<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Holding Ultra Mikro, BUMN Kembangkan Digitalisasi Lewat Generasi Z</title><description>Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menilai digitalisasi adalah hal yang tak bisa dibendung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z"/><item><title>Holding Ultra Mikro, BUMN Kembangkan Digitalisasi Lewat Generasi Z</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z-Q8rNmAmOao.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Holding BUMN ultra mikro fokus digitalisasi (Foto: PNM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/320/2991292/holding-ultra-mikro-bumn-kembangkan-digitalisasi-lewat-generasi-z-Q8rNmAmOao.jpg</image><title>Holding BUMN ultra mikro fokus digitalisasi (Foto: PNM)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC80LzE3ODU2Mi81L3g4djBtZ3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menilai digitalisasi adalah hal yang tak bisa dibendung. Salah satu upaya Holding BUMN Ultra Mikro dalam mengembangkan digitalisasi adalah melalui gen Z.

BACA JUGA:
Capaian 4 Tahun Holding BUMN Asuransi, Tuntaskan Kasus Jiwasraya


&amp;ldquo;Memang digital sesuatu yang tidak bisa dipungkiri di era sekarang menjadi kebutuhan. Dalam keseharian kami melaksanakan tugas, memperluas kesempatan masyarakat untuk bisa produktif, mendampingi dan memberdayakan masyarakat untuk bisa naik kelas dari usaha subsistence menjadi punya nilai kewirausahaan pasti sangat perlu didukung oleh digital,&amp;rdquo; ujar Arief Mulyadi, Selasa (2/4/2024).
Dalam beberapa tahun terakhir, PNM berupaya mengakselerasi layanan digitalnya. Apalagi setelah berintegrasi bersama BRI dan Pegadaian dalam Holding Ultra Mikro (UMi). Terobosan yang telah ditelurkan ialah aplikasi PNM Digi Nasabah yang kini memiliki 874.000 pengguna aktif.

BACA JUGA:
Awas Penipu! PLN Tidak Pungut Biaya ke Peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2024 


&amp;ldquo;Apalagi kini nasabah Mekaar didominasi mulai dari usia antara 25 sampai 45, tapi karyawan PNM yang melayani mereka sebanyak 98% disupport oleh Gen Z. Ada 62.000 karyawan lapangan kami yang usianya di bawah 25 tahun dari total 72.000 karyawan,&amp;rdquo; sambungnya.
Arief yang merupakan The Best CEO in Digital Brand 2024 menambahkan,  PNM Digi Nasabah ini menjadi key point bagi para nasabah untuk  memperluas wawasannya tentang layanan keuangan dan pemasaran. Dengan  adanya platform ini, mereka bisa memperkenalkan produk ke sesama  temannya dari ke berbagai daerah, berkomunikasi dengan sesama nasabah.
&amp;ldquo;Yang jelas kami mempertajam proses layanan dan bisnis kai lewat  digitalisasi karena ini sangat menentukan, sangat memengaruhi akurasi,  dan ketepatan kami dalam memberikan layanan kami kepada nasabah dengan  varian yang cukup beragam dari geografisnya. Termasuk bagaimana kami  mengidentify dan meng-capture customer behaviour nasabah, perilaku  nasabah, kebutuhan nasabah, ekspektasi nasabah lewat TI,&amp;rdquo; terangnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMy8yMC80LzE3ODU2Mi81L3g4djBtZ3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menilai digitalisasi adalah hal yang tak bisa dibendung. Salah satu upaya Holding BUMN Ultra Mikro dalam mengembangkan digitalisasi adalah melalui gen Z.

BACA JUGA:
Capaian 4 Tahun Holding BUMN Asuransi, Tuntaskan Kasus Jiwasraya


&amp;ldquo;Memang digital sesuatu yang tidak bisa dipungkiri di era sekarang menjadi kebutuhan. Dalam keseharian kami melaksanakan tugas, memperluas kesempatan masyarakat untuk bisa produktif, mendampingi dan memberdayakan masyarakat untuk bisa naik kelas dari usaha subsistence menjadi punya nilai kewirausahaan pasti sangat perlu didukung oleh digital,&amp;rdquo; ujar Arief Mulyadi, Selasa (2/4/2024).
Dalam beberapa tahun terakhir, PNM berupaya mengakselerasi layanan digitalnya. Apalagi setelah berintegrasi bersama BRI dan Pegadaian dalam Holding Ultra Mikro (UMi). Terobosan yang telah ditelurkan ialah aplikasi PNM Digi Nasabah yang kini memiliki 874.000 pengguna aktif.

BACA JUGA:
Awas Penipu! PLN Tidak Pungut Biaya ke Peserta Rekrutmen Bersama BUMN 2024 


&amp;ldquo;Apalagi kini nasabah Mekaar didominasi mulai dari usia antara 25 sampai 45, tapi karyawan PNM yang melayani mereka sebanyak 98% disupport oleh Gen Z. Ada 62.000 karyawan lapangan kami yang usianya di bawah 25 tahun dari total 72.000 karyawan,&amp;rdquo; sambungnya.
Arief yang merupakan The Best CEO in Digital Brand 2024 menambahkan,  PNM Digi Nasabah ini menjadi key point bagi para nasabah untuk  memperluas wawasannya tentang layanan keuangan dan pemasaran. Dengan  adanya platform ini, mereka bisa memperkenalkan produk ke sesama  temannya dari ke berbagai daerah, berkomunikasi dengan sesama nasabah.
&amp;ldquo;Yang jelas kami mempertajam proses layanan dan bisnis kai lewat  digitalisasi karena ini sangat menentukan, sangat memengaruhi akurasi,  dan ketepatan kami dalam memberikan layanan kami kepada nasabah dengan  varian yang cukup beragam dari geografisnya. Termasuk bagaimana kami  mengidentify dan meng-capture customer behaviour nasabah, perilaku  nasabah, kebutuhan nasabah, ekspektasi nasabah lewat TI,&amp;rdquo; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
