<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Uji Support 7.375, Cermati Saham Berikut</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi uji support level 7.375.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut"/><item><title>IHSG Uji Support 7.375, Cermati Saham Berikut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut</guid><pubDate>Kamis 14 Maret 2024 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut-OBKUMJvx8N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/14/278/2983035/ihsg-uji-support-7-375-cermati-saham-berikut-OBKUMJvx8N.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi uji support level 7.375. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan bahwa secara teknikal, terbentuknya Doji Star menjadi sinyal awal pullback.
&amp;ldquo;Hal ini sejalan dengan Stochastic RSI yang telah berada di overbought area, dengan demikian, IHSG berpotensi uji support 7.375 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 7.617

Dari sisi global, investor global mengantisipasi rilis data PPI Inflation pada hari ini yang diperkirakan akan stabil di level 0,3% secara month on month di Februari 2024. Adapun, PPI Inflation akan menjadi data pelengkap pasca rilis data CPI Inflation Februari 2024 yang berada di atas ekspektasi pasar yaitu di level 3,2%.
Sementara itu, data Core CPI Inflation yang mengalami penurunan menjadi 3,8% di Februari 2024 dari yang sebelumnya 3,9% di Januari 2024. Hal itu meningkatkan ekspektasi pasar terhadap probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed menjadi 69,1% (CME FedWatch Tool).

BACA JUGA:
Tren Penguatan IHSG Diprediksi Berlanjut Hari Ini

Masih dari Amerika Serikat (AS), lanjut Valdy, pada hari yang sama terdapat rilis data Retail Sales bulan Februari 2024 yang diperkirakan akan kembali ke level 0,8% secara month on month, dari yang sebelumnya kontraksi 0,8% pada Januari 2024. Sementara Initial Jobless Claims diproyeksikan meningkat sebesar 218.000 di (9/3/2024) dari yang sebelumnya sebesar 217.000.Dari dalam negeri, terdapat rilis data Retail Sales year on year  bulan Januari 2024 yang diperkirakan akan tetap melanjutkan pertumbuhan  retail sales selama tujuh bulan berturut-turut. Adapun data Retail Sales  di Desember 2024 menjadi pertumbuhan terendah dalam fase ekspansi yakni  naik tipis di 0,2% secara tahunan.
&amp;ldquo;Sementara rilis data Januari 2024 diperkirakan mampu tumbuh secara  solid yang didukung oleh rilis data inflasi Indonesia di Januari 2024  yang mencapai 2,57% secara tahunan,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Untuk perdagangan hari ini, Valdy merekomendasikan PT Vale Indonesia  Tbk (INCO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Trimegah Bangun Persada  Tbk (NCKL), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Mayora Indah Tbk  (MYOR), dan PT Indofood Sukses Makmur CBP Tbk (ICBP).</description><content:encoded>


JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi uji support level 7.375. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan bahwa secara teknikal, terbentuknya Doji Star menjadi sinyal awal pullback.
&amp;ldquo;Hal ini sejalan dengan Stochastic RSI yang telah berada di overbought area, dengan demikian, IHSG berpotensi uji support 7.375 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 7.617

Dari sisi global, investor global mengantisipasi rilis data PPI Inflation pada hari ini yang diperkirakan akan stabil di level 0,3% secara month on month di Februari 2024. Adapun, PPI Inflation akan menjadi data pelengkap pasca rilis data CPI Inflation Februari 2024 yang berada di atas ekspektasi pasar yaitu di level 3,2%.
Sementara itu, data Core CPI Inflation yang mengalami penurunan menjadi 3,8% di Februari 2024 dari yang sebelumnya 3,9% di Januari 2024. Hal itu meningkatkan ekspektasi pasar terhadap probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed menjadi 69,1% (CME FedWatch Tool).

BACA JUGA:
Tren Penguatan IHSG Diprediksi Berlanjut Hari Ini

Masih dari Amerika Serikat (AS), lanjut Valdy, pada hari yang sama terdapat rilis data Retail Sales bulan Februari 2024 yang diperkirakan akan kembali ke level 0,8% secara month on month, dari yang sebelumnya kontraksi 0,8% pada Januari 2024. Sementara Initial Jobless Claims diproyeksikan meningkat sebesar 218.000 di (9/3/2024) dari yang sebelumnya sebesar 217.000.Dari dalam negeri, terdapat rilis data Retail Sales year on year  bulan Januari 2024 yang diperkirakan akan tetap melanjutkan pertumbuhan  retail sales selama tujuh bulan berturut-turut. Adapun data Retail Sales  di Desember 2024 menjadi pertumbuhan terendah dalam fase ekspansi yakni  naik tipis di 0,2% secara tahunan.
&amp;ldquo;Sementara rilis data Januari 2024 diperkirakan mampu tumbuh secara  solid yang didukung oleh rilis data inflasi Indonesia di Januari 2024  yang mencapai 2,57% secara tahunan,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Untuk perdagangan hari ini, Valdy merekomendasikan PT Vale Indonesia  Tbk (INCO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Trimegah Bangun Persada  Tbk (NCKL), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Mayora Indah Tbk  (MYOR), dan PT Indofood Sukses Makmur CBP Tbk (ICBP).</content:encoded></item></channel></rss>
