<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Sri Mulyani soal Anggaran Perlinsos dan Bansos</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons soal anggaran perlindungan sosial  (perlinsos) yang tengah menjadi sorotan di media sosial.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos"/><item><title>Penjelasan Sri Mulyani soal Anggaran Perlinsos dan Bansos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos</guid><pubDate>Selasa 26 Maret 2024 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/25/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos-uqd4ZKOqpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjelasan Sri Mulyani soal anggaran bansos (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/25/320/2988065/penjelasan-sri-mulyani-soal-anggaran-perlinsos-dan-bansos-uqd4ZKOqpz.jpg</image><title>Penjelasan Sri Mulyani soal anggaran bansos (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MS81L3g4dXhlZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons soal anggaran perlindungan sosial (perlinsos) yang tengah menjadi sorotan di media sosial.
Sri Mulyani mengungkapkan, anggaran perlinsos Rp496,8 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

BACA JUGA:
Anggaran Perlinsos Tak Hanya Dikelola Kemensos, Ini Pengakuan Sri Mulyani soal Bansos


Menurutnya, Kemensos hanya mengalokasikan anggaran Rp75,6 triliun yang digunakan untuk kartu sembako, PKH, asistensi, rehabilitasi sosial. Sementara sisanya, juga disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L) maupun non k/L lainnya.
&quot;Saya ingin menyampaikan realisasi anggaran perlindungan sosial dan ini yang sering muncul terutama di medsos-medsos kayanya jadi pembahasan banget. Seperti yang kita sampaikan waktu kita sampaikan APBN 2024 ini anggaran perlinsos tahun ini, ini mencapai Rp496,8 triliun, perlinsos bukan bansos,&quot; ujar Sri Mulyani dalam konferensi APBN KiTA, Jakarta, Senin, 25 Maret 2024.

BACA JUGA:
9,6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sri Mulyani: Ini Hal Baik 


Sri Mulyani menambahkan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Kementerian Agama (Kemenag) juga mengalokasikan anggaran perlinsos sebesar Rp30 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Adapun kedua program ini untuk membantu siswa dan mahasiswa yang kurang mampu.
Anggaran perlinsos juga disalurkan melalui Kementerian Sosial  (Kemensos) sebesar Rp49 triliun untuk membantu masyarakat yang kesulitan  membayar BPJS Kesehatan.
&quot;Kemudian yang langsung ke masyarakat desa itu bantuan langsung tunai  desa ada Rp10,7 triliun, nah sisanya yang Rp330 miliar tuh apa, itu  adalah perlindungan sosial bantuan sosial kepada masyarakat dalam bentuk  subsidi energi seperti subsidi BBM, entah diesel solar maupun pertalite  kemudian LPG dan subsidi listrik itu semuanya langsung dinikmati  masyarakat memang tidak melalui kementerian lembaga tapi kita bayar  langsung kepada eksekutor yaitu PLN atau Pertamina,&quot; tuturnya.
Sri Mulyani menambahkan, penyaluran anggaran perlinsos ini juga  disalurkan untuk bunga kredit usaha rakyat (KUR), seperti UMKM, koperasi  juga yang mendapatkan kredit dengan suku bunga sangat rendah karena  telah disubsidi oleh negara termasuk perlindungan sosial.
Baca selengkapnya: Anggaran Perlinsos Tak Hanya Dikelola Kemensos, Ini Pengakuan Sri Mulyani soal Bansos</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8xOS8xLzE3ODU1MS81L3g4dXhlZm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons soal anggaran perlindungan sosial (perlinsos) yang tengah menjadi sorotan di media sosial.
Sri Mulyani mengungkapkan, anggaran perlinsos Rp496,8 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak hanya disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

BACA JUGA:
Anggaran Perlinsos Tak Hanya Dikelola Kemensos, Ini Pengakuan Sri Mulyani soal Bansos


Menurutnya, Kemensos hanya mengalokasikan anggaran Rp75,6 triliun yang digunakan untuk kartu sembako, PKH, asistensi, rehabilitasi sosial. Sementara sisanya, juga disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L) maupun non k/L lainnya.
&quot;Saya ingin menyampaikan realisasi anggaran perlindungan sosial dan ini yang sering muncul terutama di medsos-medsos kayanya jadi pembahasan banget. Seperti yang kita sampaikan waktu kita sampaikan APBN 2024 ini anggaran perlinsos tahun ini, ini mencapai Rp496,8 triliun, perlinsos bukan bansos,&quot; ujar Sri Mulyani dalam konferensi APBN KiTA, Jakarta, Senin, 25 Maret 2024.

BACA JUGA:
9,6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sri Mulyani: Ini Hal Baik 


Sri Mulyani menambahkan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Kementerian Agama (Kemenag) juga mengalokasikan anggaran perlinsos sebesar Rp30 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Adapun kedua program ini untuk membantu siswa dan mahasiswa yang kurang mampu.
Anggaran perlinsos juga disalurkan melalui Kementerian Sosial  (Kemensos) sebesar Rp49 triliun untuk membantu masyarakat yang kesulitan  membayar BPJS Kesehatan.
&quot;Kemudian yang langsung ke masyarakat desa itu bantuan langsung tunai  desa ada Rp10,7 triliun, nah sisanya yang Rp330 miliar tuh apa, itu  adalah perlindungan sosial bantuan sosial kepada masyarakat dalam bentuk  subsidi energi seperti subsidi BBM, entah diesel solar maupun pertalite  kemudian LPG dan subsidi listrik itu semuanya langsung dinikmati  masyarakat memang tidak melalui kementerian lembaga tapi kita bayar  langsung kepada eksekutor yaitu PLN atau Pertamina,&quot; tuturnya.
Sri Mulyani menambahkan, penyaluran anggaran perlinsos ini juga  disalurkan untuk bunga kredit usaha rakyat (KUR), seperti UMKM, koperasi  juga yang mendapatkan kredit dengan suku bunga sangat rendah karena  telah disubsidi oleh negara termasuk perlindungan sosial.
Baca selengkapnya: Anggaran Perlinsos Tak Hanya Dikelola Kemensos, Ini Pengakuan Sri Mulyani soal Bansos</content:encoded></item></channel></rss>
