<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Peluang Sektor Properti 2024, Investor Bidik Kota Ini</title><description>Tren bisnis sektor properti dapat dikatakan tidak ada habisnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini"/><item><title>Intip Peluang Sektor Properti 2024, Investor Bidik Kota Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini</guid><pubDate>Rabu 28 Februari 2024 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini-SbvlFqsgSG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Intip peluang sektor properti 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976702/intip-peluang-sektor-properti-2024-investor-bidik-kota-ini-SbvlFqsgSG.jpeg</image><title>Intip peluang sektor properti 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS80LzE3NTM1Mi81L3g4cXJlZXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tren bisnis sektor properti dapat dikatakan tidak ada habisnya. Karena properti merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Di samping itu, perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketahanan dalam pertumbuhan ekonomi di tahun 2023, dengan tingkat investasi asing yang menunjukkan pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya yang didominasi oleh sektor manufaktur dinilai optimis akan tetap stabil pada tahun 2024.

BACA JUGA:
Adhi Persada Properti Lolos PKPU 


&quot;Minat investor tidak hanya Jakarta tetapi juga luar kota, terus meningkat didukung oleh pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas di dalam Negeri,&quot; ujar Country Head and Head of Logistics &amp;amp; Industrial JLL Farazia Basarah, Rabu (28/2/2024).
Kemudian dari sisi industri dan logistik, adanya dua penyelesaian proyek baru di Cikarang dan Depok, kini total pasokan pergudangan modern di Jabodetabek hampir mencapai 2,7 juta meter persegi.

BACA JUGA:
Boutique Lifestyle Jadi Konsep Andalan Bisnis Properti di Bali 


&quot;Pasokan ini disertai dengan tingkat hunian yang terpantau terus sehat sejak pandemi, di level 90% untuk triwulan keempat,&quot; jelas Farazia.
Permintaan mencapai lebih dari 150 ribu meter persegi, mendominasi di wilayah Bekasi dan Cikarang. Namun, persaingan diperkirakan akan semakin ketat di dua tahun mendatang, terutama untuk area Cikarang dengan total penambahan 200 ribu meter persegi.
Selain itu pengembangan gudang multifungsi, sebagai fasilitas  penyimpanan dan area perakitan, atau retrofit untuk memenuhi kebutuhan  spesifik calon penyewa, juga fleksibilitas komersial dalam paket  pembayaran dan harga sewa dasar merupakan beberapa contoh dalam bentuk  adaptasi yang dilakukan oleh para pengembang untuk menarik tenant  (penyewa) baru.
Sebelumnya, pada tahun 2023 tingkat hunian untuk pusat perbelanjaan  relatif stabil di angka 88% mengingat tidak adanya pengembangan baru  pusat perbelanjaan di Jakarta.
&quot;Tahun 2023 diakhiri dengan tingkat hunian perkantoran yang masih  tergolong stabil, yaitu di angka 70% untuk kawasan CBD dan 71% untuk  kawasan Non CBD,&quot; ujar Yunus Karim sebagai Head of Research Jones Lang  LaSalle (JLL) Indonesia.
Yunus juga mengatakan Pasar Kondominium di tahun 2024 masih terbatas  namun, diperkirakan dalam pengembangan peluncuran produk masih tetap  adanya pertimbangan. Karena pada tahun 2023 Pasar tersebut mengalami  penurunan penjualan, hanya dua proyek dan sebagian pembeli masih  melakukan wait and see.
Untuk diketahui Kondominium merupakan unit individu milik pribadi  yang berada satu komunitas dengan unit-unit lainnya. Jadi artinya  pemilik kondominium memiliki hak guna beberapa bagian dari suatu  bangunan.
&quot;Indonesia mencatatkan volume investasi Hotel tertinggi di Asia  Tenggara pada tahun 2023 berkat kepercayaan investor terhadap fondasi  sektor yang kuat, diharapkan minat dan momentum yang berkelanjutan di  tahun 2024,&quot; ujar Senior Vice President, Investment Sales Asia, JLL  Hotels dan Hospitality Group Julien Naouri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS80LzE3NTM1Mi81L3g4cXJlZXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tren bisnis sektor properti dapat dikatakan tidak ada habisnya. Karena properti merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Di samping itu, perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketahanan dalam pertumbuhan ekonomi di tahun 2023, dengan tingkat investasi asing yang menunjukkan pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya yang didominasi oleh sektor manufaktur dinilai optimis akan tetap stabil pada tahun 2024.

BACA JUGA:
Adhi Persada Properti Lolos PKPU 


&quot;Minat investor tidak hanya Jakarta tetapi juga luar kota, terus meningkat didukung oleh pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas di dalam Negeri,&quot; ujar Country Head and Head of Logistics &amp;amp; Industrial JLL Farazia Basarah, Rabu (28/2/2024).
Kemudian dari sisi industri dan logistik, adanya dua penyelesaian proyek baru di Cikarang dan Depok, kini total pasokan pergudangan modern di Jabodetabek hampir mencapai 2,7 juta meter persegi.

BACA JUGA:
Boutique Lifestyle Jadi Konsep Andalan Bisnis Properti di Bali 


&quot;Pasokan ini disertai dengan tingkat hunian yang terpantau terus sehat sejak pandemi, di level 90% untuk triwulan keempat,&quot; jelas Farazia.
Permintaan mencapai lebih dari 150 ribu meter persegi, mendominasi di wilayah Bekasi dan Cikarang. Namun, persaingan diperkirakan akan semakin ketat di dua tahun mendatang, terutama untuk area Cikarang dengan total penambahan 200 ribu meter persegi.
Selain itu pengembangan gudang multifungsi, sebagai fasilitas  penyimpanan dan area perakitan, atau retrofit untuk memenuhi kebutuhan  spesifik calon penyewa, juga fleksibilitas komersial dalam paket  pembayaran dan harga sewa dasar merupakan beberapa contoh dalam bentuk  adaptasi yang dilakukan oleh para pengembang untuk menarik tenant  (penyewa) baru.
Sebelumnya, pada tahun 2023 tingkat hunian untuk pusat perbelanjaan  relatif stabil di angka 88% mengingat tidak adanya pengembangan baru  pusat perbelanjaan di Jakarta.
&quot;Tahun 2023 diakhiri dengan tingkat hunian perkantoran yang masih  tergolong stabil, yaitu di angka 70% untuk kawasan CBD dan 71% untuk  kawasan Non CBD,&quot; ujar Yunus Karim sebagai Head of Research Jones Lang  LaSalle (JLL) Indonesia.
Yunus juga mengatakan Pasar Kondominium di tahun 2024 masih terbatas  namun, diperkirakan dalam pengembangan peluncuran produk masih tetap  adanya pertimbangan. Karena pada tahun 2023 Pasar tersebut mengalami  penurunan penjualan, hanya dua proyek dan sebagian pembeli masih  melakukan wait and see.
Untuk diketahui Kondominium merupakan unit individu milik pribadi  yang berada satu komunitas dengan unit-unit lainnya. Jadi artinya  pemilik kondominium memiliki hak guna beberapa bagian dari suatu  bangunan.
&quot;Indonesia mencatatkan volume investasi Hotel tertinggi di Asia  Tenggara pada tahun 2023 berkat kepercayaan investor terhadap fondasi  sektor yang kuat, diharapkan minat dan momentum yang berkelanjutan di  tahun 2024,&quot; ujar Senior Vice President, Investment Sales Asia, JLL  Hotels dan Hospitality Group Julien Naouri.</content:encoded></item></channel></rss>
