<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Dunia Virtual Online Bidik Dana Rp66,81 Miliar</title><description>PT Dunia Virtual Online Tbk bakal menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar"/><item><title>IPO, Dunia Virtual Online Bidik Dana Rp66,81 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar-xJzFWsA6KS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dunia Virtual Online bakal IPO (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/278/2979694/ipo-dunia-virtual-online-bidik-dana-rp66-81-miliar-xJzFWsA6KS.jpg</image><title>Dunia Virtual Online bakal IPO (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Dunia Virtual Online Tbk bakal menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan melepas 510 juta saham atau 20,08% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Perseroan tengah memasuki masa penawaran awal (bookbuilding) hingga 13 Maret 2024 mendatang dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp121-Rp131 per saham. Sehingga, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp66,81 miliar.

BACA JUGA:
Dana IPO di Pasar Modal Capai Rp3,45 Triliun


Perihal penggunaan dana, sebesar 64,17% dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk belanja modal. Secara rinci, sekitar 50,00% akan digunakan sebagai belanja modal untuk fitting out Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis.
Di mana, fitting out yang dimaksud adalah untuk melakukan instalasi infrastruktur penunjang, baik peralatan maupun perangkat di Data Hall 2 dan Data Hall 3 yang masih kosong agar dapat beroperasi dan melayani jasa colocation.

BACA JUGA:
LPS Minta BPR IPO, Ini Alasannya


Kemudian, sekitar 25,00% akan digunakan sebagai belanja modal untuk penambahan kapasitas kelistrikan Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis. Serta sekitar 25,00% lainnya akan digunakan sebagai belanja modal untuk penambahan kapasitas pendinginan Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis.
&amp;ldquo;Pihak atau calon vendor yang akan membantu perseroan dalam penambahan fasilitas kelistrikan dan pendinginan saat ini sedang dilakukan proses penjajakan oleh perseroan adalah Data Center Integrasi,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus, Rabu (6/3/2024).
Sementara itu, sebesar 35,83% dari dana hasil IPO akan digunakan  untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional perseroan  secara umum. Dengan rincian, sekitar 50,24% akan digunakan sebagai modal  kerja untuk perawatan peralatan MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing),  dan 49,76% lainnya akan digunakan sebagai modal kerja untuk perawatan  gedung.
&amp;ldquo;Lokasi yang akan memperoleh perawatan peralatan MEP dan perawatan  gedung adalah untuk seluruh lokasi gedung perseroan, baik kantor pusat  dan Data center AREA31 Cimanggis, Data center AREA31 Gedung Cyber 1 dan  Data center AREA31 Gedung TIFA I dan II,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Masa penawaran umum atau offering akan berlangsung pada 25-27 Maret  2024 dan perseroan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)  pada 1 April 2024 dengan kode AREA. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT  Panin Sekuritas Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Dunia Virtual Online Tbk bakal menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan melepas 510 juta saham atau 20,08% dari total modal ditempatkan dan disetor.
Perseroan tengah memasuki masa penawaran awal (bookbuilding) hingga 13 Maret 2024 mendatang dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp121-Rp131 per saham. Sehingga, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp66,81 miliar.

BACA JUGA:
Dana IPO di Pasar Modal Capai Rp3,45 Triliun


Perihal penggunaan dana, sebesar 64,17% dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk belanja modal. Secara rinci, sekitar 50,00% akan digunakan sebagai belanja modal untuk fitting out Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis.
Di mana, fitting out yang dimaksud adalah untuk melakukan instalasi infrastruktur penunjang, baik peralatan maupun perangkat di Data Hall 2 dan Data Hall 3 yang masih kosong agar dapat beroperasi dan melayani jasa colocation.

BACA JUGA:
LPS Minta BPR IPO, Ini Alasannya


Kemudian, sekitar 25,00% akan digunakan sebagai belanja modal untuk penambahan kapasitas kelistrikan Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis. Serta sekitar 25,00% lainnya akan digunakan sebagai belanja modal untuk penambahan kapasitas pendinginan Data Hall 2 dan Data Hall 3 di AREA31 Cimanggis.
&amp;ldquo;Pihak atau calon vendor yang akan membantu perseroan dalam penambahan fasilitas kelistrikan dan pendinginan saat ini sedang dilakukan proses penjajakan oleh perseroan adalah Data Center Integrasi,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus, Rabu (6/3/2024).
Sementara itu, sebesar 35,83% dari dana hasil IPO akan digunakan  untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional perseroan  secara umum. Dengan rincian, sekitar 50,24% akan digunakan sebagai modal  kerja untuk perawatan peralatan MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing),  dan 49,76% lainnya akan digunakan sebagai modal kerja untuk perawatan  gedung.
&amp;ldquo;Lokasi yang akan memperoleh perawatan peralatan MEP dan perawatan  gedung adalah untuk seluruh lokasi gedung perseroan, baik kantor pusat  dan Data center AREA31 Cimanggis, Data center AREA31 Gedung Cyber 1 dan  Data center AREA31 Gedung TIFA I dan II,&amp;rdquo; lanjut prospektus.
Masa penawaran umum atau offering akan berlangsung pada 25-27 Maret  2024 dan perseroan dijadwalkan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)  pada 1 April 2024 dengan kode AREA. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT  Panin Sekuritas Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
