<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simulasi Makan Siang Gratis Rp15.000, Siswa Ngeluh Lauk Masih Keras</title><description>Siswa SMP Negeri 2 Curug, Tangerang mengeluhkan lauk pada program makan siang gratis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras"/><item><title>Simulasi Makan Siang Gratis Rp15.000, Siswa Ngeluh Lauk Masih Keras</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras</guid><pubDate>Kamis 29 Februari 2024 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras-5L8u5U5Iep.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simulasi makan siang gratis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/29/320/2977327/simulasi-makan-siang-gratis-rp15-000-siswa-ngeluh-lauk-masih-keras-5L8u5U5Iep.jpg</image><title>Simulasi makan siang gratis (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yOC8xLzE3NzcyOS81L3g4dGh4dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Siswa SMP Negeri 2 Curug, Tangerang mengeluhkan lauk pada program makan siang gratis. SMPN 2 Curug menyelenggarakan simulasi program makan siang gratis yang di inisiasi oleh Pemerintah Kabupaten setempat, Kamis (29/2/2024).
Pada simulasi tersebut, biaya makan siang gratis di SMPN 2 Curug sebesar Rp15 ribu. Terdiri dari 4 varian menu yang akan disuguhkan berbeda-beda setiap harinya kepada para siswa. Tidak semua varian berisikan nasi, 2 di antara 4 varian tersebut merupakan siomay dan gado-gado lontong dan sayur.

BACA JUGA:
4 Opsi Daftar Menu Makan Siang Gratis Rp15.000 per Anak


Salah satu siswa di SMPN 2 Curug, Rizki (15) mengaku makanan yang disajikan relatif enak, meski memiliki catatan seperti pada salah satu item lauk, tumis buncis, masih cukup keras jika digigit.
&quot;Tadi makan pakai telor semur, tempe goreng, itu (dari segi rasa) enak, lauknya kurang dibuncis, buncisnya terlalu keras,&quot; ujar Rizki kepada MNC Portal, Kamis (29/2/2024).

BACA JUGA:
Ada Simulasi Makan Siang Gratis Rp15.000, Ini Menu yang Didapat Siswa SMP 


Pendapat yang sama juga dilontarkan oleh Zakia, siswa kelas 9 di SMPN 2 Curug, yang juga menilai buncisnya masih terlalu keras untuk dikunyah.&quot;Lauknya enak, tapi buncisnya masih keras,&quot; sambung Zakia.
Program makan siang gratis ini mendapat respon positif khususnya bagi Zakia. Sebab bisa menghemat pengeluarannya untuk membeli makan siang. Sehingga harapannya, uang jajan bisa ditabung atau bisa dislokasikan untuk membeli keperluan lainnya.
&quot;Cukup baik sih program ini, jadi mengurangi pengeluaran jajan,  karena kan mau ujian praktek juga, kalau biasanya jajan 15 ribu, jadi  bisa ditabung,&quot; lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  Airlangga Hartarto yang juga meninjau langsung simulasi makan gratis itu  menyampaikan bahwa pengadaan makan program makan siang gratis ini  berasal dari para UMKM di lingkungan sekolah.
Airlangga berharap, program makan siang gratis ini juga sekaligus  mendorong sektor ekonomi mikro. Mengingat akan terjadi perputaran  ekonomi ketika program tersebut sudah berjalan nantinya.
&quot;Di sini kita mau melihat simulasinya bagaimana ini bisa dilaksanakan  di sekolah. Bagaimana melibatkan UMKM dengan gizi yang terjaga dan  higienis,&quot; pungkas Airlangga.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yOC8xLzE3NzcyOS81L3g4dGh4dDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Siswa SMP Negeri 2 Curug, Tangerang mengeluhkan lauk pada program makan siang gratis. SMPN 2 Curug menyelenggarakan simulasi program makan siang gratis yang di inisiasi oleh Pemerintah Kabupaten setempat, Kamis (29/2/2024).
Pada simulasi tersebut, biaya makan siang gratis di SMPN 2 Curug sebesar Rp15 ribu. Terdiri dari 4 varian menu yang akan disuguhkan berbeda-beda setiap harinya kepada para siswa. Tidak semua varian berisikan nasi, 2 di antara 4 varian tersebut merupakan siomay dan gado-gado lontong dan sayur.

BACA JUGA:
4 Opsi Daftar Menu Makan Siang Gratis Rp15.000 per Anak


Salah satu siswa di SMPN 2 Curug, Rizki (15) mengaku makanan yang disajikan relatif enak, meski memiliki catatan seperti pada salah satu item lauk, tumis buncis, masih cukup keras jika digigit.
&quot;Tadi makan pakai telor semur, tempe goreng, itu (dari segi rasa) enak, lauknya kurang dibuncis, buncisnya terlalu keras,&quot; ujar Rizki kepada MNC Portal, Kamis (29/2/2024).

BACA JUGA:
Ada Simulasi Makan Siang Gratis Rp15.000, Ini Menu yang Didapat Siswa SMP 


Pendapat yang sama juga dilontarkan oleh Zakia, siswa kelas 9 di SMPN 2 Curug, yang juga menilai buncisnya masih terlalu keras untuk dikunyah.&quot;Lauknya enak, tapi buncisnya masih keras,&quot; sambung Zakia.
Program makan siang gratis ini mendapat respon positif khususnya bagi Zakia. Sebab bisa menghemat pengeluarannya untuk membeli makan siang. Sehingga harapannya, uang jajan bisa ditabung atau bisa dislokasikan untuk membeli keperluan lainnya.
&quot;Cukup baik sih program ini, jadi mengurangi pengeluaran jajan,  karena kan mau ujian praktek juga, kalau biasanya jajan 15 ribu, jadi  bisa ditabung,&quot; lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  Airlangga Hartarto yang juga meninjau langsung simulasi makan gratis itu  menyampaikan bahwa pengadaan makan program makan siang gratis ini  berasal dari para UMKM di lingkungan sekolah.
Airlangga berharap, program makan siang gratis ini juga sekaligus  mendorong sektor ekonomi mikro. Mengingat akan terjadi perputaran  ekonomi ketika program tersebut sudah berjalan nantinya.
&quot;Di sini kita mau melihat simulasinya bagaimana ini bisa dilaksanakan  di sekolah. Bagaimana melibatkan UMKM dengan gizi yang terjaga dan  higienis,&quot; pungkas Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
