<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Prabowo Pernah Ngutang di Bank BUMN</title><description>Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bercerita pernah memiliki utang di PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) saat menjadi nasabah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/10/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/10/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn"/><item><title>3 Fakta Prabowo Pernah Ngutang di Bank BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/10/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/10/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2024 03:31 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/09/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn-IVOHD0D0pi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cerita Prabowo pernah utang di BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/09/320/2981341/3-fakta-prabowo-pernah-ngutang-di-bank-bumn-IVOHD0D0pi.jpg</image><title>Cerita Prabowo pernah utang di BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ0NS81L3g4c3p0cGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bercerita pernah memiliki utang di  PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) saat menjadi nasabah.
Prabowo menceritakan kisah itu ketika menjadi pembicara di Mandiri Investment Forum (MIF) 2024.
Berikut adalah 3 fakta Prabowo ngutang di bank BUMN, Minggu, (9/3/2024).

BACA JUGA:
BUMN Konstruksi Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

1.	Prabowo Ambil Kredit
Prabowo mengungkapkan, dia juga pernah mengambil kredit dan telah melunasi 100% utang saat menjadi klien Bank Mandiri.
&quot;Saya punya ikatan personal dengan Bank Mandiri, saya klien Bank Mandiri, beberapa tahun lalu dan record saya di Bank Mandiri tidak terlalu buruk,&quot; ujar Prabowo dalam Mandiri Investment Forum di Hotel Fairmont Senayan Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.
&quot;Saya bayar 100% utang saya, 100% no haircut, I think dalam sejarah Indonesia sangat sedikit yang membayar debt-nya 100%,&quot; imbuh dia.

BACA JUGA:
Libur Tambahan Karyawan BUMN di Hari Jumat Dinilai Tidak Tepat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2.	Prabowo Ada Hubungan Spesial Pada Mandiri
Prabowo merasa punya hubungan spesial dengan Bank Mandiri. Ia mengapresiasi kinerja bank BUMN tersebut, tercermin dari kredit macet (net performing loan) atau NPL yang rendah.
&quot;Saya paham NPL Bank Mandiri yang terendah di Indonesia dan yang terendah di Asia, jadi saya pikir sebagai WNI saya ingin sekali lagi mengapresiasi karena kemampuan manajer keuangan masyarakat Indonesia ini sangat baik dan dijalankan dengan baik,&quot; ungkap Prabowo.3. Indonesia Konsisten Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo mengklaim Indonesia konsisten menjaga pertumbuhan ekonomi setelah menghadapi seluruh tantangan geopolitik maupun pandemi Covid-19.
&quot;Saat ini kita menghadapi ketidakpastian geopolitik di mana-mana, yang akan berdampak pada situasi perekonomian banyak negara. Indonesia masih berhasil mengatasi semua tantangan ini, dan semua orang harus mengakui bahwa kinerja kita tidak terlalu buruk,&quot; terangnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8yMC8xLzE3NzQ0NS81L3g4c3p0cGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bercerita pernah memiliki utang di  PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) saat menjadi nasabah.
Prabowo menceritakan kisah itu ketika menjadi pembicara di Mandiri Investment Forum (MIF) 2024.
Berikut adalah 3 fakta Prabowo ngutang di bank BUMN, Minggu, (9/3/2024).

BACA JUGA:
BUMN Konstruksi Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

1.	Prabowo Ambil Kredit
Prabowo mengungkapkan, dia juga pernah mengambil kredit dan telah melunasi 100% utang saat menjadi klien Bank Mandiri.
&quot;Saya punya ikatan personal dengan Bank Mandiri, saya klien Bank Mandiri, beberapa tahun lalu dan record saya di Bank Mandiri tidak terlalu buruk,&quot; ujar Prabowo dalam Mandiri Investment Forum di Hotel Fairmont Senayan Jakarta, Selasa, 5 Maret 2024.
&quot;Saya bayar 100% utang saya, 100% no haircut, I think dalam sejarah Indonesia sangat sedikit yang membayar debt-nya 100%,&quot; imbuh dia.

BACA JUGA:
Libur Tambahan Karyawan BUMN di Hari Jumat Dinilai Tidak Tepat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

2.	Prabowo Ada Hubungan Spesial Pada Mandiri
Prabowo merasa punya hubungan spesial dengan Bank Mandiri. Ia mengapresiasi kinerja bank BUMN tersebut, tercermin dari kredit macet (net performing loan) atau NPL yang rendah.
&quot;Saya paham NPL Bank Mandiri yang terendah di Indonesia dan yang terendah di Asia, jadi saya pikir sebagai WNI saya ingin sekali lagi mengapresiasi karena kemampuan manajer keuangan masyarakat Indonesia ini sangat baik dan dijalankan dengan baik,&quot; ungkap Prabowo.3. Indonesia Konsisten Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo mengklaim Indonesia konsisten menjaga pertumbuhan ekonomi setelah menghadapi seluruh tantangan geopolitik maupun pandemi Covid-19.
&quot;Saat ini kita menghadapi ketidakpastian geopolitik di mana-mana, yang akan berdampak pada situasi perekonomian banyak negara. Indonesia masih berhasil mengatasi semua tantangan ini, dan semua orang harus mengakui bahwa kinerja kita tidak terlalu buruk,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
