsel bisa menjadi wadah untuk meningkatkan interaksi bisnis, memelihara kemitraan, dan menghadirkan ligkungan yang kondusif dalam pertukaran ide dan pengetahuan.Ia juga berharap, koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Korsel dapat berkontribusi terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.
&quot;Membuka peluang besar kerja sama ekonomi, serta meningkatkan perdagangan bilateral, menarik investasi, serta memelihara hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0MS81L3g4dDR0a2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) membidik pasar industri halal di Korea Selatan (Korsel). Hal ini seiring dengan adanya Pengurus Perwakilan Luar Negeri (PPLN) Ipemi di  Korsel.
Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil menyebut, penting membangun Halal Value Chain. Terlebih, Indonesia merupakan negara dengan jumlah Muslim terbesar di Indonesia.

BACA JUGA:
Rupiah Melemah, Sri Mulyani: Masih Lebih Baik Dibanding Malaysia dan Korea

&quot;Indonesia memiliki pasar yang sangat besar bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan mekanisme rantai pasok global bagi Islamic Industry. Penting bagi Ipemi mengakomodir kepentingan para pelaku usaha halal dengan menciptakan ekosistem bisnis halal terintegrasi,&quot; kata Ingrid, Sabtu (24/2/2024).
Kata dia, terbentuknya PPLN Ipemi Korsel dapat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara. Khususnya mendatangkan investor Negeri Gingseng untuk mendukung industri halal nasional.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Harapan Ingrid, Ipemi Korsel bisa menjadi wadah untuk meningkatkan interaksi bisnis, memelihara kemitraan, dan menghadirkan ligkungan yang kondusif dalam pertukaran ide dan pengetahuan.Ia juga berharap, koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Korsel dapat berkontribusi terhadap prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih besar.
&quot;Membuka peluang besar kerja sama ekonomi, serta meningkatkan perdagangan bilateral, menarik investasi, serta memelihara hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
