<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ICDX Catat Pertumbuhan Transaksi di Kuartal I-2024</title><description>ICDX atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat pertumbuhan transaksi pada kuartal I 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024"/><item><title>ICDX Catat Pertumbuhan Transaksi di Kuartal I-2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024</guid><pubDate>Selasa 02 April 2024 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Saskia Adelina Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024-H5dPkXmXbF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi ICDX alami kenaikan di kuartal I (Foto: ICDX)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/02/320/2991403/icdx-catat-pertumbuhan-transaksi-di-kuartal-i-2024-H5dPkXmXbF.jpg</image><title>Transaksi ICDX alami kenaikan di kuartal I (Foto: ICDX)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMC80LzE2MTE0OS81L3g4ajZrNHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia Commodity &amp;amp; Derivative Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat pertumbuhan transaksi pada kuartal I 2024.
ICDX mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 10% dibandingkan dalam periode yang sama pada tahun 2023. Sepanjang Januari &amp;ndash; Maret 2024, tercatat transaksi sebanyak 3.375.229,15 lot, meningkat dari catatan transaksi di periode yang sama tahun 2023 yaitu sebanyak 3.064.363,93 lot.

BACA JUGA:
ICDX Ungkap Upaya Perkembangan Komoditi Syariah di Indonesia


Dari total transaksi yang terjadi selama Q1 tahun 2024 tersebut, Transaksi Multilateral mencapai 432.568 Lot, Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) sebanyak 2.939.888 lot, dan transaksi PALN sebanyak 2.754,26 lot.  Terdapat 2 kontrak yang mendominasi, yaitu komoditi Emas (gold) sebanyak 290.290 lot dan Forex sebanyak 1.259.411 lot.
Peningkatan transaksi juga terlihat dari rata-rata transaksi harian, dari 47.880,69 lot per hari di kuartal I 2023 menjadi 52.737,96 lot per hari di kuartal I 2024. Sebagai catatan, baik kuartal I 2023 dan Kuartal I 2024 memiliki jumlah hari perdagangan yang sama yaitu 64 hari. Peningkatan juga terjadi dari sisi Notional Value, dari Rp. 4.390 Triliun di kuartal I tahun 2023, menjadi Rp 5.989 Triliun di kuartal I tahun 2024, atau meningkat 36,39%.

BACA JUGA:
Strategi ICDX Edukasi Masyarakat soal Transaksi Multilateral


Direktur Utama Indonesia Commodity &amp;amp; Derivative Exchange (ICDX)/ Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) Nursalam mengatakan, catatan transaksi di kuartal I 2024 ini menjadi hal yang menggembirakan terkait industri perdagangan berjangka komoditi.
&amp;ldquo;Hal ini karena agenda politik nasional yaitu pemilu tidak memberikan  dampak negatif. Melihat situasi ini, kami optimis pasca pemilu kondisi  pasar akan semakin baik, yang tentunya akan sejalan dengan transaksi  yang terus meningkat,&amp;rdquo; kata dia, Selasa (2/4/2024).
&amp;ldquo;Untuk kuartal II sampai akhir tahun 2024, kami proyeksikan transaksi  akan terus tumbuh positif. ICDX sendiri telah menyiapkan berbagai  langkah strategis, baik itu terkait peningkatan layanan kepada anggota  bursa maupun edukasi kepada masyarakat. Terkait volume transaksi, kami  proyeksikan di akhir tahun 2024 akan mencapai diatas 13 juta lot,&amp;rdquo;  ungkap Nursalam.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8yMC80LzE2MTE0OS81L3g4ajZrNHE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indonesia Commodity &amp;amp; Derivative Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mencatat pertumbuhan transaksi pada kuartal I 2024.
ICDX mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 10% dibandingkan dalam periode yang sama pada tahun 2023. Sepanjang Januari &amp;ndash; Maret 2024, tercatat transaksi sebanyak 3.375.229,15 lot, meningkat dari catatan transaksi di periode yang sama tahun 2023 yaitu sebanyak 3.064.363,93 lot.

BACA JUGA:
ICDX Ungkap Upaya Perkembangan Komoditi Syariah di Indonesia


Dari total transaksi yang terjadi selama Q1 tahun 2024 tersebut, Transaksi Multilateral mencapai 432.568 Lot, Transaksi Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) sebanyak 2.939.888 lot, dan transaksi PALN sebanyak 2.754,26 lot.  Terdapat 2 kontrak yang mendominasi, yaitu komoditi Emas (gold) sebanyak 290.290 lot dan Forex sebanyak 1.259.411 lot.
Peningkatan transaksi juga terlihat dari rata-rata transaksi harian, dari 47.880,69 lot per hari di kuartal I 2023 menjadi 52.737,96 lot per hari di kuartal I 2024. Sebagai catatan, baik kuartal I 2023 dan Kuartal I 2024 memiliki jumlah hari perdagangan yang sama yaitu 64 hari. Peningkatan juga terjadi dari sisi Notional Value, dari Rp. 4.390 Triliun di kuartal I tahun 2023, menjadi Rp 5.989 Triliun di kuartal I tahun 2024, atau meningkat 36,39%.

BACA JUGA:
Strategi ICDX Edukasi Masyarakat soal Transaksi Multilateral


Direktur Utama Indonesia Commodity &amp;amp; Derivative Exchange (ICDX)/ Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) Nursalam mengatakan, catatan transaksi di kuartal I 2024 ini menjadi hal yang menggembirakan terkait industri perdagangan berjangka komoditi.
&amp;ldquo;Hal ini karena agenda politik nasional yaitu pemilu tidak memberikan  dampak negatif. Melihat situasi ini, kami optimis pasca pemilu kondisi  pasar akan semakin baik, yang tentunya akan sejalan dengan transaksi  yang terus meningkat,&amp;rdquo; kata dia, Selasa (2/4/2024).
&amp;ldquo;Untuk kuartal II sampai akhir tahun 2024, kami proyeksikan transaksi  akan terus tumbuh positif. ICDX sendiri telah menyiapkan berbagai  langkah strategis, baik itu terkait peningkatan layanan kepada anggota  bursa maupun edukasi kepada masyarakat. Terkait volume transaksi, kami  proyeksikan di akhir tahun 2024 akan mencapai diatas 13 juta lot,&amp;rdquo;  ungkap Nursalam.</content:encoded></item></channel></rss>
