<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Mulai Susun RAPBN 2025, Dijalankan Presiden Terpilih</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menginstruksikan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih"/><item><title>Jokowi Mulai Susun RAPBN 2025, Dijalankan Presiden Terpilih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2024 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih-dvE7T5Rt7n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi mulai susun RAPBN 2025 (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/26/320/2975491/jokowi-mulai-susun-rapbn-2025-dijalankan-presiden-terpilih-dvE7T5Rt7n.jpg</image><title>Jokowi mulai susun RAPBN 2025 (Foto: Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNi8xLzE3NzMzNS81L3g4c3NpMHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi mulai menginstruksikan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Dia mengatakan bahwa rencana kerja pemerintah (RKP) dan kebijakan fiskal 2025 harus mengakomodasi program-program presiden terpilih pada Pilpres 2024.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang diselenggarakan di Istana Negara pada hari ini Senin 26 Februari 2024.

BACA JUGA:
Program Makan dan Susu Gratis Bakal Masuk APBN 2025?


&quot;Kemudian yang ketiga terkait rencana kerja pemerintah dan kebijakan fiskal tahun 2025. RKP tahun 2025 dan kebijakan fiskal adalah jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil pilpres 2024. Tapi ini juga kita sambil tunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,&quot; kata Jokowi dalam arahannya.
Jokowi juga meminta kepada menteri dan kepala lembaga untuk mempersiapkan RAPBN 2025 dengan memperhatikan program dari presiden terpilih.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira 


&quot;Maka RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres. Karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih,&quot; kata Jokowi.
Terkait kerangka ekonomi makro 2025, Jokowi meminta agar para menteri dan kepala lembaga memahami, serta mengikuti situasi dan ketidakpastian ekonomi global.
&quot;Kita tahu semuanya beberapa negara sudah masuk ke ekonominya masuk ke resesi seperti Jepang, inggris yang baru saja masuk resesi itu. Sehingga antisipasi dalam menyusun target pertumbuhan juga harus mencerminkan kehati-hatian tapi optimisme dan kredibilitas juga harus tetap kita jaga,&quot; ungkapnya.
Dalam sidang tersebut, Jokowi juga mengingatkan kepada menteri dan  kepala lembaga agar waspada dan memastikan masyarakat dapat beribadah  dengan baik pada bulan Ramadhan nanti.
&quot;Pertama bulan Maret kita akan memasuki bulan ramadhan dan di bulan  April kita akan merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah. Saya minta seluruh  kementerian lembaga yang terkait agar waspada dan memastikan masyarakat  dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,&quot; kata Jokowi.
Agar masyarakat dapat khusyuk dalam beribadah di bulan Ramadhan,  Jokowi pun meminta menteri dan kepala lembaga untuk memastikan  persediaan persediaan dan stabilitas harga pangan.
&quot;Oleh sebab itu saya minta utamanya menjaga persediaan pangan dan  jaga stabilitas harga pangan terutama bahan pokok. Dan juga percepatan  pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jaminan sosial,&quot; kata  Jokowi.
Jokowi juga meminta untuk melakukan pengecekan infrastruktur dan moda  transportasi untuk persiapan mudik masyarakat pada Idul Fitri nanti.
&quot;Cek betul persiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan  digunakan mudik oleh masyarakat. Saya kira ini setiap tahun kita selalu  persiapkan karena ini adalah event tahunan,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNi8xLzE3NzMzNS81L3g4c3NpMHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi mulai menginstruksikan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN). Dia mengatakan bahwa rencana kerja pemerintah (RKP) dan kebijakan fiskal 2025 harus mengakomodasi program-program presiden terpilih pada Pilpres 2024.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna yang diselenggarakan di Istana Negara pada hari ini Senin 26 Februari 2024.

BACA JUGA:
Program Makan dan Susu Gratis Bakal Masuk APBN 2025?


&quot;Kemudian yang ketiga terkait rencana kerja pemerintah dan kebijakan fiskal tahun 2025. RKP tahun 2025 dan kebijakan fiskal adalah jembatan untuk menjaga kesinambungan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil pilpres 2024. Tapi ini juga kita sambil tunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,&quot; kata Jokowi dalam arahannya.
Jokowi juga meminta kepada menteri dan kepala lembaga untuk mempersiapkan RAPBN 2025 dengan memperhatikan program dari presiden terpilih.

BACA JUGA:
APBN Surplus Rp31,3 Triliun di Januari 2024, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira 


&quot;Maka RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres. Karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih,&quot; kata Jokowi.
Terkait kerangka ekonomi makro 2025, Jokowi meminta agar para menteri dan kepala lembaga memahami, serta mengikuti situasi dan ketidakpastian ekonomi global.
&quot;Kita tahu semuanya beberapa negara sudah masuk ke ekonominya masuk ke resesi seperti Jepang, inggris yang baru saja masuk resesi itu. Sehingga antisipasi dalam menyusun target pertumbuhan juga harus mencerminkan kehati-hatian tapi optimisme dan kredibilitas juga harus tetap kita jaga,&quot; ungkapnya.
Dalam sidang tersebut, Jokowi juga mengingatkan kepada menteri dan  kepala lembaga agar waspada dan memastikan masyarakat dapat beribadah  dengan baik pada bulan Ramadhan nanti.
&quot;Pertama bulan Maret kita akan memasuki bulan ramadhan dan di bulan  April kita akan merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah. Saya minta seluruh  kementerian lembaga yang terkait agar waspada dan memastikan masyarakat  dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,&quot; kata Jokowi.
Agar masyarakat dapat khusyuk dalam beribadah di bulan Ramadhan,  Jokowi pun meminta menteri dan kepala lembaga untuk memastikan  persediaan persediaan dan stabilitas harga pangan.
&quot;Oleh sebab itu saya minta utamanya menjaga persediaan pangan dan  jaga stabilitas harga pangan terutama bahan pokok. Dan juga percepatan  pembagian seluruh paket perlindungan sosial dan jaminan sosial,&quot; kata  Jokowi.
Jokowi juga meminta untuk melakukan pengecekan infrastruktur dan moda  transportasi untuk persiapan mudik masyarakat pada Idul Fitri nanti.
&quot;Cek betul persiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan  digunakan mudik oleh masyarakat. Saya kira ini setiap tahun kita selalu  persiapkan karena ini adalah event tahunan,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
