<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Ancol Anjlok Hampir 10% Jelang Bagi-Bagi Dividen</title><description>Harga saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merosot hampir 10% dalam 30 hari terakhir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen"/><item><title>Saham Ancol Anjlok Hampir 10% Jelang Bagi-Bagi Dividen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen</guid><pubDate>Rabu 06 Maret 2024 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen-YwCLYLzmNR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham PJAA Turun (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/06/278/2979782/saham-ancol-anjlok-hampir-10-jelang-bagi-bagi-dividen-YwCLYLzmNR.jpg</image><title>Saham PJAA Turun (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNS8xLzE3Nzk1OS81L3g4dHZ6emk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merosot hampir 10% dalam 30 hari terakhir. Kondisi ini berlangsung menjelang pembagian dividen pada akhir Maret nanti.
Data perdagangan BEI Rabu (6/3/2024) menunjukkan saham PJAA turun 1,65% di Rp895 per saham. Transaksi-net mencapai Rp730,68 juta, dengan volume 817,4 ribu saham.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diprediksi Rebound, Simak Saham Berikut

Dalam kurun waktu sebulan terakhir, harga saham ini telah anjlok 9,60% dengan rentang harga di Rp845 sampai Rp1.000 per saham, mengutip data RTI Business.
Secara akumulatif transaksi-net PJAA dalam sepekan hanya mencapai Rp4,0 miliar, dengan volume bersih 4,3 juta saham. Nilai kapitalisasi pasar masih terjaga di angka Rp1,43 triliun.

BACA JUGA:
BEI Bakal Tendang Saham Nusantara Inti (UNIT)

Dalam prospektusnya, PJAA menetapkan dividen tahun buku 2023 sebesar Rp51,19 miliar, atau Rp32 per saham. Tanggal cum-dividen di pasar reguler dan negosiasi telah berlangsung pada 4 Maret 2024.Adapun pada Rabu (6/3/2024) merupakan tangga terakhir bagi investor atau recording date akhir agar dapat kebagian dividen PJAA melalui pembelian di Pasar Tunai. Pembayaran dividen akan berlangsung pada 28 Maret 2024.
Efektif hingga 31 Januari 2024, pemegang saham publik di PJAA mencapai 159 juta saham atau mewakili 9,99% dari total saham yang dikeluarkan perseroan. Sebagian besar atau setara 72,00% dikuasai oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNS8xLzE3Nzk1OS81L3g4dHZ6emk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Harga saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) merosot hampir 10% dalam 30 hari terakhir. Kondisi ini berlangsung menjelang pembagian dividen pada akhir Maret nanti.
Data perdagangan BEI Rabu (6/3/2024) menunjukkan saham PJAA turun 1,65% di Rp895 per saham. Transaksi-net mencapai Rp730,68 juta, dengan volume 817,4 ribu saham.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diprediksi Rebound, Simak Saham Berikut

Dalam kurun waktu sebulan terakhir, harga saham ini telah anjlok 9,60% dengan rentang harga di Rp845 sampai Rp1.000 per saham, mengutip data RTI Business.
Secara akumulatif transaksi-net PJAA dalam sepekan hanya mencapai Rp4,0 miliar, dengan volume bersih 4,3 juta saham. Nilai kapitalisasi pasar masih terjaga di angka Rp1,43 triliun.

BACA JUGA:
BEI Bakal Tendang Saham Nusantara Inti (UNIT)

Dalam prospektusnya, PJAA menetapkan dividen tahun buku 2023 sebesar Rp51,19 miliar, atau Rp32 per saham. Tanggal cum-dividen di pasar reguler dan negosiasi telah berlangsung pada 4 Maret 2024.Adapun pada Rabu (6/3/2024) merupakan tangga terakhir bagi investor atau recording date akhir agar dapat kebagian dividen PJAA melalui pembelian di Pasar Tunai. Pembayaran dividen akan berlangsung pada 28 Maret 2024.
Efektif hingga 31 Januari 2024, pemegang saham publik di PJAA mencapai 159 juta saham atau mewakili 9,99% dari total saham yang dikeluarkan perseroan. Sebagian besar atau setara 72,00% dikuasai oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
