<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Tips Atur Uang Buat Bukber Ramadhan 2024 agar Kantong Tak Jebol</title><description>Bagaimana cara mengatur keuangan saat banyak ajakan bukber?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/16/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/16/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol"/><item><title>3 Tips Atur Uang Buat Bukber Ramadhan 2024 agar Kantong Tak Jebol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/16/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/16/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol</guid><pubDate>Sabtu 16 Maret 2024 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/13/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol-TYbARsaRJN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips mengelola keuangan saat Ramadhan (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/13/622/2982857/3-tips-atur-uang-buat-bukber-ramadhan-2024-agar-kantong-tak-jebol-TYbARsaRJN.jpg</image><title>Tips mengelola keuangan saat Ramadhan (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wOS82Ni8xNDY4NzkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat Islam. Di mana, pada bulan tersebut banyak orang yang bersilaturahmi dengan mengajak buka bersama (Bukber).

BACA JUGA:
Biar Enggak Tekor, Ini 7 Tips Mengelola Keuangan di Awal Tahun


Namun, terkadang undangan bukber tersebut banyak sekali hingga membuat dompet menipis. Dalam hal ini, ada beberapa tipe orang ketika mendapat ajakan bukber, salah satunya adalah si paling bukber yang selalu menerima ajakan dari siapa pun.
Lantas bagaimana cara mengatur keuangan saat banyak ajakan bukber? Dilansir dari akun @pritaghozie, Sabtu (16/3/2024), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai keuangan di bulan Ramadhan.

BACA JUGA:
APBN 2023 Terjaga, Sri Mulyani: Tantangannya Bagaimana Mengelola Cash Secara Optimal


Pertama, saat Ramadhan biasanya pendapatan akan bertambah melalui Tunjangan Hari Raya (THR). Dalam hal ini, keuangan dapat dibagi menjadi 5% untuk zakat fitrah dan fidyah, 45% untuk keperluan lebaran, dan 20% untuk mudik.
Kedua, maksimalkan pembagian keuangan dari gaji yang diterima per  bulan. Misalnya, 50% untuk biaya hidup rutin termasuk sahur, 20% untuk  ikut bukber dan membagikan hampers, 20% untuk menabung, dan 10% sisanya  bisa dialokasikan untuk bersedekah.
Ketiga, untuk sisa-sisa uang dari kedua sumber di atas bisa dibagi  kembali untuk menjadi dana darurat, membayar utang, dan menabung.
Demikian informasi mengenai cara mengatur keuangan di bulan Ramadhan.  Dengan ketiga cara tersebut, siapa pun akan memiliki pengaturan  finansial yang efisien dan terhindar dari serangan dompet menipis.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wOS82Ni8xNDY4NzkvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat Islam. Di mana, pada bulan tersebut banyak orang yang bersilaturahmi dengan mengajak buka bersama (Bukber).

BACA JUGA:
Biar Enggak Tekor, Ini 7 Tips Mengelola Keuangan di Awal Tahun


Namun, terkadang undangan bukber tersebut banyak sekali hingga membuat dompet menipis. Dalam hal ini, ada beberapa tipe orang ketika mendapat ajakan bukber, salah satunya adalah si paling bukber yang selalu menerima ajakan dari siapa pun.
Lantas bagaimana cara mengatur keuangan saat banyak ajakan bukber? Dilansir dari akun @pritaghozie, Sabtu (16/3/2024), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai keuangan di bulan Ramadhan.

BACA JUGA:
APBN 2023 Terjaga, Sri Mulyani: Tantangannya Bagaimana Mengelola Cash Secara Optimal


Pertama, saat Ramadhan biasanya pendapatan akan bertambah melalui Tunjangan Hari Raya (THR). Dalam hal ini, keuangan dapat dibagi menjadi 5% untuk zakat fitrah dan fidyah, 45% untuk keperluan lebaran, dan 20% untuk mudik.
Kedua, maksimalkan pembagian keuangan dari gaji yang diterima per  bulan. Misalnya, 50% untuk biaya hidup rutin termasuk sahur, 20% untuk  ikut bukber dan membagikan hampers, 20% untuk menabung, dan 10% sisanya  bisa dialokasikan untuk bersedekah.
Ketiga, untuk sisa-sisa uang dari kedua sumber di atas bisa dibagi  kembali untuk menjadi dana darurat, membayar utang, dan menabung.
Demikian informasi mengenai cara mengatur keuangan di bulan Ramadhan.  Dengan ketiga cara tersebut, siapa pun akan memiliki pengaturan  finansial yang efisien dan terhindar dari serangan dompet menipis.</content:encoded></item></channel></rss>
