<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Fresh Graduate di Singapura Tembus Rp50 Juta</title><description>Fresh Graduate di Singapura punya gaji fantastis mencapai Rp50 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta"/><item><title>Gaji Fresh Graduate di Singapura Tembus Rp50 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta</guid><pubDate>Rabu 28 Februari 2024 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta-jR6ekA8Q3G.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gaji fresh graduate di Singapura (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/28/320/2976781/gaji-fresh-graduate-di-singapura-tembus-rp50-juta-jR6ekA8Q3G.jpeg</image><title>Gaji fresh graduate di Singapura (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8xMy81NS85OTYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fresh Graduate di Singapura punya gaji fantastis mencapai Rp50 juta. Namun, banyak jenis pekerjaan yang mengalami penurunan gaji pada tahun 2023.
Berdasarkan survei ketenagakerjaan lulusan Universitas Otonom Gabungan pada Kamis, (22/2/2024) menunjukkan dalam enam bulan terakhir setelah mengikuti ujian, para lulusan yang mendapatkan pekerjaan turun menjadi 89,6% pada tahun 2023 dari 93,8% pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sudah Siapkan Pembayaran THR dan Gaji ke-13 PNS


Melansir dari channelnewsasia.com pada Rabu, (28/2/2024), rata-rata gaji kotor fresh graduate yang memiliki pekerjaan tetap dan penuh waktu meningkat 2,7% menjadi USD3.215 setara dengan Rp48,8 juta (dengan kurs Rp15.628 per USD) dari USD3.119 setara dengan Rp48,4 juta pada tahun 2022. Angka tersebut meningkat sebesar 10,5% antara 2021 dan 2022.

BACA JUGA:
Gaji PNS Naik Dirapel dan Cair pada Maret 2024


Pada 2023, dari 10.900 fresh graduate, 84,1% yang memiliki pekerjaan tetap penuh waktu. Hal ini turun dari 87,5% pada tahun 2022.
Sedangkan untuk gaji kelompok teknik turun menjadi USD3.343 setara dengan Rp52,24 juta pada 2023 dari USD3.417 setara dengan Rp53,40 juta pada tahun 2022. Sementara untuk kelompok teknologi informasi dan digital menjadi USD4.085 setara dengan Rp63,84 juta dari USD4.178 setara dengan Rp65,29 juta.
Namun, pada kelompok lingkungan binaan mengalami kenaikan gaji  rata-rata terbesar, dengan angka untuk sektor ini meningkat dari  USD2.785 setara dengan Rp43,52 juta pada tahun 2022 menjadi USD2.971  setara dengan Rp46,43 juta pada tahun 2023.
Dalam sebuah survei lanjutan, mengatakan bahwa hampir 700 lulusan  program studi yang biasanya memerlukan pelatihan praktik pasca sarjana  sebelum lulusan dampak mempraktikan profesinya.
Survei tersebut juga menemukan bahwa ada 97,2% yang mendapatkan  pekerjaan setelah menyelesaikan pelatihan praktik, pekerjaan rumah  tangga, atau pelatihan residensi tahun pertama, turun sedikit dari 97%  pada tahun 2022.
Gaji rata-rata bulanan bagi mereka yang memiliki pekerjaan tetap  penuh waktu adalah USD4.457 setara dengan Rp69,65 juta pada tahun 2023,  naik dari USD4.085 setara dengan Rp63,84 pada tahun 2022.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wNy8xMy81NS85OTYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Fresh Graduate di Singapura punya gaji fantastis mencapai Rp50 juta. Namun, banyak jenis pekerjaan yang mengalami penurunan gaji pada tahun 2023.
Berdasarkan survei ketenagakerjaan lulusan Universitas Otonom Gabungan pada Kamis, (22/2/2024) menunjukkan dalam enam bulan terakhir setelah mengikuti ujian, para lulusan yang mendapatkan pekerjaan turun menjadi 89,6% pada tahun 2023 dari 93,8% pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sudah Siapkan Pembayaran THR dan Gaji ke-13 PNS


Melansir dari channelnewsasia.com pada Rabu, (28/2/2024), rata-rata gaji kotor fresh graduate yang memiliki pekerjaan tetap dan penuh waktu meningkat 2,7% menjadi USD3.215 setara dengan Rp48,8 juta (dengan kurs Rp15.628 per USD) dari USD3.119 setara dengan Rp48,4 juta pada tahun 2022. Angka tersebut meningkat sebesar 10,5% antara 2021 dan 2022.

BACA JUGA:
Gaji PNS Naik Dirapel dan Cair pada Maret 2024


Pada 2023, dari 10.900 fresh graduate, 84,1% yang memiliki pekerjaan tetap penuh waktu. Hal ini turun dari 87,5% pada tahun 2022.
Sedangkan untuk gaji kelompok teknik turun menjadi USD3.343 setara dengan Rp52,24 juta pada 2023 dari USD3.417 setara dengan Rp53,40 juta pada tahun 2022. Sementara untuk kelompok teknologi informasi dan digital menjadi USD4.085 setara dengan Rp63,84 juta dari USD4.178 setara dengan Rp65,29 juta.
Namun, pada kelompok lingkungan binaan mengalami kenaikan gaji  rata-rata terbesar, dengan angka untuk sektor ini meningkat dari  USD2.785 setara dengan Rp43,52 juta pada tahun 2022 menjadi USD2.971  setara dengan Rp46,43 juta pada tahun 2023.
Dalam sebuah survei lanjutan, mengatakan bahwa hampir 700 lulusan  program studi yang biasanya memerlukan pelatihan praktik pasca sarjana  sebelum lulusan dampak mempraktikan profesinya.
Survei tersebut juga menemukan bahwa ada 97,2% yang mendapatkan  pekerjaan setelah menyelesaikan pelatihan praktik, pekerjaan rumah  tangga, atau pelatihan residensi tahun pertama, turun sedikit dari 97%  pada tahun 2022.
Gaji rata-rata bulanan bagi mereka yang memiliki pekerjaan tetap  penuh waktu adalah USD4.457 setara dengan Rp69,65 juta pada tahun 2023,  naik dari USD4.085 setara dengan Rp63,84 pada tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
