<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warning! Rupiah Melemah Bisa Tembus Rp16.000 per USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah dan menembus level Rp15.926 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd"/><item><title>Warning! Rupiah Melemah Bisa Tembus Rp16.000 per USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd</guid><pubDate>Senin 01 April 2024 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd-wIxpvf2Xo5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warning, Rupiah Melemah Bisa Tembus Rp16.000 per USD (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/01/320/2990994/warning-rupiah-melemah-bisa-tembus-rp16-000-per-usd-wIxpvf2Xo5.jpg</image><title>Warning, Rupiah Melemah Bisa Tembus Rp16.000 per USD (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah dan  menembus level Rp15.926 per USD pada perdagangan siang ini, Senin (1/4/2024).

Melemahnya Rupiah disinyalir karena memanasnya tensi di Timur Tengah, data inflasi Indonesia hingga politik.

BACA JUGA:Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.858&amp;nbsp;


Mengutip data Bloomberg, Rupiah hari ini dibuka melemah 0,18% atau 29 poin ke Rp15.885,5 per dolar AS. Rupiah juga diprediksi tembus Rp16.000 pekan ini.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, memanasnya tensi politik di Timur Tengah ini yang membuat rupiah juga ikut melemah.

&quot;Karena dolar kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan akibat data di Amerika juga cukup bagus, apalagi data inflasi yang terus mengalami kenaikan,&quot; kata Ibrahim kepada MNC Portal, Jakarta, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:IHSG Anjlok 1,75% di Jeda Sesi I&amp;nbsp;


Di sisi lain, lanjut Ibrahim, kondisi di Indonesia pasca pemilihan presiden (pilpres) ini juga masih terus memanas, didorong oleh gugatan para Capres paslon 01 dan 03 di Mahkamah Konstitusi (MK).

&quot;Ini yang membuat kondisi internal sedikit memanas sehingga banyak investor asing yang menarik modalnya dari Indonesia, wajar kalau seandainya dari data eksternal dan internal ini mendukung pelemahan mata uang Rupiah yang kemungkinan besar dalam minggu ini bisa tembus Rp16.000,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah dan  menembus level Rp15.926 per USD pada perdagangan siang ini, Senin (1/4/2024).

Melemahnya Rupiah disinyalir karena memanasnya tensi di Timur Tengah, data inflasi Indonesia hingga politik.

BACA JUGA:Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.858&amp;nbsp;


Mengutip data Bloomberg, Rupiah hari ini dibuka melemah 0,18% atau 29 poin ke Rp15.885,5 per dolar AS. Rupiah juga diprediksi tembus Rp16.000 pekan ini.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, memanasnya tensi politik di Timur Tengah ini yang membuat rupiah juga ikut melemah.

&quot;Karena dolar kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan akibat data di Amerika juga cukup bagus, apalagi data inflasi yang terus mengalami kenaikan,&quot; kata Ibrahim kepada MNC Portal, Jakarta, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA:IHSG Anjlok 1,75% di Jeda Sesi I&amp;nbsp;


Di sisi lain, lanjut Ibrahim, kondisi di Indonesia pasca pemilihan presiden (pilpres) ini juga masih terus memanas, didorong oleh gugatan para Capres paslon 01 dan 03 di Mahkamah Konstitusi (MK).

&quot;Ini yang membuat kondisi internal sedikit memanas sehingga banyak investor asing yang menarik modalnya dari Indonesia, wajar kalau seandainya dari data eksternal dan internal ini mendukung pelemahan mata uang Rupiah yang kemungkinan besar dalam minggu ini bisa tembus Rp16.000,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
