<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tips Hemat Anti Boncos di Hari Raya dan Cara Efektif Manfaatkan THR Lebaran</title><description>Tips hemat ini akan sangat membantu bagi siapapun yang sering mengalami boncos finansial di hari raya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran"/><item><title>Tips Hemat Anti Boncos di Hari Raya dan Cara Efektif Manfaatkan THR Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2024 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran-5ahE17nMv4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips hemat mengelola THR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/21/622/2986335/tips-hemat-anti-boncos-di-hari-raya-dan-cara-efektif-manfaatkan-thr-lebaran-5ahE17nMv4.jpg</image><title>Tips hemat mengelola THR (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ3MS81L3g4dXNja3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tips hemat ini akan sangat membantu bagi siapapun yang sering mengalami boncos finansial di hari raya. Meskipun telah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), banyak orang yang tidak bisa memanfaatkannya dengan efektif.
Chief Excecutive Officer (CEO) dan Financial Trainer Lead QM Financial Ligwina Hananto menyampaikan bahwa untuk menjadi hemat diperlukan beberapa kiat dan rumus dalam pengaturan keuangan baik dalam lingkup keluarga maupun pribadi. Dia menyebut, penting untuk menerapkan rumus pos 1-2-3-4, yakni 10% menabung dan investasi, 20% gaya hidup, 30% cicilan utang, dan 40% biaya hidup.

BACA JUGA:
Begini Strategi UMKM Atur Keuangan untuk Bayar Pinjaman ke Bank


&amp;ldquo;Kalau kita mau berhemat, dari 4 pos di atas adalah cara kita hidup akan mendikte pengeluaran kita. Contoh ke kantor naik apa, sampai kantor sarapan apa, kebutuhan yang paling nempel sama kita, yaitu makanan dan transportasi jadi ada di pos biaya hidup,&amp;rdquo; kata Wina dalam acara Buka Puasa Bersama dan Peluncuran Program &amp;lsquo;Emak Hemat&amp;rsquo; Gojek, Rabu (20/3/2024).
&amp;ldquo;Berhemat supaya pos ini terjadi, kalau boros untuk biaya hidup saja nanti nabungnya gak ada. Supaya kita tau mana pos yang mau dipakai biar cicilan tetap terjalan,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Tips Atur Keuangan Selama Bulan Ramadhan, Simak Ulasannya!


Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa cara untuk memaksimalkan penggunaan gaji bulanan yang dipakai adalah dengan memaksimalkan pembagian pos di atas sesuai dengan kebutuhan. Namun, Wina juga menyayangkan penggunaan THR dan gaji bulanan yang berlebihan yang membuat boncos di hari raya.
&amp;ldquo;Kalau gaji bulanan kita dipakai untuk pengeluaran kita sampai gajian  lagi, kalau kita gajian tanggal 25 berarti gaji kita itu harus cukup  sampai tanggal 25 berikutnya. Karena ada orang yang gak mudik, tapi uang  THR nya dipakai healing. Jadi, uang gajian habis uang THR pun habis.  Padahal peluang kita untuk lebaran masih beberapa minggu lagi. Sehingga  uang tadi seharusnya kita bagi ke pos-pos tadi. Nah, THR biasanya  dipakai untuk dibagi-bagi, jadi biasanya ada hak orang lain yang kita  pakai untuk zakat fitrah misalnya,&amp;rdquo; tutur Wina.
Untuk itu, Wina juga membagikan tips agar kondisi keuangan yang tidak  sehat kembali membaik. Dia mengatakan, dengan menggunakan THR sebagai  dana untuk menutupi cicilan yang ada, akan mudah untuk menstabilkan  keuangan di bulan yang akan datang.
&amp;ldquo;Kalau keuangannya gak sehat, boncos terus tiap bulan, susah nabung,  utangnya banyak nah itu biasanya (THR) digunakan untuk netralin keuangan  kita. Bayarin misalnya utang-utang atau cicilan pakai THR. Kalau  keuangannya mau sehat, THR nya dialokasikan untuk menutup itu,&amp;rdquo;  pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOC8xLzE3ODQ3MS81L3g4dXNja3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tips hemat ini akan sangat membantu bagi siapapun yang sering mengalami boncos finansial di hari raya. Meskipun telah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), banyak orang yang tidak bisa memanfaatkannya dengan efektif.
Chief Excecutive Officer (CEO) dan Financial Trainer Lead QM Financial Ligwina Hananto menyampaikan bahwa untuk menjadi hemat diperlukan beberapa kiat dan rumus dalam pengaturan keuangan baik dalam lingkup keluarga maupun pribadi. Dia menyebut, penting untuk menerapkan rumus pos 1-2-3-4, yakni 10% menabung dan investasi, 20% gaya hidup, 30% cicilan utang, dan 40% biaya hidup.

BACA JUGA:
Begini Strategi UMKM Atur Keuangan untuk Bayar Pinjaman ke Bank


&amp;ldquo;Kalau kita mau berhemat, dari 4 pos di atas adalah cara kita hidup akan mendikte pengeluaran kita. Contoh ke kantor naik apa, sampai kantor sarapan apa, kebutuhan yang paling nempel sama kita, yaitu makanan dan transportasi jadi ada di pos biaya hidup,&amp;rdquo; kata Wina dalam acara Buka Puasa Bersama dan Peluncuran Program &amp;lsquo;Emak Hemat&amp;rsquo; Gojek, Rabu (20/3/2024).
&amp;ldquo;Berhemat supaya pos ini terjadi, kalau boros untuk biaya hidup saja nanti nabungnya gak ada. Supaya kita tau mana pos yang mau dipakai biar cicilan tetap terjalan,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Tips Atur Keuangan Selama Bulan Ramadhan, Simak Ulasannya!


Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa cara untuk memaksimalkan penggunaan gaji bulanan yang dipakai adalah dengan memaksimalkan pembagian pos di atas sesuai dengan kebutuhan. Namun, Wina juga menyayangkan penggunaan THR dan gaji bulanan yang berlebihan yang membuat boncos di hari raya.
&amp;ldquo;Kalau gaji bulanan kita dipakai untuk pengeluaran kita sampai gajian  lagi, kalau kita gajian tanggal 25 berarti gaji kita itu harus cukup  sampai tanggal 25 berikutnya. Karena ada orang yang gak mudik, tapi uang  THR nya dipakai healing. Jadi, uang gajian habis uang THR pun habis.  Padahal peluang kita untuk lebaran masih beberapa minggu lagi. Sehingga  uang tadi seharusnya kita bagi ke pos-pos tadi. Nah, THR biasanya  dipakai untuk dibagi-bagi, jadi biasanya ada hak orang lain yang kita  pakai untuk zakat fitrah misalnya,&amp;rdquo; tutur Wina.
Untuk itu, Wina juga membagikan tips agar kondisi keuangan yang tidak  sehat kembali membaik. Dia mengatakan, dengan menggunakan THR sebagai  dana untuk menutupi cicilan yang ada, akan mudah untuk menstabilkan  keuangan di bulan yang akan datang.
&amp;ldquo;Kalau keuangannya gak sehat, boncos terus tiap bulan, susah nabung,  utangnya banyak nah itu biasanya (THR) digunakan untuk netralin keuangan  kita. Bayarin misalnya utang-utang atau cicilan pakai THR. Kalau  keuangannya mau sehat, THR nya dialokasikan untuk menutup itu,&amp;rdquo;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
