<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Beras Meroket, KPPU Bentuk Tim Khusus Selidiki Dugaan Kartel</title><description>KPPU membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kartel beras. Hal ini seiring dengan harga beras yang naik tajam di pasaran</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel"/><item><title>Harga Beras Meroket, KPPU Bentuk Tim Khusus Selidiki Dugaan Kartel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel</guid><pubDate>Rabu 28 Februari 2024 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel-FG8QgQF7ce.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPPU bentuk tim selidiki kartel beras (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976774/harga-beras-meroket-kppu-bentuk-tim-khusus-selidiki-dugaan-kartel-FG8QgQF7ce.jpg</image><title>KPPU bentuk tim selidiki kartel beras (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; KPPU membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kartel beras. Hal ini seiring dengan harga beras yang naik tajam di pasaran.
Komisioner KPPU Pengawasan Persaingan Usaha Hilman Pujana mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menelisik penyebab harga beras di pasar yang terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
Impor 1,5 Juta Ton, Bulog Pastikan Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2024

Hilman mengatakan tim gabungan yang dibentuk untuk menyelidiki harga beras tersebut beranggotakan, Deputi Kajian Advokasi untuk Pencegahan hingga Komisioner Bidang Penegakan Hukum KPPU.
&quot;Kemarin rapat Komisi bentuk tim khusus beras ini ada dari tim kajian dan penegakan hukum,&quot; ujarnya  dalam konferensi pers di Kantornya, Rabu (28/2/2024).

BACA JUGA:
Beras Jadi Rebutan Dunia, Kini Orang Eropa Beralih Makan Gandum ke Nasi

Lebih jauh Hilman menjelaskan, tim khusus bentukan KPPU itu bertujuan untuk menganalisa seluruh aktivitas perberasan mulai dari hulu sampai hilir. Sejak padi di panen, dibawa kepenggilingan, hingga pendistribusian sampai pasar. Aktivitas tersebut tentunya melibatkan banyak pihak yang berpengaruh pada kondisi perberasan dipasar.&quot;Indikasi kartel belum, tentu belum bisa kita simpulkan saat ini,  proses pengumpulan data informasi ini jadi dasar kita, tak bisa simpulka  di awal,&quot; kata Hilman.
&quot;Tentunya kenapa kita bentuk semacam tim khusus tentunya kita melihat  semacam apa namanya hal-hal yang, oh ini tim KPPU perlu turun untuk  lihat sektor ini,&quot; sambungnya.
Selain itu, tim khusus tersebut juga bekerja untuk menganalisis  regulasi Pemerintah soal perberasan. Dikhawatirkan ada pula regulasi  yang justru menjadi hambatan atau penyebab harga beras di pasar menjadi  mahal.
&quot;Sumbernya ini apakah masalah di regulasi, kalau ada regulasi oh  berimplikasi ke harga ini nanti kami memberikan saran dan pertimbangan,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; KPPU membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kartel beras. Hal ini seiring dengan harga beras yang naik tajam di pasaran.
Komisioner KPPU Pengawasan Persaingan Usaha Hilman Pujana mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menelisik penyebab harga beras di pasar yang terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA:
Impor 1,5 Juta Ton, Bulog Pastikan Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2024

Hilman mengatakan tim gabungan yang dibentuk untuk menyelidiki harga beras tersebut beranggotakan, Deputi Kajian Advokasi untuk Pencegahan hingga Komisioner Bidang Penegakan Hukum KPPU.
&quot;Kemarin rapat Komisi bentuk tim khusus beras ini ada dari tim kajian dan penegakan hukum,&quot; ujarnya  dalam konferensi pers di Kantornya, Rabu (28/2/2024).

BACA JUGA:
Beras Jadi Rebutan Dunia, Kini Orang Eropa Beralih Makan Gandum ke Nasi

Lebih jauh Hilman menjelaskan, tim khusus bentukan KPPU itu bertujuan untuk menganalisa seluruh aktivitas perberasan mulai dari hulu sampai hilir. Sejak padi di panen, dibawa kepenggilingan, hingga pendistribusian sampai pasar. Aktivitas tersebut tentunya melibatkan banyak pihak yang berpengaruh pada kondisi perberasan dipasar.&quot;Indikasi kartel belum, tentu belum bisa kita simpulkan saat ini,  proses pengumpulan data informasi ini jadi dasar kita, tak bisa simpulka  di awal,&quot; kata Hilman.
&quot;Tentunya kenapa kita bentuk semacam tim khusus tentunya kita melihat  semacam apa namanya hal-hal yang, oh ini tim KPPU perlu turun untuk  lihat sektor ini,&quot; sambungnya.
Selain itu, tim khusus tersebut juga bekerja untuk menganalisis  regulasi Pemerintah soal perberasan. Dikhawatirkan ada pula regulasi  yang justru menjadi hambatan atau penyebab harga beras di pasar menjadi  mahal.
&quot;Sumbernya ini apakah masalah di regulasi, kalau ada regulasi oh  berimplikasi ke harga ini nanti kami memberikan saran dan pertimbangan,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
