<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JCR Nilai Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Ini Kata Gubernur BI</title><description>Perry Warjiyo menyatakan Lembaga Pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR) menilai kinerja perekonomian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi"/><item><title>JCR Nilai Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Ini Kata Gubernur BI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2024 20:58 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi-JJjCAJMJsi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo soal Ekonomi RI. (Foto: BI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/25/320/2988148/jcr-nilai-ekonomi-indonesia-tetap-kuat-ini-kata-gubernur-bi-JJjCAJMJsi.jpg</image><title>Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo soal Ekonomi RI. (Foto: BI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMi8xLzE3ODY1OC81L3g4dmN2ajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan Lembaga Pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR) menilai kinerja perekonomian Indonesia tetap kuat.
&quot;Dari sisi eksternal, JCR memandang daya tahan ekonomi Indonesia terhadap gejolak eksternal tetap terjaga didukung oleh level cadangan devisa yang setara dengan 6,5 bulan impor,&quot; kata Perry dikutip Antara, Senin (25/3/2024).

BACA JUGA:
Begini Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penanaman Modal Asing (PMA) terus meningkat didukung oleh perbaikan iklim investasi, serta kinerja transaksi berjalan dalam menghadapi tantangan dari penurunan harga komoditas.
Selain itu, Perry menuturkan JCR memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 mencapai 5 persen, didukung oleh konsumsi swasta dan investasi.

BACA JUGA:
Awas Bikin Macet, Pemudik Diminta Isi Saldo e-Toll Jangan Sampai Kurang

Implementasi Undang-undang (UU) Cipta Kerja dipandang mampu meningkatkan penanaman modal asing (PMA) antara lain untuk pembangunan infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara.Dari sisi fiskal, kredibilitas kebijakan fiskal terjaga tercermin pada defisit fiskal yang kembali berada di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2022 antara lain didukung oleh implementasi reformasi perpajakan dan realokasi belanja pemerintah.
Selanjutnya pada 2023, defisit fiskal turun menjadi 1,66 persen (angka sementara) dan dipertahankan di bawah 3 persen untuk tahun 2024.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMi8xLzE3ODY1OC81L3g4dmN2ajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan Lembaga Pemeringkat Japan Credit Rating Agency Ltd (JCR) menilai kinerja perekonomian Indonesia tetap kuat.
&quot;Dari sisi eksternal, JCR memandang daya tahan ekonomi Indonesia terhadap gejolak eksternal tetap terjaga didukung oleh level cadangan devisa yang setara dengan 6,5 bulan impor,&quot; kata Perry dikutip Antara, Senin (25/3/2024).

BACA JUGA:
Begini Cara Tukar Uang Baru Lebaran di Bank Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Penanaman Modal Asing (PMA) terus meningkat didukung oleh perbaikan iklim investasi, serta kinerja transaksi berjalan dalam menghadapi tantangan dari penurunan harga komoditas.
Selain itu, Perry menuturkan JCR memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 mencapai 5 persen, didukung oleh konsumsi swasta dan investasi.

BACA JUGA:
Awas Bikin Macet, Pemudik Diminta Isi Saldo e-Toll Jangan Sampai Kurang

Implementasi Undang-undang (UU) Cipta Kerja dipandang mampu meningkatkan penanaman modal asing (PMA) antara lain untuk pembangunan infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara.Dari sisi fiskal, kredibilitas kebijakan fiskal terjaga tercermin pada defisit fiskal yang kembali berada di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2022 antara lain didukung oleh implementasi reformasi perpajakan dan realokasi belanja pemerintah.
Selanjutnya pada 2023, defisit fiskal turun menjadi 1,66 persen (angka sementara) dan dipertahankan di bawah 3 persen untuk tahun 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
