<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beras Premium Tak Langka tapi Harganya Meroket</title><description>Harga beras di sejumlah daerah mengalami kenaikan bahkan stoknya langka.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket"/><item><title>Beras Premium Tak Langka tapi Harganya Meroket</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket</guid><pubDate>Minggu 25 Februari 2024 08:12 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket-u0yQTTYxiI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga beras premium alami kenaikan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/25/320/2975039/beras-premium-tak-langka-tapi-harganya-meroket-u0yQTTYxiI.jpg</image><title>Harga beras premium alami kenaikan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0Ny81L3g4dDR3dm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Harga beras di sejumlah daerah mengalami kenaikan bahkan stoknya langka. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menepis adanya isu yang beredar di publik mengenai stok beras di pasar tradisional kosong.
Kepala Bagian Perdagangan Disdagin Depok, Sony Hendro mengatakan stok beras di pasaran tetap ada meski mengalami kenaikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

BACA JUGA:
4 Fakta Menarik Bansos Beras Terus Dibagikan di Tengah Mahalnya Harga Beras

&amp;ldquo;Beras premium dan medium di pasar tradisional tidak kosong, tersedia, tetapi memang harganya di atas HET,&amp;rdquo; kata Sony dalam keterangannya dikutip, Minggu (25/2/2024).
Sony menjelaskan naiknya harga beras disebabkan karena produsen gabah yang juga menaikkan harga jual. Permasalahan ini, lanjutnya, kerap dibahas setiap rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian inflasi daerah tingkat nasional.

BACA JUGA:
5 Fakta Harga Beras Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

&amp;ldquo;Untuk beras premium HET-nya Rp13.900 per kilogram (kg), tetapi pedagang pasar jualnya Rp15 ribu-16 ribu per kg. Mereka tidak terikat dengan aturan pemerintah yang harus menjual sesuai HET,&amp;rdquo; ucapnya.
Sony mengatakan stok beras di ritel minimarket mengalami penurunan. Sedangkan supermarket, beras premium dan medium sudah mulai tersedia kembali.&amp;ldquo;Kalau di Alfamart dan Indomaret ada tapi sekali pengiriman memang hanya 10 kantong dari distributornya yang terletak di luar Depok. Tetapi Tiptop, Hypermarket, Transmart sudah ada pengiriman beras sejak Senin lalu,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, Sony mengatakan bahwa harga beras medium hampir tembus Rp55 ribu/5 kilogram atau Rp10.900/kg dan beras premium hampir tembus Rp70 ribu/5 kilogram.
&amp;ldquo;Di pasar swalayan harganya sesuai HET, beras medium Rp 54.500/5kg atau Rp10.900/kg, beras premium Rp69.000/5kg,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMi8xLzE3NzU0Ny81L3g4dDR3dm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Harga beras di sejumlah daerah mengalami kenaikan bahkan stoknya langka. Namun Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menepis adanya isu yang beredar di publik mengenai stok beras di pasar tradisional kosong.
Kepala Bagian Perdagangan Disdagin Depok, Sony Hendro mengatakan stok beras di pasaran tetap ada meski mengalami kenaikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

BACA JUGA:
4 Fakta Menarik Bansos Beras Terus Dibagikan di Tengah Mahalnya Harga Beras

&amp;ldquo;Beras premium dan medium di pasar tradisional tidak kosong, tersedia, tetapi memang harganya di atas HET,&amp;rdquo; kata Sony dalam keterangannya dikutip, Minggu (25/2/2024).
Sony menjelaskan naiknya harga beras disebabkan karena produsen gabah yang juga menaikkan harga jual. Permasalahan ini, lanjutnya, kerap dibahas setiap rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian inflasi daerah tingkat nasional.

BACA JUGA:
5 Fakta Harga Beras Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

&amp;ldquo;Untuk beras premium HET-nya Rp13.900 per kilogram (kg), tetapi pedagang pasar jualnya Rp15 ribu-16 ribu per kg. Mereka tidak terikat dengan aturan pemerintah yang harus menjual sesuai HET,&amp;rdquo; ucapnya.
Sony mengatakan stok beras di ritel minimarket mengalami penurunan. Sedangkan supermarket, beras premium dan medium sudah mulai tersedia kembali.&amp;ldquo;Kalau di Alfamart dan Indomaret ada tapi sekali pengiriman memang hanya 10 kantong dari distributornya yang terletak di luar Depok. Tetapi Tiptop, Hypermarket, Transmart sudah ada pengiriman beras sejak Senin lalu,&amp;rdquo; ujarnya.
Lebih lanjut, Sony mengatakan bahwa harga beras medium hampir tembus Rp55 ribu/5 kilogram atau Rp10.900/kg dan beras premium hampir tembus Rp70 ribu/5 kilogram.
&amp;ldquo;Di pasar swalayan harganya sesuai HET, beras medium Rp 54.500/5kg atau Rp10.900/kg, beras premium Rp69.000/5kg,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
