<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangkrut di AS, The Body Shop Indonesia Pastikan Operasional Tetap Berjalan</title><description>The Body Shop Indonesia memastikan operasional bisnis tetap berjalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan"/><item><title>Bangkrut di AS, The Body Shop Indonesia Pastikan Operasional Tetap Berjalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan</guid><pubDate>Rabu 13 Maret 2024 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan-watct1KqNv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Body Shop Indonesia tetap beroperasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/13/320/2982585/bangkrut-di-as-the-body-shop-indonesia-pastikan-operasional-tetap-berjalan-watct1KqNv.jpg</image><title>The Body Shop Indonesia tetap beroperasi (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxNi81L3g4cTJnYjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - The Body Shop Indonesia memastikan operasional bisnis tetap berjalan. Pernyataan ini merupakan respons perusahaan terhadap kabar kebangkrutan yang terjadi di Amerika Serikat dan Kanada, hingga restrukturisasi  bisnis di Inggris.
&amp;ldquo;Don&amp;rsquo;t worry! Proses yang terjadi di sana tidak memengaruhi operasional The Body Shop Indonesia sebagai franchise,&amp;rdquo; kata manajemen dalam unggahan di Instagram @thebodyshopindo, dikutip Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA:
Bisnis The Body Shop di AS Bangkrut


Sebagai bagian dari waralaba (franchise) global, perusahaan menyatakan seluruh toko akan tetap buka.
&amp;ldquo;Kita tetap buka untuk melayani kalian semua,&amp;rdquo; tegasnya.
Menurut laporan CNN, The Body Shop sudah tidak lagi beroperasi di AS per 1 Maret 2024. Sebanyak 33 dari total 105 toko di Kanada juga akan segera ditutup, sementara sisanya masih tetap buka.

BACA JUGA:
The Body Shop Bangkrut, Tutup Seluruh Gerai


Pilihan ini diambil usai perusahaan kosmetik dan skincare itu mengajukan likuidasi di Pengadilan New York, AS. Pengajuan ini membuat The Body Shop bakal menjual aset tertentu untuk membayar tagihan utang kreditur, sekaligus membiayai operasionalnya.
Mengutip NBC News, Rabu (13/3), toko kecantikan tersebut  mengonfirmasi juga telah mengajukan restrukturisasi di negara asalnya,  Inggris, serta di Kanada. Juru bicara Body Shop belum menanggapi  permintaan komentar. Menurut The Guardian, sekitar 50 lokasi di AS masih  beroperasi pada saat pengajuan likuidasi tersebut.
Sementara menurut Reuters, The Body Shop  mengumumkan bangkrut pada  bulan Februari, dan para administratornya menyebutkan adanya kesalahan  manajemen.
&amp;ldquo;The Body Shop telah menghadapi tantangan keuangan dalam jangka waktu  yang lama di bawah pemilik sebelumnya, bertepatan dengan lingkungan  perdagangan yang sulit untuk sektor ritel yang lebih luas,&amp;rdquo; papar  manajemen.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDQxNi81L3g4cTJnYjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - The Body Shop Indonesia memastikan operasional bisnis tetap berjalan. Pernyataan ini merupakan respons perusahaan terhadap kabar kebangkrutan yang terjadi di Amerika Serikat dan Kanada, hingga restrukturisasi  bisnis di Inggris.
&amp;ldquo;Don&amp;rsquo;t worry! Proses yang terjadi di sana tidak memengaruhi operasional The Body Shop Indonesia sebagai franchise,&amp;rdquo; kata manajemen dalam unggahan di Instagram @thebodyshopindo, dikutip Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA:
Bisnis The Body Shop di AS Bangkrut


Sebagai bagian dari waralaba (franchise) global, perusahaan menyatakan seluruh toko akan tetap buka.
&amp;ldquo;Kita tetap buka untuk melayani kalian semua,&amp;rdquo; tegasnya.
Menurut laporan CNN, The Body Shop sudah tidak lagi beroperasi di AS per 1 Maret 2024. Sebanyak 33 dari total 105 toko di Kanada juga akan segera ditutup, sementara sisanya masih tetap buka.

BACA JUGA:
The Body Shop Bangkrut, Tutup Seluruh Gerai


Pilihan ini diambil usai perusahaan kosmetik dan skincare itu mengajukan likuidasi di Pengadilan New York, AS. Pengajuan ini membuat The Body Shop bakal menjual aset tertentu untuk membayar tagihan utang kreditur, sekaligus membiayai operasionalnya.
Mengutip NBC News, Rabu (13/3), toko kecantikan tersebut  mengonfirmasi juga telah mengajukan restrukturisasi di negara asalnya,  Inggris, serta di Kanada. Juru bicara Body Shop belum menanggapi  permintaan komentar. Menurut The Guardian, sekitar 50 lokasi di AS masih  beroperasi pada saat pengajuan likuidasi tersebut.
Sementara menurut Reuters, The Body Shop  mengumumkan bangkrut pada  bulan Februari, dan para administratornya menyebutkan adanya kesalahan  manajemen.
&amp;ldquo;The Body Shop telah menghadapi tantangan keuangan dalam jangka waktu  yang lama di bawah pemilik sebelumnya, bertepatan dengan lingkungan  perdagangan yang sulit untuk sektor ritel yang lebih luas,&amp;rdquo; papar  manajemen.</content:encoded></item></channel></rss>
