<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Pemudik Naik, Ini Cara Jaga Pasokan Energi saat Mudik Lebaran 2024</title><description>Cara menjaga pasokan energi di seluruh Indonesia selama periode mudik Lebaran 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024"/><item><title>Jumlah Pemudik Naik, Ini Cara Jaga Pasokan Energi saat Mudik Lebaran 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024</guid><pubDate>Selasa 26 Maret 2024 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024-unushVs3NW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cara pertamina menjaga pasokan energi seluruh Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/03/26/320/2988572/jumlah-pemudik-naik-ini-cara-jaga-pasokan-energi-saat-mudik-lebaran-2024-unushVs3NW.jpg</image><title>Cara pertamina menjaga pasokan energi seluruh Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODcxMi81L3g4dmhhaWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cara menjaga pasokan energi di seluruh Indonesia selama periode mudik Lebaran 2024. Menjaga pasokan energi dengan Pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2024 Pertamina. Hal ini dinilai sebagai wujud kesiapan dan keseriusan dalam menjaga pasokan energi.
Terlebih, dalam menjalankan tugas, Satgas berjalan di semua lini bisnis Pertamina Group, mulai hulu, pengolahan, hingga transportasi dan distribusi kepada masyarakat.

BACA JUGA:
 Pemprov DKI Jakarta Siapkan Bus Mudik Lebaran Gratis Khusus Disabilitas 


&amp;ldquo;Ya, (Pertamina) sangat siap, serius. Karena sebagai BUMN tentu memiliki fungsi pelayanan publik,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif Center on Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal di Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Kesiapan dan keseriusan Pertamina tersebut, menurut Faisal, sangat penting. Karena pada saat Ramadhan dan Idul Fitri, mobilitas masyarakat mengalami  peningkatan luar biasa.
&quot;Artinya kalau ada peningkatan mobilitas, terutama menggunakan kendaraan lewat darat, tentu meningkatkan permintaan bahan bakar,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Heboh SPBU Curang Jelang Mudik Lebaran 2024, Hal Ini Jadi Catatan


&amp;ldquo;Jika suplai dan distribusi tidak disiapkan, tentu arus mudik akan terganggu,&amp;rdquo; lanjut Faisal.
Terlebih, kata Faisal, Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7% dari jumlah penduduk Indonesia. Yakni, sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.
&amp;ldquo;Itu kan pergerakan manusia yang sangat luar biasa tinggi. Dan prediksi ini, terbanyak adalah menggunakan kendaraan darat atau melalui jalan raya. Artinya, perlu persiapan suplai bahan bakar yang jauh lebih banyak dari biasanya. Tetapi Pertamina tentu sudah melihat pola mudik dari tahun-tahun sebelumnya. Termasuk tahun ini, yang diprediksi lebih tinggi lagi,&amp;rdquo; urai Faisal.
Dari sudut pandang ekonomi, jelas Faisal, kelancaran pasokan energi  oleh Pertamina selama Ramadhan dan Idulfitri juga sangat penting. Sebab,  jika terjadi kendala distribusi atau bahkan kelangkaan, maka akan  banyak pemudik terlantar di tengah jalan. Bahkan, lanjut Faisal, tidak  menutup kemungkinan akan memunculkan para spekulan yang menjual BBM  dengan harga jauh lebih tinggi dari harga yang sudah ditetapkan.
&amp;ldquo;Makanya kesiapan dan keseriusan Pertamina layak diapresiasi,&amp;rdquo; jelas Faisal.
Menghadapi arus mudik dan arus balik pada Ramadhan dan Idul Fitri  2024, Pertamina memang mengaktifkan kembali Satgas RAFI 2024. Kick off  Satgas RAFI 2024 dilakukan secara daring oleh Direktur Logistik &amp;amp;  Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution, bersama jajaran Direksi  Subholding Pertamina.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMy8xLzE3ODcxMi81L3g4dmhhaWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Cara menjaga pasokan energi di seluruh Indonesia selama periode mudik Lebaran 2024. Menjaga pasokan energi dengan Pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2024 Pertamina. Hal ini dinilai sebagai wujud kesiapan dan keseriusan dalam menjaga pasokan energi.
Terlebih, dalam menjalankan tugas, Satgas berjalan di semua lini bisnis Pertamina Group, mulai hulu, pengolahan, hingga transportasi dan distribusi kepada masyarakat.

BACA JUGA:
 Pemprov DKI Jakarta Siapkan Bus Mudik Lebaran Gratis Khusus Disabilitas 


&amp;ldquo;Ya, (Pertamina) sangat siap, serius. Karena sebagai BUMN tentu memiliki fungsi pelayanan publik,&amp;rdquo; kata Direktur Eksekutif Center on Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal di Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Kesiapan dan keseriusan Pertamina tersebut, menurut Faisal, sangat penting. Karena pada saat Ramadhan dan Idul Fitri, mobilitas masyarakat mengalami  peningkatan luar biasa.
&quot;Artinya kalau ada peningkatan mobilitas, terutama menggunakan kendaraan lewat darat, tentu meningkatkan permintaan bahan bakar,&amp;rdquo; kata dia.

BACA JUGA:
Heboh SPBU Curang Jelang Mudik Lebaran 2024, Hal Ini Jadi Catatan


&amp;ldquo;Jika suplai dan distribusi tidak disiapkan, tentu arus mudik akan terganggu,&amp;rdquo; lanjut Faisal.
Terlebih, kata Faisal, Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7% dari jumlah penduduk Indonesia. Yakni, sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.
&amp;ldquo;Itu kan pergerakan manusia yang sangat luar biasa tinggi. Dan prediksi ini, terbanyak adalah menggunakan kendaraan darat atau melalui jalan raya. Artinya, perlu persiapan suplai bahan bakar yang jauh lebih banyak dari biasanya. Tetapi Pertamina tentu sudah melihat pola mudik dari tahun-tahun sebelumnya. Termasuk tahun ini, yang diprediksi lebih tinggi lagi,&amp;rdquo; urai Faisal.
Dari sudut pandang ekonomi, jelas Faisal, kelancaran pasokan energi  oleh Pertamina selama Ramadhan dan Idulfitri juga sangat penting. Sebab,  jika terjadi kendala distribusi atau bahkan kelangkaan, maka akan  banyak pemudik terlantar di tengah jalan. Bahkan, lanjut Faisal, tidak  menutup kemungkinan akan memunculkan para spekulan yang menjual BBM  dengan harga jauh lebih tinggi dari harga yang sudah ditetapkan.
&amp;ldquo;Makanya kesiapan dan keseriusan Pertamina layak diapresiasi,&amp;rdquo; jelas Faisal.
Menghadapi arus mudik dan arus balik pada Ramadhan dan Idul Fitri  2024, Pertamina memang mengaktifkan kembali Satgas RAFI 2024. Kick off  Satgas RAFI 2024 dilakukan secara daring oleh Direktur Logistik &amp;amp;  Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution, bersama jajaran Direksi  Subholding Pertamina.</content:encoded></item></channel></rss>
