<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akses Energi Bersih, UMKM di Jalur MRT Bakal Untung   </title><description>Mengakses energi bersih dan mempunyai harga yang murah akan membuat UMKM di jalur MRT mendapatkan keuntungan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung"/><item><title>Akses Energi Bersih, UMKM di Jalur MRT Bakal Untung   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung</guid><pubDate>Senin 26 Februari 2024 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Syifa Amelia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung-lK9sm0QR4r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM di Jalur MRT (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/26/455/2975733/akses-energi-bersih-umkm-di-jalur-mrt-bakal-untung-lK9sm0QR4r.jpg</image><title>UMKM di Jalur MRT (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mengakses energi bersih dan mempunyai harga yang murah akan membuat UMKM di jalur MRT mendapatkan keuntungan yang lebih.

&amp;ldquo;UMKM happy. Mereka akan banyak diuntungkan karena harga gas melalui jaringan pipa tentu lebih murah,&amp;rdquo; kata pengamat energi bersih Abadi Poernomo di Jakarta, Senin (26/2/2024).

BACA JUGA:Jaringan Gas di Kawasan Transit MRT Bisa Percepat Transisi Energi&amp;nbsp;


Jaringan gas (jargas) memang lebih murah dibandingkan LPG yang sebagian besar diperoleh melalui impor. Melalui ekspansi  PGN termasuk kerja sama dengan MRT Jakarta akan berdampak positif juga untuk mengurangi beban subsidi yang setiap tahun terus membengkak.

&amp;ldquo;Bagaimana pun, subsidi di LPG sudah cukup besar karena konsumsinya terus naik. Apalagi LPG 3 kg selama ini dijual di bawah harga keekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara terkait komitmen Pertamina menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, Abadi juga membenarkan. Sebab, meskipun merupakan energi fosil, namun emisi gas sangat kecil. Jauh lebih kecil dari batu bara dan minyak bumi.

&amp;ldquo;Betul, ke arah sana. Kalau terkait dengan energi bersih, ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan batu bara,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:Wamen BUMN Pastikan Merger Muamalat dan BTN Syariah Tak Rugikan UMKM&amp;nbsp;


Abadi sepakat dengan ekspansi yang terus dilakukan PGN. Termasuk ke depan, untuk memperluas jargas ke seluruh rumah tangga di Indonesia.  Tetapi, memang cukup sampai di sana. Sebagai upaya transisi energi, Pertamina juga harus melanjutkan implementasi energi baru dan terbarukan. Misalnya saja, memperluas pemasangan solar panel di berbagai SPBU.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mengakses energi bersih dan mempunyai harga yang murah akan membuat UMKM di jalur MRT mendapatkan keuntungan yang lebih.

&amp;ldquo;UMKM happy. Mereka akan banyak diuntungkan karena harga gas melalui jaringan pipa tentu lebih murah,&amp;rdquo; kata pengamat energi bersih Abadi Poernomo di Jakarta, Senin (26/2/2024).

BACA JUGA:Jaringan Gas di Kawasan Transit MRT Bisa Percepat Transisi Energi&amp;nbsp;


Jaringan gas (jargas) memang lebih murah dibandingkan LPG yang sebagian besar diperoleh melalui impor. Melalui ekspansi  PGN termasuk kerja sama dengan MRT Jakarta akan berdampak positif juga untuk mengurangi beban subsidi yang setiap tahun terus membengkak.

&amp;ldquo;Bagaimana pun, subsidi di LPG sudah cukup besar karena konsumsinya terus naik. Apalagi LPG 3 kg selama ini dijual di bawah harga keekonomian,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara terkait komitmen Pertamina menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, Abadi juga membenarkan. Sebab, meskipun merupakan energi fosil, namun emisi gas sangat kecil. Jauh lebih kecil dari batu bara dan minyak bumi.

&amp;ldquo;Betul, ke arah sana. Kalau terkait dengan energi bersih, ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan batu bara,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:Wamen BUMN Pastikan Merger Muamalat dan BTN Syariah Tak Rugikan UMKM&amp;nbsp;


Abadi sepakat dengan ekspansi yang terus dilakukan PGN. Termasuk ke depan, untuk memperluas jargas ke seluruh rumah tangga di Indonesia.  Tetapi, memang cukup sampai di sana. Sebagai upaya transisi energi, Pertamina juga harus melanjutkan implementasi energi baru dan terbarukan. Misalnya saja, memperluas pemasangan solar panel di berbagai SPBU.
</content:encoded></item></channel></rss>
