<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terdampak Gempa, Pembangunan Gedung LHK di Mataram Rampung</title><description>PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meresmikan Gedung Kantor BPSILHK di Mataram.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung"/><item><title>Terdampak Gempa, Pembangunan Gedung LHK di Mataram Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung</guid><pubDate>Sabtu 02 Maret 2024 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung-qb7MpIxgQX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita rampungkan pembangunan gedung LHK di Mataram (Foto: Waskita)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/02/470/2978143/terdampak-gempa-pembangunan-gedung-lhk-di-mataram-rampung-qb7MpIxgQX.jpg</image><title>Waskita rampungkan pembangunan gedung LHK di Mataram (Foto: Waskita)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNS8xLzE3NzYzOS81L3g4dGFqdWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meresmikan Gedung Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Mataram. Gedung tersebut selesai diperbaiki usai terkena dampak gempa bumi 2018.
Kepala Biro Umum Setjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Samidi menyampaikan dalam sambutan bahwa hari ini kantor baru telah selesai dibangun sehingga bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:
Gempa M3,1 Guncang Kolono Konawe Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Hal tentunya ini dalam rangka mendukung Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Mataram dalam melakukan proses kajian standarisasi,&amp;rdquo; kata Samidi, Sabtu (2/3/2024).
SVP Corporate Secretary Perseroan Ermy Puspa Yunita mengatakan, diharapkan dengan dibangunnya gedung kantor ini BPSILHK Mataram dapat melakukan kajian standarisasi terkait lingkungan hidup.

BACA JUGA:
Kasus Bullying Brutal Gemparkan Malang, Satu Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pramuka

&amp;rdquo;Semoga gedung ini dapat meningkatkan kinerja dan juga bermanfaat bagi BPSILHK dalam melakukan kajian standarisasi untuk keberlangsungan lingkungan hidup,&amp;rdquo; terangnya.Untuk diketahui dalam proses pembangunan design and build Gedung kantor BPSILHK ini, Waskita melakukan inovasi pengembangan desain dengan perkuatan struktur bangunan sesuai dengan standard index gempa di Lombok. Selain itu, Waskita juga menerapkan green construction pada pekerjaan bagunan ini yaitu dengan menggunakan material pemasangan dinding rooster yang cukup masif di area bangunan. Hal ini sebagai penunjang untuk mengurasi emisi carbon dari air conditioner dan memberikan sirkulasi udara bersih.
Sementara itu, pemasangan kaca di jendela yang cukup banyak pada bangunan utama untuk meminimalisir penggunaan listrik sebagai penerangan didalam ruangan serta pemasangan grease trap sebagai pengolahan air bekas sebelum dibuang ke saluran air.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yNS8xLzE3NzYzOS81L3g4dGFqdWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat meresmikan Gedung Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Mataram. Gedung tersebut selesai diperbaiki usai terkena dampak gempa bumi 2018.
Kepala Biro Umum Setjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Samidi menyampaikan dalam sambutan bahwa hari ini kantor baru telah selesai dibangun sehingga bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:
Gempa M3,1 Guncang Kolono Konawe Selatan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Hal tentunya ini dalam rangka mendukung Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Mataram dalam melakukan proses kajian standarisasi,&amp;rdquo; kata Samidi, Sabtu (2/3/2024).
SVP Corporate Secretary Perseroan Ermy Puspa Yunita mengatakan, diharapkan dengan dibangunnya gedung kantor ini BPSILHK Mataram dapat melakukan kajian standarisasi terkait lingkungan hidup.

BACA JUGA:
Kasus Bullying Brutal Gemparkan Malang, Satu Pelajar Dikeroyok Sekelompok Pramuka

&amp;rdquo;Semoga gedung ini dapat meningkatkan kinerja dan juga bermanfaat bagi BPSILHK dalam melakukan kajian standarisasi untuk keberlangsungan lingkungan hidup,&amp;rdquo; terangnya.Untuk diketahui dalam proses pembangunan design and build Gedung kantor BPSILHK ini, Waskita melakukan inovasi pengembangan desain dengan perkuatan struktur bangunan sesuai dengan standard index gempa di Lombok. Selain itu, Waskita juga menerapkan green construction pada pekerjaan bagunan ini yaitu dengan menggunakan material pemasangan dinding rooster yang cukup masif di area bangunan. Hal ini sebagai penunjang untuk mengurasi emisi carbon dari air conditioner dan memberikan sirkulasi udara bersih.
Sementara itu, pemasangan kaca di jendela yang cukup banyak pada bangunan utama untuk meminimalisir penggunaan listrik sebagai penerangan didalam ruangan serta pemasangan grease trap sebagai pengolahan air bekas sebelum dibuang ke saluran air.</content:encoded></item></channel></rss>
