<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dolar AS Kembali Perkasa, Rupiah Ditutup Keok ke Rp15.771/USD</title><description>rupiah kembali ditutup melemah 29 poin ke level Rp15.771 pada sore ini, Selasa (5/3/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd"/><item><title>Dolar AS Kembali Perkasa, Rupiah Ditutup Keok ke Rp15.771/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd</guid><pubDate>Selasa 05 Maret 2024 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd-nkJIlEKTGL.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah melemah hari ini. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/05/320/2979368/dolar-as-kembali-perkasa-rupiah-ditutup-keok-ke-rp15-771-usd-nkJIlEKTGL.jpeg</image><title>Rupiah melemah hari ini. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNC8xLzE3NzkyMC81L3g4dHVjc2k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah kembali ditutup melemah 29 poin ke level Rp15.771 pada sore ini, Selasa (5/3/2024).
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks dolar AS menguat karena kesaksian  Powell dan data nonfarm payrolls ditunggu Pasar sekarang fokus pada kesaksian Ketua Fed Jerome Powell selama dua hari minggu ini, untuk mengetahui petunjuk lebih lanjut mengenai jalur suku bunga.

BACA JUGA:
Berapa Kali Insentif Uang Prakerja 2024 Cair? Ini Jadwal Lengkapnya

&quot;Para analis memperkirakan Powell akan menegaskan kembali pendiriannya bahwa The Fed perlu lebih diyakinkan bahwa inflasi bergerak kembali menuju target tahunan bank sebesar 2%, dan ketua The Fed diperkirakan akan mempertahankan sikap hawkishnya,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya.
Namun, para pelaku pasar masih mempertimbangkan peluang yang lebih besar untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Juni, menurut alat CME Fedwatch.

BACA JUGA:
Dolar AS Keok, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp15.704/USD

Setelah kesaksian Powell, fokus juga tertuju pada data nonfarm payrolls utama untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat. Pasar tenaga kerja yang melemah juga merupakan salah satu pertimbangan utama The Fed untuk mengubah suku bunga.Dari sentimen domestik, pasar saat ini memantau perkembangan rapat  paripurna DPR yang diwarnai dengan interupsi mengenai tentang kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang dimotori oleh Fraksi PDIP, PKB dan PKS serta Nasdem.
Bahkan fraksi PDIP, PKS dan PKB serta Nasdem terus menyuarakan menyinggung soal penggunaan hak angket untuk selidiki dugaan kecurangan penyelenggaraan Pilpres 2024.
Jika nantinya pemerintah terbukti melakukan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu maka harus ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, jika tidak terbukti maka bisa menjadi klarifikasi isu negatif kepada pemerintah.
Dengan demikian, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup lanjutkan pelemahan di rentang Rp15.760 - Rp15.820.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNC8xLzE3NzkyMC81L3g4dHVjc2k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah kembali ditutup melemah 29 poin ke level Rp15.771 pada sore ini, Selasa (5/3/2024).
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, indeks dolar AS menguat karena kesaksian  Powell dan data nonfarm payrolls ditunggu Pasar sekarang fokus pada kesaksian Ketua Fed Jerome Powell selama dua hari minggu ini, untuk mengetahui petunjuk lebih lanjut mengenai jalur suku bunga.

BACA JUGA:
Berapa Kali Insentif Uang Prakerja 2024 Cair? Ini Jadwal Lengkapnya

&quot;Para analis memperkirakan Powell akan menegaskan kembali pendiriannya bahwa The Fed perlu lebih diyakinkan bahwa inflasi bergerak kembali menuju target tahunan bank sebesar 2%, dan ketua The Fed diperkirakan akan mempertahankan sikap hawkishnya,&quot; tulis Ibrahim dalam risetnya.
Namun, para pelaku pasar masih mempertimbangkan peluang yang lebih besar untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Juni, menurut alat CME Fedwatch.

BACA JUGA:
Dolar AS Keok, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp15.704/USD

Setelah kesaksian Powell, fokus juga tertuju pada data nonfarm payrolls utama untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat. Pasar tenaga kerja yang melemah juga merupakan salah satu pertimbangan utama The Fed untuk mengubah suku bunga.Dari sentimen domestik, pasar saat ini memantau perkembangan rapat  paripurna DPR yang diwarnai dengan interupsi mengenai tentang kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang dimotori oleh Fraksi PDIP, PKB dan PKS serta Nasdem.
Bahkan fraksi PDIP, PKS dan PKB serta Nasdem terus menyuarakan menyinggung soal penggunaan hak angket untuk selidiki dugaan kecurangan penyelenggaraan Pilpres 2024.
Jika nantinya pemerintah terbukti melakukan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilu maka harus ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, jika tidak terbukti maka bisa menjadi klarifikasi isu negatif kepada pemerintah.
Dengan demikian, untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup lanjutkan pelemahan di rentang Rp15.760 - Rp15.820.</content:encoded></item></channel></rss>
