<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tinjau Kantor Presiden di IKN, Pembangunan Capai 74%</title><description>Jokowi meninjau langsung progres pembangunan Kantor Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74"/><item><title>Jokowi Tinjau Kantor Presiden di IKN, Pembangunan Capai 74%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74</guid><pubDate>Jum'at 01 Maret 2024 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74-CWMnqB7aQg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di IKN (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/01/470/2977540/jokowi-tinjau-kantor-presiden-di-ikn-pembangunan-capai-74-CWMnqB7aQg.jpg</image><title>Presiden Jokowi di IKN (Foto: Setkab)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yOS8xLzE3Nzc5Ny81L3g4dGt5Znc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung progres pembangunan Kantor Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur. Jokowi mengecek pembangunan infrastruktur yang kini telah mencapai 74% tersebut.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti, mengungkapkan bahwa pembangunan struktur bangunan utama telah selesai. Kini, pihaknya tengah berfokus pada pemasangan baja serta bilah-bilah sayap Garuda yang menjadi bagian penting dari konstruksi.

BACA JUGA:
Bangun International Microfinance Center di IKN, Jokowi Apresiasi BRI Ambil Peran Besar Majukan UMKM Indonesia

&quot;Saat ini bilah-bilah ini sudah terpasang 1.282 dari 4.650, jadi kira-kira sepertiganya. Dan kami harapkan nanti untuk sayap burung Garuda ini bisa selesai di akhir Maret ini,&quot; kata Diana.
Selain itu, Diana menekankan pentingnya pembangunan Kantor Presiden yang ramah lingkungan dan cerdas, di samping pembangunan interiornya. Diana berharap, Kantor Presiden di IKN bisa selesai dan fungsional pada Juni untuk digunakan dalam Upacara Peringatan Kemerdekaan ke-79 RI.

BACA JUGA:
BRI Bangun Kantor Baru di IKN, Jokowi: Mudahkan Transaksi UMKM

Kendati menghadapi beberapa kendala, terutama terkait logistik dan pemasangan baja dan bilah, Diana tetap optimistis bahwa pembangunan akan selesai tepat waktu. &quot;Saya masih optimistis untuk bisa selesai, fungsional, tapi nanti masih ada sedikit-sedikit tambahan, mungkin untuk lanskapnya,&quot; ungkapnya.Kantor Presiden baru ini diharapkan menjadi ikon Ibu Kota Nusantara, terutama dengan adanya burung Garuda yang menjadi simbol infrastruktur di tengah Kota Nusantara.
&quot;Burung Garuda di sini juga sayapnya lebar, ini berada di tengah-tengah Kota Nusantara dan ini nanti akan berada di tempat yang tertinggi, sehingga ini yang dinanti-nanti untuk ikon Ibu Kota Nusantara,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yOS8xLzE3Nzc5Ny81L3g4dGt5Znc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung progres pembangunan Kantor Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur. Jokowi mengecek pembangunan infrastruktur yang kini telah mencapai 74% tersebut.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti, mengungkapkan bahwa pembangunan struktur bangunan utama telah selesai. Kini, pihaknya tengah berfokus pada pemasangan baja serta bilah-bilah sayap Garuda yang menjadi bagian penting dari konstruksi.

BACA JUGA:
Bangun International Microfinance Center di IKN, Jokowi Apresiasi BRI Ambil Peran Besar Majukan UMKM Indonesia

&quot;Saat ini bilah-bilah ini sudah terpasang 1.282 dari 4.650, jadi kira-kira sepertiganya. Dan kami harapkan nanti untuk sayap burung Garuda ini bisa selesai di akhir Maret ini,&quot; kata Diana.
Selain itu, Diana menekankan pentingnya pembangunan Kantor Presiden yang ramah lingkungan dan cerdas, di samping pembangunan interiornya. Diana berharap, Kantor Presiden di IKN bisa selesai dan fungsional pada Juni untuk digunakan dalam Upacara Peringatan Kemerdekaan ke-79 RI.

BACA JUGA:
BRI Bangun Kantor Baru di IKN, Jokowi: Mudahkan Transaksi UMKM

Kendati menghadapi beberapa kendala, terutama terkait logistik dan pemasangan baja dan bilah, Diana tetap optimistis bahwa pembangunan akan selesai tepat waktu. &quot;Saya masih optimistis untuk bisa selesai, fungsional, tapi nanti masih ada sedikit-sedikit tambahan, mungkin untuk lanskapnya,&quot; ungkapnya.Kantor Presiden baru ini diharapkan menjadi ikon Ibu Kota Nusantara, terutama dengan adanya burung Garuda yang menjadi simbol infrastruktur di tengah Kota Nusantara.
&quot;Burung Garuda di sini juga sayapnya lebar, ini berada di tengah-tengah Kota Nusantara dan ini nanti akan berada di tempat yang tertinggi, sehingga ini yang dinanti-nanti untuk ikon Ibu Kota Nusantara,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
