<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang rebound di awal April 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound"/><item><title>IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound-1AF5ey0R47.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/278/2990836/ihsg-hari-ini-berpeluang-rebound-1AF5ey0R47.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang rebound di awal April 2024. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG berpeluang kembali ke atas level psikologis 7.300 dan potensi kembali ke area konsolidasi 7.300-7.380 di pekan ini.
&amp;ldquo;Sentimen eksternal kemungkinan menjadi mover utama, terutama di awal pekan,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Masih Rawan Koreksi


Sementara itu, Jerman mencatatkan penambahan jumlah pengangguran sebesar 4 ribu orang, jauh lebih rendah dari perkiraan 10 ribu orang di Maret 2024. Sedangkan, Amerika Serikat (AS) mencatatkan realisasi pertumbuhan ekonomi di 3,4% quarter on quarter di kuartal IV 2023 yang lebih baik dari perkiraan (3,2% quarter on quarter) dan realisasi U.S. Michigan Consumer Sentiment Final di 79,4 di Maret 2-24 yang juga lebih baik dari perkiraan (76,5).
Data ekonomi mixed dari Jepang juga berpeluang meredam capital outflow. Penjualan ritel tumbuh 4,6% year on year di Februari 2024, lebih tinggi dari perkiraan (3% yoy). Akan tetapi, tingkat pengangguran naik ke 2,6% di Februari 2024 dari 2,4% di Januari 2024.

BACA JUGA:
Pergerakan IHSG Hari Ini Cenderung Menguat


Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi data indeks manufaktur Maret 2023 dan inflasi Maret 2024. Indeks manufaktur diyakini masih jauh di atas 50, dan inflasi diyakini masih berada di bawah pivot asumsi APBN 2024 di 3% year on year.
&amp;ldquo;Kondisi ini jadi modal baik jelang libur panjang Idul Fitri yang umumnya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Adapun, saham-saham pilihan pekan ini masih dapat difokuskan pada  sejumlah saham bank yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank  Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank  Syariah Indonesia Tbk (BRIS), serta saham retailers yaitu PT Mitra  Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Sumber  Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), juga saham konsumer yakni PT Indofood Sukses  Makmur Tbk (INDF) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang rebound di awal April 2024. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG berpeluang kembali ke atas level psikologis 7.300 dan potensi kembali ke area konsolidasi 7.300-7.380 di pekan ini.
&amp;ldquo;Sentimen eksternal kemungkinan menjadi mover utama, terutama di awal pekan,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Masih Rawan Koreksi


Sementara itu, Jerman mencatatkan penambahan jumlah pengangguran sebesar 4 ribu orang, jauh lebih rendah dari perkiraan 10 ribu orang di Maret 2024. Sedangkan, Amerika Serikat (AS) mencatatkan realisasi pertumbuhan ekonomi di 3,4% quarter on quarter di kuartal IV 2023 yang lebih baik dari perkiraan (3,2% quarter on quarter) dan realisasi U.S. Michigan Consumer Sentiment Final di 79,4 di Maret 2-24 yang juga lebih baik dari perkiraan (76,5).
Data ekonomi mixed dari Jepang juga berpeluang meredam capital outflow. Penjualan ritel tumbuh 4,6% year on year di Februari 2024, lebih tinggi dari perkiraan (3% yoy). Akan tetapi, tingkat pengangguran naik ke 2,6% di Februari 2024 dari 2,4% di Januari 2024.

BACA JUGA:
Pergerakan IHSG Hari Ini Cenderung Menguat


Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi data indeks manufaktur Maret 2023 dan inflasi Maret 2024. Indeks manufaktur diyakini masih jauh di atas 50, dan inflasi diyakini masih berada di bawah pivot asumsi APBN 2024 di 3% year on year.
&amp;ldquo;Kondisi ini jadi modal baik jelang libur panjang Idul Fitri yang umumnya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat,&amp;rdquo; ujar Valdy.
Adapun, saham-saham pilihan pekan ini masih dapat difokuskan pada  sejumlah saham bank yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank  Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank  Syariah Indonesia Tbk (BRIS), serta saham retailers yaitu PT Mitra  Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Sumber  Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), juga saham konsumer yakni PT Indofood Sukses  Makmur Tbk (INDF) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).</content:encoded></item></channel></rss>
