<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! Utang Orang RI Bakal Bengkak pada Ramadhan 2024</title><description>OJK memperkirakan utang pembiayaan akan tumbuh 11% hingga 13% pada saat Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024"/><item><title>Siap-Siap! Utang Orang RI Bakal Bengkak pada Ramadhan 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2024 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024-09hYB9I5fl.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Utang Indonesia Bakal Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/04/320/2978915/siap-siap-utang-orang-ri-bakal-bengkak-pada-ramadhan-2024-09hYB9I5fl.jpeg</image><title>Utang Indonesia Bakal Naik (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNC8xLzE3Nzg5OS81L3g4dHQyYjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan utang pembiayaan akan tumbuh 11% hingga 13% pada saat Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Agusman mengatakan, berdasarkan data penyaluran pembiayaan selama lima tahun terakhir, selalu terdapat tren peningkatan penyaluran pembiayaan satu bulan sebelum Idul Fitri alias selama bulan Ramadhan, khususnya penyaluran pembiayaan multiguna pada kendaraan bermotor.

BACA JUGA:
OJK Cabut Sanksi Akulaku, Ini Alasannya

&amp;ldquo;Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat atas kendaraan bermotor, termasuk untuk keperluan mudik atau bepergian selama libur lebaran,&amp;rdquo; kata Agusman dalam konferensi pers secara daring pada Senin (4/3/2024).

BACA JUGA:
OJK Catat IHSG Menguat ke 7.316 hingga Februari 2024

Selain itu, OJK juga memperkirakan peningkatan penyaluran pembiayaan melalui buy now pay later (BNPL). Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadan dan lebaran.&amp;ldquo;Seperti pembelian barang-barang persiapan untuk puasa dan lebaran, serta tiket transportasi untuk mudik lebaran,&amp;rdquo; imbuh Agusman.
Terkait adanya adanya tren peningkatan tersebut, OJK mengimbau perusahaan pembiayaan untuk tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran pembiayaan, sehingga pertumbuhan piutang tidak diiringi dengan kenaikan risiko kredit.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNC8xLzE3Nzg5OS81L3g4dHQyYjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan utang pembiayaan akan tumbuh 11% hingga 13% pada saat Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Agusman mengatakan, berdasarkan data penyaluran pembiayaan selama lima tahun terakhir, selalu terdapat tren peningkatan penyaluran pembiayaan satu bulan sebelum Idul Fitri alias selama bulan Ramadhan, khususnya penyaluran pembiayaan multiguna pada kendaraan bermotor.

BACA JUGA:
OJK Cabut Sanksi Akulaku, Ini Alasannya

&amp;ldquo;Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat atas kendaraan bermotor, termasuk untuk keperluan mudik atau bepergian selama libur lebaran,&amp;rdquo; kata Agusman dalam konferensi pers secara daring pada Senin (4/3/2024).

BACA JUGA:
OJK Catat IHSG Menguat ke 7.316 hingga Februari 2024

Selain itu, OJK juga memperkirakan peningkatan penyaluran pembiayaan melalui buy now pay later (BNPL). Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadan dan lebaran.&amp;ldquo;Seperti pembelian barang-barang persiapan untuk puasa dan lebaran, serta tiket transportasi untuk mudik lebaran,&amp;rdquo; imbuh Agusman.
Terkait adanya adanya tren peningkatan tersebut, OJK mengimbau perusahaan pembiayaan untuk tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran pembiayaan, sehingga pertumbuhan piutang tidak diiringi dengan kenaikan risiko kredit.</content:encoded></item></channel></rss>
