<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Indonesia Gabung InJourney, Erick Thohir: Kalau Bisa Sebelum Oktober   </title><description>Erick Thohir mengungkapkan soal perkembangan Garuda Indonesia yang akan bergabung dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober"/><item><title>Garuda Indonesia Gabung InJourney, Erick Thohir: Kalau Bisa Sebelum Oktober   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober</guid><pubDate>Selasa 27 Februari 2024 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober-8BhBzYrnF9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia Akan Gabung dengan Injourney. (Foto: Okezone.com/AP 2)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/27/320/2976264/garuda-indonesia-gabung-injourney-erick-thohir-kalau-bisa-sebelum-oktober-8BhBzYrnF9.jpg</image><title>Garuda Indonesia Akan Gabung dengan Injourney. (Foto: Okezone.com/AP 2)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan soal perkembangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang akan bergabung dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney tahun ini. Karena itu emiten bersandi saham GIAA nantinya menjadi anak usaha InJourney.
Garuda Indonesia akan bergabung dengan Holding Pariwisata dan Aviasi sebelum Oktober 2024. Aksi korporasi tersebut seiring dengan membaiknya keuangan perseroan setelah tahapan penyehatan atau restrukturisasi dilakukan.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat Angkut 109.072 Calon Jamaah Haji

Erick mengatakan, proses penggodokan maskapai penerbangan nasional sebagai unit usaha InJourney masih dilakukan. Namun, ditargetkan bisa terealisasi sebelum Oktober tahun ini.
&amp;ldquo;Kita lagi propose Garuda masuk ekosistem InJourney. Kan Garuda sama Citilink saja, kalau bisa sebelum bulan Oktober (masuk InJourney),&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui wartawan, Selasa (27/2/2024).

BACA JUGA:
Laporan Keuangan Membaik, Garuda Indonesia Bakal Gabung ke InJourney Tahun Ini

Senada, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, mengatakan seluruh tahapan restrukturisasi keuangan Garuda Indonesia sudah rampung, sehingga kinerja keuangan perusahaan diyakini terus membaik.
Dengan pembukuan keuangan yang positif itu, maka maskapai pelat merah ini didorong bisa menjadi anak usaha InJourney. Tiko memastikan struktur keuangan Garuda Indonesia akan kembali baik berdasarkan laporan keuangan tahun ini.
Garuda udah tuntas (restrukturisasi), nanti lihat laporan keuangannya bagus, tahun ini laporan keuangannya. (Masuk usaha InJourney tahun ini?) Iya, tahun ini, tahun ini,&amp;rdquo; papar Tiko.Sebelumnya, saat pembentukan InJourney, Kementerian BUMN melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding. Larangan itu karena maskapai masih menanggung utang jumbo mencapai ratusan triliun rupiah.
Saat itu, kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi kedepannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan soal perkembangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang akan bergabung dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney tahun ini. Karena itu emiten bersandi saham GIAA nantinya menjadi anak usaha InJourney.
Garuda Indonesia akan bergabung dengan Holding Pariwisata dan Aviasi sebelum Oktober 2024. Aksi korporasi tersebut seiring dengan membaiknya keuangan perseroan setelah tahapan penyehatan atau restrukturisasi dilakukan.

BACA JUGA:
Garuda Indonesia Siapkan 14 Pesawat Angkut 109.072 Calon Jamaah Haji

Erick mengatakan, proses penggodokan maskapai penerbangan nasional sebagai unit usaha InJourney masih dilakukan. Namun, ditargetkan bisa terealisasi sebelum Oktober tahun ini.
&amp;ldquo;Kita lagi propose Garuda masuk ekosistem InJourney. Kan Garuda sama Citilink saja, kalau bisa sebelum bulan Oktober (masuk InJourney),&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui wartawan, Selasa (27/2/2024).

BACA JUGA:
Laporan Keuangan Membaik, Garuda Indonesia Bakal Gabung ke InJourney Tahun Ini

Senada, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko, mengatakan seluruh tahapan restrukturisasi keuangan Garuda Indonesia sudah rampung, sehingga kinerja keuangan perusahaan diyakini terus membaik.
Dengan pembukuan keuangan yang positif itu, maka maskapai pelat merah ini didorong bisa menjadi anak usaha InJourney. Tiko memastikan struktur keuangan Garuda Indonesia akan kembali baik berdasarkan laporan keuangan tahun ini.
Garuda udah tuntas (restrukturisasi), nanti lihat laporan keuangannya bagus, tahun ini laporan keuangannya. (Masuk usaha InJourney tahun ini?) Iya, tahun ini, tahun ini,&amp;rdquo; papar Tiko.Sebelumnya, saat pembentukan InJourney, Kementerian BUMN melarang Garuda Indonesia masuk ke dalam anggota holding. Larangan itu karena maskapai masih menanggung utang jumbo mencapai ratusan triliun rupiah.
Saat itu, kebijakan menunda bergabungnya Garuda Indonesia ke dalam holding untuk menghindari kemungkinan buruk yang terjadi kedepannya.</content:encoded></item></channel></rss>
