<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Kapital (BCAP) Kantongi Pendapatan Rp2,95 Triliun Sepanjang 2023</title><description>PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melaporkan hasil kinerja yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023"/><item><title>MNC Kapital (BCAP) Kantongi Pendapatan Rp2,95 Triliun Sepanjang 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 09:14 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amirah Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023-M895f2VNjb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan MNC Kapital alami kenaikan sepanjang 2023 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/278/2991333/mnc-kapital-bcap-kantongi-pendapatan-rp2-95-triliun-sepanjang-2023-M895f2VNjb.jpeg</image><title>Pendapatan MNC Kapital alami kenaikan sepanjang 2023 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS81LzE3MzkxMi81L3g4cHJlNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melaporkan hasil kinerja yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Perseroan mengantongi pendapatan konsolidasian sebesar Rp2,95 triliun atau tumbuh 3,7% year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Melansir keterangan tertulis perseroan, Selasa (2/4/2024), pendapatan BCAP tahun 2023 mayoritas berasal dari bunga dan dividen yang mencapai 63,5% dari total pendapatan konsolidasian, dengan nominal sebesar Rp1,87 triliun atau naik 12,2% yoy dari Rp1,67 triliun pada 2022.

BACA JUGA:
MNC Kapital (BCAP) Optimistis Kerja Sama MNC Asset dan SF Sekuritas Bangun Sinergi yang Baik


Di samping itu, pendapatan premi bersih Perseroan tercatat meningkat 6,2% yoy menjadi Rp348,8 miliar, pendapatan digital berhasil menanjak 12,5% yoy menjadi Rp326,9 miliar, pendapatan pasar modal menyentuh Rp301,4 miliar, pendapatan pembiayaan keuangan syariah dan operasional lainnya masing-masing sebesar Rp27,4 miliar dan Rp75,0 miliar pada akhir Desember 2023.
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp77,6 miliar pada FY-2023, dengan total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp55,9 miliar.

BACA JUGA:
MNC Kapital Perluas Layanan Pembiayaan MNC Leasing


Secara kuartalan, total pendapatan Perseroan di sektor digital terus menunjukkan tren positif yaitu dari Rp70,7 miliar pada kuartal III-2023 menjadi Rp80,6 miliar pada kuartal IV-2023, atau meningkat 13,9%. Pendapatan premi bersih juga mengalami peningkatan sebesar 46,6% dari Rp80,9 miliar di kuartal III-2023 menjadi Rp118,5 miliar pada kuartal IV-2023.
Jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan dari premi bersih melambung hingga 108,5% dari Rp56,8 miliar pada kuartal IV-2022 menjadi Rp118,5 miliar di kuartal akhir 2023.
Kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank  sebesar 48,1% dari total pendapatan, dilanjutkan dengan MNC Life 10,6%,  MNC Insurance 9,0%, MNC Finance 8,4%, MNC Leasing 5,7%, MNC Sekuritas  5,5%, MNC Asset Management 0,8%, FM Digital Solution 0,7%, MNC Teknologi  Nusantara 0,6%, dan lain-lain 10,6%.
Dilihat dari sisi neraca, total aset konsolidasi BCAP mencapai Rp25,9  triliun pada tahun 2023, atau naik 6,4% yoy dibandingkan dengan Rp24,3  triliun pada tahun 2022. Sedangkan jumlah liabilitas konsolidasi  Perseroan tercatat sebesar Rp18,9 triliun atau tumbuh 4,2% yoy dari  tahun sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun dan posisi ekuitas konsolidasian  meningkat 12,9% yoy menjadi Rp7,0 triliun pada 31 Desember 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS81LzE3MzkxMi81L3g4cHJlNDA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melaporkan hasil kinerja yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Perseroan mengantongi pendapatan konsolidasian sebesar Rp2,95 triliun atau tumbuh 3,7% year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Melansir keterangan tertulis perseroan, Selasa (2/4/2024), pendapatan BCAP tahun 2023 mayoritas berasal dari bunga dan dividen yang mencapai 63,5% dari total pendapatan konsolidasian, dengan nominal sebesar Rp1,87 triliun atau naik 12,2% yoy dari Rp1,67 triliun pada 2022.

BACA JUGA:
MNC Kapital (BCAP) Optimistis Kerja Sama MNC Asset dan SF Sekuritas Bangun Sinergi yang Baik


Di samping itu, pendapatan premi bersih Perseroan tercatat meningkat 6,2% yoy menjadi Rp348,8 miliar, pendapatan digital berhasil menanjak 12,5% yoy menjadi Rp326,9 miliar, pendapatan pasar modal menyentuh Rp301,4 miliar, pendapatan pembiayaan keuangan syariah dan operasional lainnya masing-masing sebesar Rp27,4 miliar dan Rp75,0 miliar pada akhir Desember 2023.
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp77,6 miliar pada FY-2023, dengan total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp55,9 miliar.

BACA JUGA:
MNC Kapital Perluas Layanan Pembiayaan MNC Leasing


Secara kuartalan, total pendapatan Perseroan di sektor digital terus menunjukkan tren positif yaitu dari Rp70,7 miliar pada kuartal III-2023 menjadi Rp80,6 miliar pada kuartal IV-2023, atau meningkat 13,9%. Pendapatan premi bersih juga mengalami peningkatan sebesar 46,6% dari Rp80,9 miliar di kuartal III-2023 menjadi Rp118,5 miliar pada kuartal IV-2023.
Jika dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan dari premi bersih melambung hingga 108,5% dari Rp56,8 miliar pada kuartal IV-2022 menjadi Rp118,5 miliar di kuartal akhir 2023.
Kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank  sebesar 48,1% dari total pendapatan, dilanjutkan dengan MNC Life 10,6%,  MNC Insurance 9,0%, MNC Finance 8,4%, MNC Leasing 5,7%, MNC Sekuritas  5,5%, MNC Asset Management 0,8%, FM Digital Solution 0,7%, MNC Teknologi  Nusantara 0,6%, dan lain-lain 10,6%.
Dilihat dari sisi neraca, total aset konsolidasi BCAP mencapai Rp25,9  triliun pada tahun 2023, atau naik 6,4% yoy dibandingkan dengan Rp24,3  triliun pada tahun 2022. Sedangkan jumlah liabilitas konsolidasi  Perseroan tercatat sebesar Rp18,9 triliun atau tumbuh 4,2% yoy dari  tahun sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun dan posisi ekuitas konsolidasian  meningkat 12,9% yoy menjadi Rp7,0 triliun pada 31 Desember 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
