<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKDN Pertamina Rp237 Triliun pada 2023, Ini Dampaknya ke Industri Dalam Negeri</title><description>PT Pertamina (Persero) menjadi BUMN kontributor terbesar penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri"/><item><title>TKDN Pertamina Rp237 Triliun pada 2023, Ini Dampaknya ke Industri Dalam Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri</guid><pubDate>Jum'at 08 Maret 2024 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri-OvEtqbHZCb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini Dampak TKDN Pertamina (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/08/320/2981016/tkdn-pertamina-rp237-triliun-pada-2023-ini-dampaknya-ke-industri-dalam-negeri-OvEtqbHZCb.jpg</image><title>Ini Dampak TKDN Pertamina (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAxOC81L3g4dTAzZWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menjadi BUMN kontributor terbesar penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sepanjang 2023.
Pada 2023, Pertamina  menjadi BUMN kontributor TKDN terbesar dengan kontribusi hingga 50% total TKDN BUMN. Dalam hal ini, TKDN Pertamina mampu mencapai Rp374 triliun, dari TKDN BUMN keseluruhan sebanyak Rp800 triliun.

BACA JUGA:
Beli BBM Pertalite Bakal Diperketat Mulai Kuartal II-2024

Kontribusi Pertamina tersebut akan berdampak positif terhadap perekonomian dalam negeri.
&quot;Keberhasilan Pertamina menjadi kontributor TKDN terbesar, akan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri. Dan pada akhirnya, akan berdampak positif pula terhadap perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Faisol menambahkan, keberhasilan Pertamina akan memiliki efek domino terhadap industri lokal. Mitra usaha Pertamina di bidang barang dan jasa, tentu tentu semakin terpacu dan berlomba-lomba meningkatkan kualitas.

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamax Cs Tak Bakal Naik hingga Juni 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dengan demikian, produk-produk lokal akan semakin bisa bersaing. Jika hal itu terus dilakukan, tentu akan menghemat devisa negara dan industri dalam negeri akan menjadi lebih mandiri serta kuat,&amp;rdquo; ujarnyaFaisol menambahkan, capaian kontibusi TKDN yang mencapai 50% dari total BUMN, juga menandakan komitmen Pertamina dalam mengoptimalkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri.
&amp;ldquo;Komisi VI melihat, Pertamina memang selalu berkomitmen dalam menggunakan komponen dalam negeri, baik barang maupun jasa, terutama terkait industri migas. Ini bisa menjadi benchmark bagi BUMN lain,&amp;rdquo; imbuhnya.
Ke depan juga Faisol berharap Pertamina akan terus komit dan terus meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri tersebut.
&amp;ldquo;Kami di Komisi VI tentu akan terus mengawal dan mengawasi penggunaan TKDN semua BUMN, termasuk Pertamina,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8wNy8xLzE3ODAxOC81L3g4dTAzZWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menjadi BUMN kontributor terbesar penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sepanjang 2023.
Pada 2023, Pertamina  menjadi BUMN kontributor TKDN terbesar dengan kontribusi hingga 50% total TKDN BUMN. Dalam hal ini, TKDN Pertamina mampu mencapai Rp374 triliun, dari TKDN BUMN keseluruhan sebanyak Rp800 triliun.

BACA JUGA:
Beli BBM Pertalite Bakal Diperketat Mulai Kuartal II-2024

Kontribusi Pertamina tersebut akan berdampak positif terhadap perekonomian dalam negeri.
&quot;Keberhasilan Pertamina menjadi kontributor TKDN terbesar, akan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri. Dan pada akhirnya, akan berdampak positif pula terhadap perekonomian nasional,&amp;rdquo; kata Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Faisol menambahkan, keberhasilan Pertamina akan memiliki efek domino terhadap industri lokal. Mitra usaha Pertamina di bidang barang dan jasa, tentu tentu semakin terpacu dan berlomba-lomba meningkatkan kualitas.

BACA JUGA:
Harga BBM Pertamax Cs Tak Bakal Naik hingga Juni 2024&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Dengan demikian, produk-produk lokal akan semakin bisa bersaing. Jika hal itu terus dilakukan, tentu akan menghemat devisa negara dan industri dalam negeri akan menjadi lebih mandiri serta kuat,&amp;rdquo; ujarnyaFaisol menambahkan, capaian kontibusi TKDN yang mencapai 50% dari total BUMN, juga menandakan komitmen Pertamina dalam mengoptimalkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri.
&amp;ldquo;Komisi VI melihat, Pertamina memang selalu berkomitmen dalam menggunakan komponen dalam negeri, baik barang maupun jasa, terutama terkait industri migas. Ini bisa menjadi benchmark bagi BUMN lain,&amp;rdquo; imbuhnya.
Ke depan juga Faisol berharap Pertamina akan terus komit dan terus meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri tersebut.
&amp;ldquo;Kami di Komisi VI tentu akan terus mengawal dan mengawasi penggunaan TKDN semua BUMN, termasuk Pertamina,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
