<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Kota Pindah ke IKN, Sektor Properti Jakarta Gimana?</title><description>Perpindahan ibu kota ke IKN tidak akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis properti di Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana"/><item><title>Ibu Kota Pindah ke IKN, Sektor Properti Jakarta Gimana?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana</guid><pubDate>Kamis 07 Maret 2024 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana-2XXsvnlES3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Nasib properti jakarta usai ibukota pindah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/07/470/2980342/ibu-kota-pindah-ke-ikn-sektor-properti-jakarta-gimana-2XXsvnlES3.jpeg</image><title>Nasib properti jakarta usai ibukota pindah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAwOS81L3g4dHpyNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perpindahan ibu kota ke IKN tidak akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis properti di Jakarta. Pasalnya, seperti yang diketahui bersama, sebentar lagi DKI Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota Indonesia, melainkan menjadi Daerah Khusus Jakarta.

BACA JUGA:
Kebutuhan Investasi Sektor Hunian di IKN Diprediksi Rp150 Triliun


Tentu hal ini banyak yang mempertanyakan industri yang sudah berkembang pesat di Jakarta, khususnya properti. Namun, pada umumnya, sebagai ibu kota awal pasti akan menjadi kawasan pusat bisnis.
&amp;ldquo;Pada umumnya, mother city atau ibukota awal itu akan tetap menjadi kawasan pusat bisnis,&amp;rdquo; ujar Direktur Konsultan Strategi Knight Frank Indonesia, Sindiani S. Adinata pada Press Conference Jakarta Property Highlight H2 2023, Kamis,(7/3/2024).

BACA JUGA:
Upacara 17 Agustus 2024 Jadi Diselenggarakan di IKN?


Sindiani juga berkata bahwa pusat bisnis di Jakarta akan lebih berkembang karena tidak akan terganggu dengan situasi politik. Selain itu, karena perpindahan ibu kota ini, akan berdampak ke pasar perkantoran.
Akan ada banyak perkantoran yang kosong sekitar ada 10%-13% ruang kantor pemerintah yang kosong dari total pasokan ruang kantor di Jakarta.
&amp;ldquo;Sepertinya kira-kira jumlah ruang kantor pemerintahan yang akan kosong di Jakarta itu sekitar 10% - 13% dari total pasokan ruang kantor di Jakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
Tentu hal ini tidak akan secara langsung mengosongkan kantor  tersebut, perpindahan ini akan dilakukan secara bertahap. Namun, yang  menjadi tantangannya adalah banyak kantor pemerintahan yang sudah cukup  tua sehingga dari perspektif investor ini kurang dapat perkomentensi di  pasar properti komersial.
&amp;ldquo;Perlu digaris bawahi bahwa sebagian besar ruang kantor pemerintahan  yang ada di Jakarta merupakan bangunan yang sudah cukup tua. Meskipun  lokasi kantor ini strategis, secara fisik bangunannya sudah cukup tua.  Sehingga dari perspektif investor kurang dapat berkompetisi di pasar  properti komersial,&amp;rdquo; tuturnya.
Sedangkan menurut Senior Advisor Research Syarifah Syaukat,  perpindahan ibu kota ini hanya memindahkan satu pusat dari kota Jakarta  ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Utara.
&amp;ldquo;Saya rasa pindahnya ibukota dalam hal ini hanya memindahkan satu  pusat atau satu fungsi dari kota Jakarta yang beralih. Namun, fungsi  lainnya masih berfungsi di Jakarta,&amp;rdquo; tandas Syarifah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAwOS81L3g4dHpyNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perpindahan ibu kota ke IKN tidak akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis properti di Jakarta. Pasalnya, seperti yang diketahui bersama, sebentar lagi DKI Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota Indonesia, melainkan menjadi Daerah Khusus Jakarta.

BACA JUGA:
Kebutuhan Investasi Sektor Hunian di IKN Diprediksi Rp150 Triliun


Tentu hal ini banyak yang mempertanyakan industri yang sudah berkembang pesat di Jakarta, khususnya properti. Namun, pada umumnya, sebagai ibu kota awal pasti akan menjadi kawasan pusat bisnis.
&amp;ldquo;Pada umumnya, mother city atau ibukota awal itu akan tetap menjadi kawasan pusat bisnis,&amp;rdquo; ujar Direktur Konsultan Strategi Knight Frank Indonesia, Sindiani S. Adinata pada Press Conference Jakarta Property Highlight H2 2023, Kamis,(7/3/2024).

BACA JUGA:
Upacara 17 Agustus 2024 Jadi Diselenggarakan di IKN?


Sindiani juga berkata bahwa pusat bisnis di Jakarta akan lebih berkembang karena tidak akan terganggu dengan situasi politik. Selain itu, karena perpindahan ibu kota ini, akan berdampak ke pasar perkantoran.
Akan ada banyak perkantoran yang kosong sekitar ada 10%-13% ruang kantor pemerintah yang kosong dari total pasokan ruang kantor di Jakarta.
&amp;ldquo;Sepertinya kira-kira jumlah ruang kantor pemerintahan yang akan kosong di Jakarta itu sekitar 10% - 13% dari total pasokan ruang kantor di Jakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
Tentu hal ini tidak akan secara langsung mengosongkan kantor  tersebut, perpindahan ini akan dilakukan secara bertahap. Namun, yang  menjadi tantangannya adalah banyak kantor pemerintahan yang sudah cukup  tua sehingga dari perspektif investor ini kurang dapat perkomentensi di  pasar properti komersial.
&amp;ldquo;Perlu digaris bawahi bahwa sebagian besar ruang kantor pemerintahan  yang ada di Jakarta merupakan bangunan yang sudah cukup tua. Meskipun  lokasi kantor ini strategis, secara fisik bangunannya sudah cukup tua.  Sehingga dari perspektif investor kurang dapat berkompetisi di pasar  properti komersial,&amp;rdquo; tuturnya.
Sedangkan menurut Senior Advisor Research Syarifah Syaukat,  perpindahan ibu kota ini hanya memindahkan satu pusat dari kota Jakarta  ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Utara.
&amp;ldquo;Saya rasa pindahnya ibukota dalam hal ini hanya memindahkan satu  pusat atau satu fungsi dari kota Jakarta yang beralih. Namun, fungsi  lainnya masih berfungsi di Jakarta,&amp;rdquo; tandas Syarifah.</content:encoded></item></channel></rss>
