<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Melemah Terbatas di Rentang 7.140-7.200</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah terbatas pada perdagangan Kamis (4/4/2024).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200"/><item><title>IHSG Melemah Terbatas di Rentang 7.140-7.200</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200</guid><pubDate>Kamis 04 April 2024 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200-wVr7eGHUa1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/04/04/278/2992320/ihsg-melemah-terbatas-di-rentang-7-140-7-200-wVr7eGHUa1.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melemah hari ini (Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah terbatas pada perdagangan Kamis (4/4/2024). Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG mengalami break low pivot di level 7.200 dan ditutup pada level 7.166 kemarin.
Sektor teknologi tercatat mengalami pelemahan paling signifikan dengan penurunan sebesar 1,48%. Pelemahan ini juga didukung oleh pelebaran negative slope pada MACD.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Rawan Koreksi


&amp;ldquo;Namun, perlu diperhatikan bahwa indikator Stochastic RSI berada pada area oversold. Dengan demikian, IHSG memiliki peluang untuk melemah secara terbatas dalam rentang 7.140-7.200 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (4/4/2024).
Sementara itu, pasar sedang menunggu beberapa rilis data untuk kawasan Eropa. Pada hari ini, dijadwalkan pertemuan yang akan membahas kebijakan moneter di kawasan Eropa. Valdy menyebut bahwa pasar menantikan hasil dari pertemuan ini karena diyakini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar keuangan.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diprediksi Koreksi Wajar


Selain itu, perhatian juga tertuju pada rilis data Indeks PMI Komposit dan PMI Jasa untuk kawasan Eropa, Inggris, dan Jerman. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran awal tentang kondisi perekonomian di wilayah-wilayah tersebut.
Adapun, proyeksi neraca perdagangan Amerika Serikat (AS) untuk bulan  Februari kembali menunjukkan defisit yang semakin melebar, diperkirakan  mencapai USD68 miliar. Hal itu disebabkan oleh peningkatan impor yang  berkelanjutan selama dua bulan terakhir, mencapai kisaran USD300 miliar,  sementara ekspor cenderung stagnan sekitar kisaran USD250 miliar.
Di samping itu, proyeksi kenaikan klaim pengangguran awal menunjukkan  tanda-tanda kehilangan pekerjaan yang semakin banyak, yang berpotensi  menurunkan kepercayaan konsumen dan menghambat investasi bisnis.
&amp;ldquo;Faktor-faktor ini dapat mengakibatkan dampak negatif seperti  peningkatan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang melambat,&amp;rdquo;  ujar Valdy.
Valdy merekomendasikan sejumlah saham yang bisa dicermati investor  antara lain, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp  and Paper Tbk (INKP), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT  Elnusa Tbk (ELSA), PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) dan PT Astra Agro  Lestari Tbk (AALI).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah terbatas pada perdagangan Kamis (4/4/2024). Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengatakan, IHSG mengalami break low pivot di level 7.200 dan ditutup pada level 7.166 kemarin.
Sektor teknologi tercatat mengalami pelemahan paling signifikan dengan penurunan sebesar 1,48%. Pelemahan ini juga didukung oleh pelebaran negative slope pada MACD.

BACA JUGA:
Riset MNC Sekuritas: IHSG Rawan Koreksi


&amp;ldquo;Namun, perlu diperhatikan bahwa indikator Stochastic RSI berada pada area oversold. Dengan demikian, IHSG memiliki peluang untuk melemah secara terbatas dalam rentang 7.140-7.200 pada hari ini,&amp;rdquo; kata Valdy dalam risetnya, Kamis (4/4/2024).
Sementara itu, pasar sedang menunggu beberapa rilis data untuk kawasan Eropa. Pada hari ini, dijadwalkan pertemuan yang akan membahas kebijakan moneter di kawasan Eropa. Valdy menyebut bahwa pasar menantikan hasil dari pertemuan ini karena diyakini akan memiliki dampak yang signifikan terhadap pasar keuangan.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Diprediksi Koreksi Wajar


Selain itu, perhatian juga tertuju pada rilis data Indeks PMI Komposit dan PMI Jasa untuk kawasan Eropa, Inggris, dan Jerman. Data tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran awal tentang kondisi perekonomian di wilayah-wilayah tersebut.
Adapun, proyeksi neraca perdagangan Amerika Serikat (AS) untuk bulan  Februari kembali menunjukkan defisit yang semakin melebar, diperkirakan  mencapai USD68 miliar. Hal itu disebabkan oleh peningkatan impor yang  berkelanjutan selama dua bulan terakhir, mencapai kisaran USD300 miliar,  sementara ekspor cenderung stagnan sekitar kisaran USD250 miliar.
Di samping itu, proyeksi kenaikan klaim pengangguran awal menunjukkan  tanda-tanda kehilangan pekerjaan yang semakin banyak, yang berpotensi  menurunkan kepercayaan konsumen dan menghambat investasi bisnis.
&amp;ldquo;Faktor-faktor ini dapat mengakibatkan dampak negatif seperti  peningkatan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang melambat,&amp;rdquo;  ujar Valdy.
Valdy merekomendasikan sejumlah saham yang bisa dicermati investor  antara lain, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Indah Kiat Pulp  and Paper Tbk (INKP), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT  Elnusa Tbk (ELSA), PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) dan PT Astra Agro  Lestari Tbk (AALI).</content:encoded></item></channel></rss>
