<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapatan Barito Renewables (BREN) Naik Jadi Rp9,3 triliun</title><description>PT Barito Renewables Tbk (BREN) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 4,4% menjadi USD594,9 juta pada 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun"/><item><title>Pendapatan Barito Renewables (BREN) Naik Jadi Rp9,3 triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2024 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun-aEkg1naI2c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan BREN alami kenaikan sepanjang 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/19/278/2985332/pendapatan-barito-renewables-bren-naik-jadi-rp9-3-triliun-aEkg1naI2c.jpg</image><title>Pendapatan BREN alami kenaikan sepanjang 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Barito Renewables Tbk (BREN) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 4,4% menjadi USD594,9 juta pada 2023 atau setara Rp9,3 triliun (kurs Rp15.729).
Kenaikan pendapatan tersebut didorong peningkatan kapasitas listrik geothermal sebesar 3,4% dan penyesuaian tarif yang lebih tinggi di unit Salak, Darajat, dan Wayang Windu.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat 41 Poin ke Level 7.344 


Kemudian laba bersih perseroan tahun lalu, sebesar USD145,3 juta.
Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan mengatakan, sejak 2023 perseroan mendiversifikasi portofolio energi terbarukan di luar geothermal melalui akuisisi aset pembangkit listrik tenaga bayu/angin (PLTB) dengan potensi kapasitas yang besar.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.320


&quot;Hal ini semakin menegaskan dedikasi kami yang teguh dalam membantu transisi Indonesia ke sumber energi yang lebih bersih,&quot; papar Hendra dalam keterangannya.
Menurutnya, dengan disiplin biaya yang kuat telah membuka jalan bagi pertumbuhan EBITDA tahun 2023 sebesar 6,1% (YoY) menjadi rekor tertinggi sebesar USD501,9 juta.
Hal ini menyebabkan meningkatnya margin EBITDA menjadi 84% dibandingkan dengan 83% pada tahun sebelumnya.
&quot;Komitmen kami untuk menjaga keunggulan operasional sepenuhnya  tercermin dalam realisasi capacity factor, yang tetap berada di atas 90%  sepanjang tahun 2023 dan memperkuat posisi kuat geothermal sebagai  energi terbarukan dengan energi baseload yang dapat diandalkan,&quot;  paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, perseroan ke depan akan berada di jalur  yang sesuai dan tepat dalam rencana ekspansi untuk mengoperasikan  kapasitas sebesar 1.300 MW pada tahun 2028.
&quot;Kondisi tersebut akan dicapai melalui pengembangan unit-unit baru di  area operasi geothermal kami yang sudah ada dan pengembangan kawasan  greenfield di bidang energi geothermal maupun tenaga angin,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Barito Renewables Tbk (BREN) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 4,4% menjadi USD594,9 juta pada 2023 atau setara Rp9,3 triliun (kurs Rp15.729).
Kenaikan pendapatan tersebut didorong peningkatan kapasitas listrik geothermal sebesar 3,4% dan penyesuaian tarif yang lebih tinggi di unit Salak, Darajat, dan Wayang Windu.

BACA JUGA:
IHSG Sesi I Menguat 41 Poin ke Level 7.344 


Kemudian laba bersih perseroan tahun lalu, sebesar USD145,3 juta.
Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan mengatakan, sejak 2023 perseroan mendiversifikasi portofolio energi terbarukan di luar geothermal melalui akuisisi aset pembangkit listrik tenaga bayu/angin (PLTB) dengan potensi kapasitas yang besar.

BACA JUGA:
IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.320


&quot;Hal ini semakin menegaskan dedikasi kami yang teguh dalam membantu transisi Indonesia ke sumber energi yang lebih bersih,&quot; papar Hendra dalam keterangannya.
Menurutnya, dengan disiplin biaya yang kuat telah membuka jalan bagi pertumbuhan EBITDA tahun 2023 sebesar 6,1% (YoY) menjadi rekor tertinggi sebesar USD501,9 juta.
Hal ini menyebabkan meningkatnya margin EBITDA menjadi 84% dibandingkan dengan 83% pada tahun sebelumnya.
&quot;Komitmen kami untuk menjaga keunggulan operasional sepenuhnya  tercermin dalam realisasi capacity factor, yang tetap berada di atas 90%  sepanjang tahun 2023 dan memperkuat posisi kuat geothermal sebagai  energi terbarukan dengan energi baseload yang dapat diandalkan,&quot;  paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, perseroan ke depan akan berada di jalur  yang sesuai dan tepat dalam rencana ekspansi untuk mengoperasikan  kapasitas sebesar 1.300 MW pada tahun 2028.
&quot;Kondisi tersebut akan dicapai melalui pengembangan unit-unit baru di  area operasi geothermal kami yang sudah ada dan pengembangan kawasan  greenfield di bidang energi geothermal maupun tenaga angin,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
